Reaksi Tenang Carlo Ancelotti Setelah Cedera Neymar Terungkap Lebih Serius
Aurora Nightingale June 04, 2026 12:51 PM

Carlo Ancelotti memilih untuk tidak terlalu memusingkan cedera yang dialami Neymar dan lebih memilih untuk bersikap tenang sambil membiarkan sang pemain menjalani proses pemulihan secara maksimal.

SUPERBALL.ID - Pelatih Tim Nasional Brasil, Carlo Ancelotti, menegaskan bahwa dirinya tidak terburu-buru memulangkan Neymar dari pemusatan latihan setelah hasil tes medis menunjukkan bahwa sang bintang mengalami cedera cukup serius.

Neymar diketahui menderita cedera tingkat dua yang membuatnya harus absen selama dua hingga tiga minggu ke depan.

Temuan ini muncul setelah Neymar menjalani pemeriksaan medis lengkap bersama Timnas Brasil, di mana hasil MRI menunjukkan kondisi cedera yang lebih parah dari perkiraan awal.

Dokter Timnas Brasil, Rodrigo Lasmar, mengaku terkejut dengan hasil tersebut karena sebelumnya laporan dari klub Neymar, Santos FC, hanya menyebutkan adanya gangguan ringan pada betisnya.

Isu sempat beredar bahwa Neymar akan dicoret dari skuad Brasil dan batal tampil di Piala Dunia, namun Carlo Ancelotti menunjukkan sikap berbeda dengan tetap mempertahankan sang pemain dalam rencananya.

Keputusan Ancelotti ini menimbulkan tanda tanya di kalangan publik, terutama karena masuknya nama Neymar dalam daftar skuad Brasil untuk Piala Dunia 2026 dianggap mengejutkan banyak pihak.

Dalam beberapa tahun terakhir, Neymar memang jarang tampil akibat serangkaian cedera yang membuatnya sering absen dari lapangan hijau.

Meski begitu, Ancelotti tetap mempercayai kualitasnya dan memilih untuk memberikan waktu bagi Neymar untuk pulih tanpa tekanan tambahan.

"Dia menunjukkan perkembangan yang baik, kondisinya semakin membaik, kami tidak terburu-buru," ujar Carlo Ancelotti.

"Kami ingin bersaing dengan tim lawan, berusaha memberikan yang terbaik, dan terus bekerja keras," lanjutnya.

"Semua orang tahu ekspektasi terhadap Brasil, dan semua juga tahu bahwa tidak ada tim yang benar-benar difavoritkan. Ada beberapa tim kuat, dan saya yakin Brasil bisa bersaing dengan siapa pun," tambah pelatih asal Italia tersebut.

Terlepas dari kondisinya saat ini, Neymar tetap memiliki catatan impresif sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Timnas Brasil dengan 79 gol dalam 128 pertandingan. Piala Dunia kali ini akan menjadi edisi keempat baginya sejak debut di turnamen tersebut.

Namun, performa Neymar dalam beberapa edisi terakhir dianggap belum mampu mengembalikan kejayaan Brasil seperti masa-masa keemasan mereka di Piala Dunia sebelumnya.

Pada Piala Dunia 2026, Brasil tergabung di Grup C bersama Skotlandia, Haiti, dan Maroko.

Dengan tradisi panjang dan reputasi besar di dunia sepak bola, Brasil jelas tetap diunggulkan untuk melaju ke babak berikutnya, terlepas dari kondisi skuad yang dimiliki saat ini.

Pertandingan perdana mereka akan digelar pada Minggu (14/6) di Stadion MetLife, di mana Brasil akan menghadapi Maroko.

Maroko sendiri bukan lawan yang bisa diremehkan. Tim asal Afrika Utara itu merupakan juara Piala Afrika 2025, meski kala itu mereka kalah di partai final melawan Senegal namun tetap menerima status juara.

Ancelotti tentu harus berhati-hati menghadapi kekuatan Maroko yang diperkuat oleh pemain-pemain top seperti Achraf Hakimi, Brahim Diaz, Yassine Bounou, dan Ismael Saibari.

Laga ini diprediksi akan berlangsung menarik, dan banyak pihak menantikan apakah duel antara Brasil dan Maroko akan menghadirkan kejutan besar di awal turnamen.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.