Arsenal dilaporkan berada di posisi terdepan untuk merekrut bintang Eintracht Frankfurt, Nathaniel Brown, melampaui Bayern München dalam perebutan tanda tangan sang bek. The Gunners tampak lebih siap memenuhi tuntutan finansial tinggi dari klub Bundesliga tersebut dalam upaya memperkuat lini pertahanan mereka.
Eintracht Frankfurt menetapkan harga tinggi untuk Brown
Persaingan mendapatkan Brown semakin memanas menjelang bursa transfer musim panas, namun Bayern München tampaknya harus mundur sementara. Meskipun raksasa Jerman itu telah lama mengincar bek kiri Eintracht Frankfurt tersebut, realitas finansial dari kesepakatan ini menjadi hambatan besar bagi direktur Max Eberl dan jajaran manajemen di Allianz Arena.
Frankfurt dikabarkan menuntut biaya transfer sekitar €65 juta, menurut laporan dari Bild. Angka tersebut saat ini dianggap terlalu tinggi bagi Bayern, yang harus mengatur anggaran mereka dengan hati-hati setelah beberapa jendela transfer besar sebelumnya. Klub asal Hessen itu sangat menyadari potensi besar pemain berusia 22 tahun tersebut dan tidak bersedia melepasnya dengan harga di bawah nilai premium.
Arsenal ikut berburu pemain internasional Jerman
Ketika Bayern masih ragu, Arsenal muncul sebagai pesaing serius untuk mendapatkan Brown. Klub asal London itu ingin menambah kedalaman dan kualitas di sisi kiri pertahanan, dan pemain internasional Jerman ini cocok dengan profil bek sayap modern yang ofensif seperti yang diinginkan Mikel Arteta. Berbeda dengan Bayern, klub penantang gelar Liga Primer Inggris ini diyakini memiliki kekuatan finansial yang cukup untuk memenuhi valuasi Frankfurt.
Menurut laporan dari The Athletic, Brown termasuk dalam kelompok elite pemain yang sedang dipantau oleh Arsenal. Kemampuannya berkontribusi dalam serangan sekaligus menjaga intensitas permainan yang dibutuhkan di Liga Primer membuatnya menjadi target ideal. Pemantauan ini dilakukan setelah musim 2025-2026 yang impresif, di mana ia tampil dalam 42 pertandingan di semua kompetisi untuk Frankfurt, mencetak empat gol dan memberikan enam assist. Namun, meski performa individunya cemerlang, Frankfurt finis di posisi kedelapan Bundesliga dan gagal lolos ke kompetisi Eropa musim depan. Dengan Arsenal yang terus bersaing di puncak sepak bola Inggris, peluang untuk pindah ke London utara menjadi semakin menarik bagi sang pemain.
Tantangan transfer Bayern terkait pemain keluar
SITUASI di München semakin rumit karena kedalaman skuad di posisi pertahanan. Untuk bisa mengajukan tawaran besar bagi bek kiri baru, Bayern kemungkinan harus mengurangi jumlah pemain yang ada. Di sisi lain, Eintracht Frankfurt berada dalam posisi yang menguntungkan secara finansial, setelah merekrut Brown dari Nürnberg pada Januari 2024 dengan biaya sekitar €3 juta. Penjualan sekarang akan menghasilkan keuntungan besar bagi klub. Namun, kelanjutan minat Bayern bergantung pada kemampuan mereka melepas pemain sebelum mendatangkan yang baru.
Khususnya, masa depan beberapa opsi bek lainnya menjadi fokus pembahasan. Diketahui bahwa Eberl harus menjual Hiroki Ito atau Alphonso Davies sebelum langkah konkret untuk Brown dapat dilakukan. Tanpa kepergian salah satu dari mereka, biaya €60–65 juta yang diminta untuk Brown masih di luar jangkauan juara Bundesliga tersebut.
Nagelsmann puji peningkatan pesat Brown
Reputasi Brown meningkat tajam setelah bergabung dengan tim nasional Jerman di bawah asuhan Julian Nagelsmann. Bek muda ini kini tengah mempersiapkan diri untuk Piala Dunia 2026 dan telah memikat perhatian staf pelatih dengan fleksibilitas serta kecerdasan taktisnya. Penampilannya dalam laga persahabatan terakhir melawan Finlandia bahkan membuatnya dipertimbangkan untuk posisi starter di sisi kiri pertahanan.
Nagelsmann secara terbuka mengungkapkan kekagumannya terhadap kemampuan sang pemain, dengan mengatakan: "Dia memiliki banyak potensi, sangat kuat dalam duel satu lawan satu, cepat, bermain dengan cerdas, dan merasa nyaman di area setengah ruang."
Sang pelatih menambahkan bahwa persaingan antara Brown dan David Raum merupakan hal positif bagi Timnas Jerman, seraya menyatakan: "Mereka berdua adalah pemain yang sangat bagus dengan gaya bermain berbeda dan keduanya bisa menjadi starter."