Tukad Badung Denpasar Akan Dipasangi Dua Trash Barrier untuk Penanganan Sampah Sungai
Ngurah Adi Kusuma June 04, 2026 07:39 PM

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pemerintah Kota Denpasar berkolaborasi bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida dan The Ocean Clean Up untuk optimalisasi penanganan sampah di sungai. 

Berbagai inovasi akan terus diterapkan, salah satunya adalah pemasangan Trash Barrier dengan tata kelola modern di Tukad Badung, Denpasar. 

Hal itu terungkap saat Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa menerima audiensi BWS Bali-Penida dan The Ocean Clean Up di Kantor Walikota Denpasar, Kamis 4 Juni 2026.

Manager River Indonesia The Ocean Clean Up, Dhanang Tri Wuriyandoko mengatakan, kolaborasi dilakukan dalam rangka penanganan sampah di aliran sungai. 

Baca juga: Niat Ingin Menggasak Barang Berharga, AF Nekat Rampas Mobil Setelah Lihat Korbannya Dokter Wanita

Dimana, The Ocean Clean Up merupakan organisasi sosial asal Belanda dalam menjaga kebersihan lautan dan sungai. 

Khusus untuk Kota Denpasar, upaya yang akan dilaksanakan yakni memasang dua Trash Barrier di Tukad Badung. 

Keduanya akan di pasang di hulu yakni di Kawasan Tukad Badung depan Banjar Buagan dan di hilir yang berlokasi di Kawasan Pura Tanah Kilap. 

"Nantinya Trash Barrier ini akan dikemas dengan teknologi otomatis, sehingga dapat mendukung optimalisasi penjaringan sampah di aliran sungai, dan sinergi bersama BWS dan Pemkot Denpasar ini merupakan angin segar dan sangat positif," ujarnya. 

Kepala SNVT Pembangunan Bendungan BWS Bali Penida, Made Denny Satya Wijaya mengaku siap mendukung pelaksanaan program tersebut. 

Baca juga: KREDIT Bermasalah di Bali 2,56 persen, OJK Sebut Masih Aman, Simak Penjelasannya!

BWS selaku pemilik lahan yang berada di bantaran Tukad Badung akan memberikan dukungan maksimal terhadap penanganan sampah di aliran sungai. 

"Kami tentu sangat mendukung, dan berharap program ini dapat berjalan optimal," ujarnya. 

Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa memberikan apresiasi atas kolaborasi yang terbangun antara BWS Bali-Penida dan The Ocean Clean Up. 

Dimana, kolaborasi ini menjadi angin segar dalam mewujudkan penanganan sampah terintegrasi di Kota Denpasar, utamanya di aliran sungai. 

Baca juga: Desa Adat Sidang Oknum Pembuang Sampah Sembarangan di Sumbersari: Buang Puluhan Kantong Sampah

"Pada prinsipnya kami di Pemerintah Kota Denpasar sangat mengapresiasi dan mendukung langkah konkret dalam penanganan sampah di aliran sungai, dan kami (Pemkot Denpasar) merasa sangat terbantu dengan hadirnya inovasi ini di aliran Tukad Badung," ujarnya. 

Arya Wibawa menambahkan, dengan hadirnya inovasi Trash Barrier ini tentu akan melengkapi pola penanganan sampah di aliran sungai wilayah Kota Denpasar. 

Tukad Badung sebagai sungai utama di Kota Denpasar memang memiliki peran sentral dalam pengendali banjir, karenanya penanganan sampah di aliran sungai harus terus dioptimalkan. 

"Kalau inovasi ini bisa diterapkan, maka optimalisasi penanganan sampah di alur sungai dapat dioptimalkan, termasuk sungai lainya yang sudah ditangani langsung oleh Tim Biru Dinas PUPR Kota Denpasar, jadi ini saling melengkapi," ujar Arya Wibawa. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.