TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Banyuwangi – Kebakaran melanda sebuah rumah di Desa Sidodadi, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, pada Rabu (3/6/2026) malam. Insiden tersebut menghanguskan bangunan dapur dan dua kamar milik Ahmad Rofi'i dengan total kerugian yang diperkirakan mencapai Rp65 juta.
Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 19.30 WIB di Dusun Curah Sawo. Bagian rumah yang terbakar berada di area belakang dengan luas sekitar 8 meter x 10 meter.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Banyuwangi, Edy Supriyono, mengatakan kebakaran pertama kali diketahui oleh seorang tetangga yang melihat kepulan asap dari belakang rumah korban.
Baca juga: Modus Baru Penipuan Brilink Banyuwangi, Pelaku Bobol WhatsApp Korban Rugi Rp 19 Juta
Mengetahui adanya kebakaran, warga sekitar berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran. Salah seorang warga juga segera melaporkan kejadian tersebut kepada Damkarmat Banyuwangi.
Baca juga: Jadi Best Practice Daerah Inklusif, Perkins International Gelar Lokakarya di Kabupaten Banyuwangi
Petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar 30 menit setelah laporan diterima. Jarak antara lokasi kejadian dan pos pemadam kebakaran terdekat mencapai sekitar 32 kilometer.
Sebanyak 10 personel diterjunkan dengan membawa tiga unit mobil pemadam untuk menangani kebakaran.
"Tim melakukan penyemprotan pada api di sisi selatan dan utara bangunan rumah agar api tidak menjalar ke rumah lainnya," kata Edy, Kamis (4/6/2026).
Baca juga: 90 Ribu Wisatawan Padati Banyuwangi Saat Libur Panjang, Pulau Merah Jadi Favorit
Berdasarkan hasil penanganan di lapangan, titik api terbesar ditemukan di salah satu kamar yang berisi kasur berbahan kapuk. Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.00 WIB.
"Setelah api utama padam, tim melakukan pendinginan menyeluruh untuk memastikan tidak ada lagi bara api yang tersembunyi guna mencegah terjadinya penyalaan ulang," tambahnya.
Baca juga: 90 Ribu Wisatawan Padati Banyuwangi Saat Libur Panjang, Pulau Merah Jadi Favorit
Hasil penyelidikan awal petugas menunjukkan sumber api diduga berasal dari area luar dapur, tepatnya di sisi selatan bangunan dekat kamar mandi.
Menurut Edy, kebakaran kemungkinan dipicu oleh puntung rokok yang masih menyala. Bara api kemudian tertiup angin kencang dan mengenai dinding rumah yang terbuat dari anyaman bambu.
"Kebakaran diduga dipicu oleh puntung rokok yang masih menyala, kemudian tertiup angin kencang dan mengenai dinding yang terbuat dari anyaman bambu," ujarnya.
Material bangunan yang mudah terbakar membuat api dengan cepat merambat ke bagian dapur. Saat kobaran api membesar, panas turut mengenai tabung gas LPG hingga menyebabkan letupan dan kebocoran gas.
"Kondisi tersebut mengakibatkan api semakin cepat menyebar dan membakar bangunan," sambung Edy.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran tersebut menghanguskan sebagian bangunan rumah dan menyebabkan kerugian materiil yang diperkirakan mencapai Rp 65 juta.