Konsorsium Respon Bersama Rampungkan Jaringan Air Bersih Pascabanjir di Aceh Tamiang
Ansari Hasyim June 04, 2026 07:38 PM

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG – Konsorsium Respon Bersama yang terdiri atas tiga kelompok relawan berhasil merampungkan sejumlah program penanggulangan pascabanjir bandang di Aceh Tamiang.

Program tersebut dilaksanakan di sejumlah desa di Kecamatan Tenggulun dan telah berjalan sejak Desember 2025.

Konsorsium ini merupakan kolaborasi relawan dari Forum Konservasi Leuser (Aceh), Bina Trubus Swadaya (Jakarta), dan Yayasan Pusaka Indonesia (Medan).

Fokus program meliputi pembangunan sanitasi, distribusi makanan sehat, penyediaan alat kebersihan, serta pembangunan dan perbaikan jaringan air bersih.

Baca juga: Perumdam Tirta Abdya Buka Suara soal Pompa Utama Mati Total hingga Suplai Air Bersih Terganggu

Koordinator Lapangan Yayasan Pusaka Indonesia, Marjoko, menjelaskan bahwa program yang dijalankan menyasar 2.370 jiwa penerima manfaat.

Kegiatan tersebut antara lain pemasangan tujuh unit filter air minum, perbaikan jaringan air bersih sepanjang 1.864 meter, penyaluran 250 paket perlengkapan sekolah, serta bantuan 10 ton tawas untuk kebutuhan pengolahan air bersih.

Sementara itu, relawan Forum Konservasi Leuser, El Mahdi, menyampaikan bahwa program yang dilaksanakan pihaknya mencakup pembangunan 28 bilik MCK, perbaikan fasilitas Pamsimas, serta pembuatan lima sumur bor.

Selain itu, FKL juga menyalurkan 500 paket belajar berupa tas dan meja belajar, serta bantuan 10 ton tawas untuk mendukung ketersediaan air bersih.

“Kami sepakat program yang dijalankan harus menyasar penerima manfaat yang luas. Seluruh kegiatan ini merupakan hasil survei lapangan yang telah kami lakukan sebelumnya,” ujar El Mahdi.

Di sisi lain, Direktur Bina Swadaya Konsultan dan Bina Swadaya Kemitraan, Agung Prasetio, menjelaskan bahwa pihaknya lebih fokus pada program bantuan tunai bagi masyarakat terdampak krisis. Program ini menyasar 820 keluarga rentan.

“Kelompok rentan tersebut meliputi kepala keluarga perempuan, ibu hamil atau menyusui, serta penyandang disabilitas,” jelas Agung.(*)

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.