Laporan Wartawan Tribun Gayo Bustami | Bener Meriah
TribunGayo.com, REDELONG - Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Simpang Tiga Redelong, akhirnya memvonis Rangga Prasnata (18) seorang sopir dump truck dalam kasus tabrakan beruntun di Pante Raya, Kecamatan Wih Pesam, Kabupaten Bener Meriah, pada akhir Februari 2026 lalu.
Berdasarkan data dihimpun wartawan TribunGayo.com dari putusan PN Simpang Tiga Redelong, Rabu (3/6/2026), Hakim Ketua yang dipimpin oleh Jantrio Parhusi menyatakan terdakwa Rangga telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana.
Terdakwa dijatuhi hukuman penjara karena kelalaiannya mengendarai kendaraan bermotor hingga menyebabkan kecelakaan lalu lintas dengan kerusakan kendaraan dan barang.
"Menjatuhkan pidana kepada terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara selama 1 bulan," bunyi putusan dalam persidangan yang digelar, Selasa (2/6/2026) kemarin.
Baca juga: BREAKING NEWS: Kecelakaan di Bener Meriah, Dump Truck Melaju Kencang Diduga Rem Blong
Dump Truck berwarna cokelat bermuatan material bangunan itu melaju dengan kecepatan tinggi tak terkendali hingga langsung meluncur deras menghantam bagian belakang Toyota Innova BK 1176 LJ.
Tidak berhenti di situ, mobil tersebut juga menyerempet bagian samping Toyota Innova lainnya berplat BK 1226 HC dan menyapu deretan kendaraan yang tengah parkir di pinggir jalan, mulai dari sepeda motor Yamaha Fazio BL 6502 YN, Honda Supra BK 4894 PAR, hingga Honda Vario BL 5779 YL.
Setelah itu mobil baru terhenti karena oleng ke sisi kanan jalan dan terperosok ke dalam parit tepat depan gerbang rumah warga.
Irwan, seorang saksi mata yang masih tampak syok, kala itu menceritakan betapa tipisnya batas antara hidup dan mati saat kejadian berlangsung.
Ia sedang bersama anak-anaknya di depan rumah ketika suara klakson yang memekakkan telinga itu mendekat.
Dengan refleks yang lahir dari ketakutan luar biasa, ia menyambar dan menarik anak-anaknya menjauh hanya beberapa detik sebelum dump truck melintas dan menyeret dua kendaraan di depan rumahnya hingga hancur.
"Beruntung cepat saya tarik anak-anak menjauh, kalau tidak, saya tidak tahu apa yang akan terjadi," ungkapnya dengan nada suara yang masih bergetar.
Tak hanya itu, Irwan juga melihat seorang pengendara lain di depan rumahnya berhasil selamat setelah melompat ke sisi kiri jalan sesaat sebelum kendaraannya terseret ke kolong dump truck.
"Pengendara itu sempat melompat. Ada dua sepeda motor yang terseret di bawah dump truck sebelum akhirnya masuk ke parit," bebernya.
Meski pemandangan di lokasi memperlihatkan besi-besi kendaraan yang ringsek dan hancur, sebuah keajaiban muncul ditengah puing kecelakaan, karena tidak ada korban jiwa dalam insiden mengerikan ini.
Sopir dump truck dilaporkan hanya mengalami luka ringan, sementara sepeda motor yang hancur sebagian besar adalah kendaraan yang sedang terparkir.
Hingga akhirnya kasus tersebut langsung ditangani oleh Unit Satlantas Polres Bener Meriah. (*)