SURYA.CO.ID - Sholat Tahajud merupakan ibadah sunnah di malam hari.
Sholat ini menjadi sarana komunikasi paling intim antara hamba dengan Sang Pencipta.
Rasulullah SAW seringkali memperlama berdiri dengan bacaan surat yang panjang (seperti Al-Baqarah atau Ali Imran).
Namun bagi umat Muslim yang masih belajar atau memiliki keterbatasan hafalan, membaca surat-surat pendek tetap sah dan bernilai pahala besar.
Berikut adalah rekomendasi bacaan surat-surat pendek untuk sholat Tahajud yang bisa Anda amalkan:
Berikut adalah teks Arab, Latin, dan arti dari beberapa surat pendek yang sering dibaca saat sholat Tahajud.
Anda bisa memilih salah satu dari pasangan surat ini untuk dibaca pada rakaat pertama dan kedua.
قُلْ يٰٓاَيُّهَا الْكٰفِرُوْنَۙ (١) لَآ اَعْبُدُ مَا تَعْبُدُوْنَۙ (٢) وَلَآ اَنْتُمْ عٰبِدُوْنَ مَآ اَعْبُدُۚ (٣) وَلَآ اَنَا۠ عَابِدٌ مَّا عَبَدْتُّمْۙ (٤) وَلَآ اَنْتُمْ عٰبِدُوْنَ مَآ اَعْبُدُۗ (٥) لَكُمْ دِيْنُكُمْ وَلِيَ دِيْنِ (٦)
Latin: Qul yā ayyuhal-kāfirūn. Lā a‘budu mā ta‘budūn. Wa lā antum ‘ābidūna mā a‘bud. Wa lā ana ‘ābidum mā ‘abattum. Wa lā antum ‘ābidūna mā a‘bud. Lakum dīnukum wa liya dīn.
Artinya: "Katakanlah (Muhammad), 'Wahai orang-orang kafir! Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah. Dan kamu bukan penyembah apa yang aku sembah. Dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah. Dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah apa yang aku sembah. Untukmu agamamu, dan untukku agamaku'."
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ (١) اَللّٰهُ الصَّمَدُۚ (٢) لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُوْلَدْۙ (٣) وَلَمْ يَكُنْ لَّهٗ كُفُوًا اَحَدٌ (٤)
Latin: Qul huwallāhu aḥad. Allāhuṣ-ṣamad. Lam yalid wa lam yūlad. Wa lam yakul lahū kufuwan aḥad.
Artinya: "Katakanlah (Muhammad), 'Dialah Allah, Yang Maha Esa. Allah tempat meminta segala sesuatu. (Allah) tidak beranak dan tidak pula diperanakkan. Dan tidak ada sesuatu yang setara dengan Dia'."
اِنَّآ اَعْطَيْنٰكَ الْكَوْثَرَۗ (١) فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْۗ (٢) اِنَّ شَانِئَكَ هُوَ الْاَبْتَرُ (٣)
Latin: Innā a‘ṭainākal-kauṡar. Fa ṣalli lirabbika wan-ḥar. Inna syāni'aka huwal-abtar.
Artinya: "Sungguh, Kami telah memberimu (Muhammad) nikmat yang banyak. Maka laksanakanlah sholat karena Tuhanmu, dan berkurbanlah (sebagai ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah). Sungguh, orang-orang yang membencimu dialah yang terputus (dari rahmat Allah)."
اَلَمْ نَشْرَحْ لَكَ صَدْرَكَۙ (١) وَوَضَعْنَا عَنْكَ وِزْرَكَۙ (٢) الَّذِيْٓ اَنْقَضَ ظَهْرَكَۙ (٣) وَرَفَعْنَا لَكَ ذِكْرَكَۗ (٤) فَاِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًاۙ (٥) اِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًاۗ (٦) فَاِذَا فَرَغْتَ فَانْصَبْۙ (٧) وَاِلٰى رَبِّكَ فَارْغَبْ (٨)
Latin: A lam nasyraḥ laka ṣadrak. Wa waḍa‘nā ‘anka wizrak. Allażī anqaḍa ẓahrak. Wa rafa‘nā laka żikrak. Fa inna ma‘al-‘usri yusrā. Inna ma‘al-‘usri yusrā. Fa iżā faragta fanṣab. Wa ilā rabbika fargab.
Artinya: "Bukankah Kami telah melapangkan dadamu (Muhammad)? dan Kami pun telah menurunkan bebanmu darimu, yang memberatkan punggungmu? Dan Kami tinggalkan sebutan (nama)mu bagimu. Maka sesungguhnya beserta kesulitan ada kemudahan, sesungguhnya beserta kesulitan itu ada kemudahan. Maka apabila engkau telah selesai (dari sesuatu urusan), tetaplah bekerja keras (untuk urusan yang lain), dan hanya kepada Tuhanmulah engkau berharap."
قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ الْفَلَقِۙ (١) مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَۙ (٢) وَمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ اِذَا وَقَبَۙ (٣) وَمِنْ شَرِّ النَّفّٰثٰتِ فِى الْعُقَدِۙ (٤) وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ اِذَا حَسَدَ (٥)
Latin: Qul a‘ūżu birabbil-falaq. Min syarri mā khalaq. Wa min syarri gāsiqin iżā waqab. Wa min syarrin-naffāṡāti fil-‘uqad. Wa min syarri ḥāsidin iżā ḥasad.
Artinya: "Katakanlah, 'Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh (fajar), dari kejahatan (makhluk yang) Dia ciptakan, dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dan dari kejahatan (perempuan-perempuan) penyihir yang meniup pada buhul-buhul (talinya), dan dari kejahatan orang yang dengki apabila dia dengki'."
قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ النَّاسِۙ (١) مَلِكِ النَّاسِۙ (٢) اِلٰهِ النَّاسِۙ (٣) مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِۖ (٤) الَّذِيْ يُوَسْوِسُ فِيْ صُدُوْرِ النَّاسِۙ (٥) مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ (٦)
Latin: Qul a‘ūżu birabbin-nās. Malikin-nās. Ilāhin-nās. Min syarril-waswāsil-khannās. Allażī yuwaswisu fī ṣudūrin-nās. Minal-jinnati wan-nās.
Artinya: "Katakanlah, 'Aku berlindung kepada Tuhannya manusia, Raja manusia, Sembahan manusia, dari kejahatan (bisikan) setan yang bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari (golongan) jin dan manusia'."
Untuk Sholat Tahajud 2 rakaat, Anda bisa menggunakan kombinasi berikut:
Opsi A: Rakaat 1 (Al-Kafirun), Rakaat 2 (Al-Ikhlas).
Opsi B: Rakaat 1 (Al-Inshirah), Rakaat 2 (Al-Kautsar).
Opsi C: Rakaat 1 (Al-Falaq), Rakaat 2 (An-Nas).