Jemaah Haji Asal Merangin Jambi Meninggal di Makkah Akibat Serangan Jantung
asto s June 04, 2026 10:11 AM

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Kabar duka kembali datang dari Tanah Suci. Seorang jemaah haji asal Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi, meninggal dunia saat tengah menjalani rangkaian ibadah di Makkah, Arab Saudi, Kamis (4/5/2026).

Berdasarkan dokumen resmi Surat Kematian (Certificate of Death) yang dikeluarkan oleh Misi Medis Haji Indonesia (Indonesian Medical Mission) dengan nomor file ‘COD-Iman Suwarno-BTH019.pdf,’ jemaah tersebut bernama Imam Suwarno Kariyo Rejo, berusia 65 tahun.

Almarhum diketahui merupakan jemaah haji Indonesia asal Kabupaten Merangin, tiba di tanah suci pada 13 Mei 2026, dan tergabung dalam kelompok terbang (kloter) BTH 19. 

Almarhum mengembuskan napas terakhirnya pada hari Rabu, 3 Juni 2026, pukul 13.00 Waktu Arab Saudi (WAS) di akomodasinya yang berlokasi di Moro Al Alameyah Hotel, Makkah. 

Saat kejadian duka tersebut berlangsung, penanganan jemaah didampingi langsung oleh pihak mutawwif atau pembimbing ibadah setempat yang bernama Mas'adi.

Merujuk pada data medis yang ditandatangani oleh dokter pemeriksa, dr Rizky Ramadhani, penyebab utama kematian almarhum disebabkan oleh beberapa diagnosis klinis yang saling berkaitan yaitu Syok Kardiogenik (Cardiogenic Shock - ICD-10: R57) sebagai kondisi langsung yang memicu kegagalan fungsi jantung. 

Lalu, Infark Miokard Akut (Acute Myocardial Infarction - ICD-10: I21) atau serangan jantung akut yang menjadi penyebab awal, serta Penyakit Jantung Iskemik (Ischemic Heart Disease - ICD-10: I25) sebagai penyakit dasar almarhum. 

Selain itu, tim medis juga mencatat adanya kondisi signifikan lain berupa Hipergliseridemia Murni (Pure Hyperglyceridemia - ICD-10: E78.1) yang turut berkontribusi memperberat kondisi kesehatan fisik almarhum. 

Terkait peristiwa duka itu, perwakilan dari pihak Misi Medis Haji Indonesia memberikan pernyataan resminya.

Dalam pernyataan itu, mereka mengonfirmasi jemaah htersehrwafat di Makkah karena mengalami kegagalan fungsi jantung akut. 

“Semua dokumen administrasi dan sertifikat kematian telah diterbitkan secara resmi oleh Misi Medis Haji Indonesia agar proses pemulasaran serta pemakaman almarhum di tanah suci dapat segera dilaksanakan sesuai dengan prosedur yang berlaku,” katanya.

Segenap petugas penyelenggara ibadah haji beserta kerabat melepas kepergian almarhum dengan doa mendalam. 

Kakanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jambi, Wahyudi Abdul Wahab mendoakan agar almarhum husnul khatimah, diampuni segala khilafnya, diterima segala amal ibadahnya, serta mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.

“Bagi keluarga besar yang ditinggalkan di tanah air, semoga senantiasa diberikan ketabahan, kesabaran, dan keikhlasan dalam menghadapi ujian ini,” pungkasnya. (Tribun Jambi/Syrillus Krisdianto)

Baca juga: Jambi Top 7, Pria di Merangin Babak Belur Diduga Digebuki Oknum TNI karena Istri dan Asmara

Baca juga: Cuaca Jambi Kamis 4 Juni 2026, Waspada Penurunan Kualitas Udara

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.