Alvaro Arbeloa Ditolak! Bayer Leverkusen Menolak Tawaran untuk Mempekerjakan Pelatih Setelah Meninggalkan Real Madrid Meski Gagal Mendapatkan Andoni Iraola dan Filipe Luis
Budi Santoso June 04, 2026 05:21 AM

Bayer Leverkusen dilaporkan menolak kesempatan untuk menunjuk mantan bek Real Madrid, Alvaro Arbeloa, sebagai pelatih kepala baru mereka. Meskipun tengah melakukan pencarian intensif untuk menggantikan Kasper Hjulmand, klub Bundesliga tersebut memilih untuk melanjutkan perburuan kandidat lain setelah memutuskan bahwa pelatih asal Spanyol itu belum siap untuk peran tersebut.


Leverkusen menolak lamaran Arbeloa


Menurut laporan dari media Jerman, Bild, Leverkusen menolak tawaran untuk merekrut Arbeloa sebagai manajer berikutnya mereka. Pelatih berusia 43 tahun itu, yang baru saja meninggalkan Real Madrid setelah masa singkat menangani tim utama, ditawarkan kepada manajemen klub Jerman tersebut yang sedang mencari pengganti Hjulmand. Arbeloa sempat mengambil alih posisi di Santiago Bernabeu setelah pemecatan Xabi Alonso pada Januari, membawa Los Blancos finis di posisi kedua sebelum memberi jalan kepada José Mourinho, yang kini dikabarkan akan segera mengambil alih kursi pelatih di Real Madrid.


Mantan pemain tim nasional Spanyol itu dikabarkan ingin mencoba tantangan di luar negeri, karena sulit baginya membayangkan melatih klub Spanyol lain setelah 20 tahun berkarier bersama Real Madrid. Tim manajemennya secara langsung mendekati direktur olahraga Leverkusen, Simon Rolfes, dan CEO Fernando Carro, dengan harapan bisa mengikuti jejak sahabatnya, Alonso, yang berhasil membawa Werkself meraih gelar ganda domestik pada tahun 2024. Namun, setelah pembahasan internal, klub Bundesliga tersebut memutuskan untuk tidak melanjutkan proses perekrutan.


Pemantauan mendalam berujung penolakan


Meski Arbeloa merupakan kandidat dengan nama besar, Leverkusen tidak yakin bahwa ia adalah sosok yang tepat pada tahap karier kepelatihannya saat ini. Klub telah melakukan pemantauan intensif terhadap mantan bek tersebut ketika ia menjadi pelatih muda di Real Madrid, terutama saat menangani tim U19 antara 2022 hingga 2025. Pengamatan jangka panjang ini memainkan peran penting dalam keputusan akhir klub.


Umpan balik dari departemen pencari bakat klub menunjukkan bahwa Arbeloa belum mencapai tingkat kematangan yang cukup untuk membawa Leverkusen kembali ke puncak sepak bola Jerman. Meskipun mereka menghormati rekam jejaknya sebagai pemain dan pengalamannya menangani bintang seperti Kylian Mbappe selama masa singkatnya di Madrid, dewan klub merasa bahwa dibutuhkan sosok yang lebih berpengalaman untuk menantang Bayern Munchen musim depan.


Frustrasi dalam pencarian pelatih baru


Keputusan untuk menolak Arbeloa datang di saat yang rumit bagi Leverkusen, yang telah kehilangan beberapa target utama. Klub baru-baru ini mendapat pukulan telak ketika mantan bek Chelsea, Filipe Luis, mencapai kesepakatan untuk menjadi pelatih kepala baru AS Monaco. Luis sebelumnya diidentifikasi sebagai pilihan utama berkat kecerdasan taktis dan pengalaman bermainnya di level tertinggi, namun ia memilih untuk menerima proyek di Stade Louis II.


Situasi semakin rumit dengan kabar mengenai kandidat utama lainnya, Andoni Iraola. Mantan pelatih Bournemouth tersebut merupakan prioritas bagi Leverkusen, namun laporan menunjukkan bahwa ia kini menjadi kandidat terkuat untuk posisi pelatih di Liverpool. Rangkaian kegagalan ini memaksa Rolfes dan Carro untuk mengatur ulang pencarian mereka demi menemukan "pelatih top" yang dapat memenuhi standar tinggi klub.


Mencari sosok Xabi Alonso baru


Pencarian pelatih baru kini menjadi prioritas utama bagi manajemen Leverkusen, terutama setelah tim finis di posisi keenam Bundesliga yang membuat mereka hanya tampil di Liga Europa musim depan. Pelatih saat ini, Hjulmand, masih memegang jabatannya dengan kontrak hingga 2027, namun klub berencana mengumumkan kepergiannya begitu pengganti telah ditemukan. Tekanan kini meningkat untuk menemukan sosok taktis yang mampu meniru kesuksesan era Alonso yang sempat mengubah nasib klub secara drastis.


Sementara Arbeloa tetap menjadi prospek menarik untuk masa depan, Leverkusen tampaknya enggan mengambil risiko dengan pelatih yang belum terbukti setelah serangkaian kekecewaan dalam beberapa pekan terakhir. Klub akan mencari kandidat lain, sementara Arbeloa akan melanjutkan usahanya mencari pijakan di Eropa demi membangun karier jauh dari bayang-bayang Santiago Bernabeu.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.