Silaturahmi dengan KAN Bungus Padang, Fadly Amran Paparkan Proyek Stadion hingga Solusi Parkir Truk
Rezi Azwar June 04, 2026 08:27 PM

TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Wali Kota Padang Fadly Amran bersilaturahmi dengan pengurus Kerapatan Adat Nagari (KAN) Bungus Teluk Kabung (Bungtekab) di Kantor KAN Bungus Teluk Kabung, Kota Padang, Kamis (4/6/2026).

Pertemuan yang turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa, Asisten II Didi Aryadi, sejumlah kepala OPD, serta para ninik mamak tersebut menjadi ajang dialog antara pemerintah daerah dengan tokoh adat terkait berbagai rencana pembangunan di Kecamatan Bungus Teluk Kabung.

Dalam kesempatan itu, Fadly Amran memaparkan sejumlah program strategis yang akan dikembangkan di wilayah Bungus, mulai dari pembangunan akademi sepakbola hingga stadion yang nantinya menjadi markas Persatuan Sepakbola Padang (PSP).

Baca juga: 264 Mahasiswa UIN Imam Bonjol Ikut KKN Selingkar Kampus di Kota Padang

Bungus Disiapkan Jadi Home Base Akademi Sepakbola

Fadly Amran menyebut Pemerintah Kota Padang memiliki konsep besar untuk menjadikan Bungus Teluk Kabung sebagai pusat pengembangan olahraga sepakbola di Kota Padang.

Menurutnya, kawasan Bungus yang memiliki panorama alam yang indah sangat potensial dikembangkan sebagai destinasi wisata olahraga.

"Kita punya konsep, saat ini Persatuan Sepakbola Padang (PSP) sedang berjuang. Usianya akan menginjak 100 tahun pada 2028 nanti. Tentunya Bungus yang merupakan nagari indah, elok, bersahabat ini cocok menjadi daerah wisata olahraga dan menjadi home base PSP," kata Fadly Amran.

Selain menjadi lokasi akademi sepakbola, Pemko Padang juga merencanakan pembangunan stadion sepakbola yang nantinya digunakan sebagai markas PSP.

Fadly menjelaskan terdapat dua titik lahan yang dinilai cocok untuk pembangunan stadion tersebut. Kedua lahan itu merupakan aset milik Pemerintah Kota Padang.

Baca juga: Alasan Nil Maizar Kembali Jadi Juru Taktik Tim Kabau Sirah: Darah Saya Adalah Semen Padang

Ia berharap seluruh elemen masyarakat Bungus dapat mendukung rencana tersebut sehingga pembangunan dapat terealisasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Stadion Diyakini Dongkrak Perekonomian Warga

Rencana pembangunan stadion mendapat sambutan positif dari para pengurus KAN Bungus Teluk Kabung yang hadir dalam pertemuan tersebut.

Salah seorang pengurus KAN, Arpendi Dt Tan Bagindo, menilai keberadaan stadion akan membawa dampak ekonomi yang besar bagi masyarakat sekitar.

"Ini tentunya rencana luar biasa. Jika dibangun stadion, ekonomi masyarakat sekitar akan meningkat karena akan banyak yang datang," ujarnya.

Menurutnya, aktivitas pertandingan, latihan, maupun kegiatan olahraga lainnya akan menghadirkan banyak pengunjung yang berpotensi meningkatkan pendapatan pelaku usaha lokal.

Baca juga: WPR dan IPR Masih Berproses, ESDM Sumbar Harap Penambang Beralih ke Jalur Legal

Ketua KAN Bungus Teluk Kabung, Reizul Mailis Dt Rajo Nando, juga menyambut baik kunjungan Wali Kota Padang tersebut.

Selain mempererat silaturahmi, masyarakat dapat mengetahui secara langsung berbagai rencana pembangunan yang akan dilaksanakan di daerah mereka.

Sementara itu, Ketua LKAAM Bungus Teluk Kabung, Erman B Dt Rajo Ibrahim, menilai kehadiran wali kota menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan dan mendapatkan solusi secara langsung dari pemerintah.

Pemko Siapkan Solusi Truk Parkir di Bahu Jalan

Dalam pertemuan tersebut, persoalan truk yang kerap parkir di badan jalan kawasan Bungus juga menjadi perhatian.

Baca juga: Ekonom Unand Beberkan 3 Langkah Strategis Selamatkan Rupiah yang Tembus Rp18.040 per Dolar AS

Fadly Amran mengatakan Pemko Padang telah berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk mencari solusi atas masalah tersebut karena dinilai mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.

Menurutnya, solusi sementara sudah ditemukan dengan memanfaatkan lahan milik Pelindo sebagai lokasi parkir truk.

"Insyaallah kita sudah dapatkan solusinya. Pelindo punya lahan sekitar 1,5 hektare yang dijadikan tempat parkir truk, nanti tidak ada lagi truk yang parkir di badan jalan," ungkapnya.

Perda Nagari Diharapkan Perkuat Peran Adat

Selain membahas pembangunan fisik, pertemuan itu juga menjadi wadah penyampaian aspirasi para ninik mamak terkait berbagai persoalan sosial yang terjadi di tengah masyarakat.

Sejumlah tokoh adat menyampaikan kekhawatiran terhadap meningkatnya kasus narkoba, kriminalitas, hingga perilaku menyimpang yang dinilai meresahkan warga.

Baca juga: Rupiah Melemah Tembus Rp18.040 per Dolar AS, Ekonom Unand Sebut Alarm Risiko Ekonomi Indonesia

Menanggapi hal tersebut, Fadly Amran menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Padang saat ini tengah menyiapkan Peraturan Daerah (Perda) Nagari yang segera dibahas dan disahkan bersama DPRD Kota Padang.

Ia berharap regulasi tersebut dapat memperkuat peran adat dalam menjaga ketertiban dan nilai-nilai sosial di tengah masyarakat.

"Setelah Perda Nagari disahkan nanti, ada hukum adat yang dijalankan di tengah masyarakat," katanya.

Melalui kolaborasi antara pemerintah dan lembaga adat, berbagai persoalan sosial diharapkan dapat ditangani secara lebih efektif sekaligus memperkuat kearifan lokal yang selama ini menjadi identitas masyarakat Minangkabau.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.