TRIBUNNEWS.COM - Persiapan Timnas Jepang untuk mengikuti Piala Dunia 2026 langsung menemui hambatan besar.
Padahal skuad berjuluk Samurai Biru itu baru menjalani sesi latihan yang berada di daerah Monterrey, tepatnya di fasilitas latihan tim Liga Meksiko, Tigre.
Apes bagi mereka, kondisi lapangan tempat latihan yang digunakan Timnas Jepang berada dalam tahap yang cukup buruk.
Terdapat beberapa bagian lapangan yang menghitam, bahkan menguning dan berbeda dari permukaan lainnya.
Timnas Jepang pun sedang menimbang rencana yang akan mereka ambil selanjutnya.
Mereka bisa saja tetap berlatih di sana, atau mencari alternatif lainnya untuk mempersiapkan diri.
Menurut rencana, Jepang akan berlatih di fasilitas tim Tigre pada 3-7 Juni mendatang.
Baca juga: Visi 100 Tahun yang Mengubah Jepang, Mampukah Samurai Biru Menembus Perempat Final Piala Dunia 2026?
Mereka akan langsung menuju Amerika Serikat setelah menyelesaikan rangkaian persiapan di Meksiko ini.
Tim Samurai Biru juga tak akan memiliki agenda uji coba yang akan digelar pada Juni, sebagaimana yang dilakukan banyak tim lainnya.
Jepang menjalani laga uji coba pada FIFA Matchday akhir Maret hingga awal April lalu.
Di mana mereka berhasil mengalahkan Skotlandia dan Inggris.
Selain itu, Jepang juga berhasil menggulung Islandia pada pertandingan uji coba pada akhir Mei kemarin.
Skuad Dibawa ke Piala Dunia
Pelatih timnas Jepang, Hajime Moriyasu memberikan kejutan dari daftar pemain yang dia panggil. Pemain-pemain yang baru pulih dari cedera mendapat panggilan, tak terkecuali bagi Yuto Nagatomo yang mungkin menjadi pemain tertua di dalam skuad Samurai Biru.
Sorotan media tertuju kepada Wataru Endo (Liverpool) dan Takehiro Tomiyasu (Ajax).
Sang kapten timnas Jepang, Wataru Endo belum memainkan pertandingan sejak Februari 2026 karena cedera ligamen engkel.
Lima laga terakhirnya di Liga inggris ia juga minim menit bermain.
Bahkan dari akhir tahun 2025 sampai awal Januari 2026, pemain berusia 33 tahun itu melewati 6 pertandingan Liverpool karena cedera engkel.
Faktor kebugaran fisik Wataru Endo dipertanyakan, ditambah dengan penampilan terakhirnya yang jauh dari pelaksaan Piala Dunia 2026. Apakah siap sang kapten menghadapi pertandingan dengan intensitas tinggi di ajang empat tahunan tersebut?
"Dia masih menyentuh bola, dan dalam hal kondisinya, dia mampu meningkatkan secara individu, dan berdasarkan data yang dibutuhkan untuk pertandingan, dia mencapai titik di mana dia dalam kondisi yang cukup baik untuk bermain," kata Moriyasu, dikutip dari Soccer King.
"Dia akan dapat bermain di tahap akhir musim Liga Inggris dan selama periode persiapan menjelang Piala Dunia 2026."
"Tim medis telah mengkonfirmasi bahwa dia dapat meningkatkan kondisinya, dan kami memiliki rencana yang jelas untuk kepulangannya," jelasnya.
Kondisi Takehiro Tomiyasu tak jauh berbeda dengan Endo di musim ini. Mantan pemain Arsenal itu sering melewatkan pertandingan Ajax karena mengalami cedera.
Musim ini di Eredivisie, Tomiyasu hanya memainkan 205 menit dalam 7 pertandingan.
"Dari segi fisik, setelah menonton pertandingan sebelumnya, saya memilihnya karena dia memiliki kemampuan untuk bersaing dalam setiap situasi sesuai standar Piala Dunia," ungkap Moriyasu.
Jagokan Jepang
Pamor Jepang sebagai salah satu kekuatan sepak bola dunia sudah tak perlu diragukan lagi.
Hal tersebut dibuktikan dari banyaknya komposisi pemain timnas mereka yang berkiprah di luar negeri.
Hanya segelintir saja penggawa yang masih mengadu nasib di kompetisi sendiri dalam skuad tersebut.
Kekuatan Jepang itu juga diakui oleh salah satu tokoh sepak bola Indonesia, Timo Scheunemann.
Mantan pelatih Timnas Putri Indonesia ini menjagokan Jepang untuk bisa berbicara banyak di Piala Dunia mendatang.
Coach Timo menebak Jepang setidaknya akan bisa melangkah hingga babak semifinal.
"Kalau jagoan saya selain Jerman, tentu karena negara saya, itu Jepang," kata Timo Scheunemann dikutip dari Suryamalang.
"Menurut saya Jepang sudah siap untuk masuk semifinal," paparnya.
(Tribunnews.com/Guruh, Sina) (Suryamalang/Dya Ayu)