Rumah di Tempilang Ludes Terbakar, Mobil Honda CRV Ikut Hangus Diduga Akibat Obat Nyamuk
M Zulkodri June 04, 2026 07:41 PM

 

BANGKAPOS.COM, BANGKA BARAT--Kebakaran hebat melanda sebuah rumah warga di Dusun Merabok, Desa Tempilang, Kecamatan Tempilang, Bangka Barat, Kamis (4/6/2026) sekitar pukul 10.45 WIB.

Peristiwa ini membuat satu unit mobil Honda CRV ikut hangus terbakar hingga hanya menyisakan rangka.

Api diduga bermula dari kamar depan rumah milik Bahud (61) dan dengan cepat membesar karena struktur bangunan berbahan kayu serta banyaknya material mudah terbakar di dalam rumah.

Warga bersama personel Polsek Tempilang langsung berjibaku memadamkan api dengan peralatan seadanya, termasuk menyiram air menggunakan ember dari sumber terdekat.

“Kami langsung bergerak ke lokasi dan fokus utama adalah menyelamatkan warga serta mencegah api meluas ke rumah lain,” kata Kasi Humas Polres Bangka Barat, Iptu Yos Sudarso.

Selain pemadaman, polisi juga berkoordinasi dengan PLN untuk memutus aliran listrik di sekitar lokasi guna menghindari risiko korsleting yang bisa memperparah kebakaran.

Setelah sekitar satu jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 11.50 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp300 juta.

Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh sisa api dari racun nyamuk bakar yang tidak benar-benar padam di dalam kamar depan rumah.

“Kami masih melakukan pendataan dan meminta keterangan saksi untuk memastikan penyebab pastinya,” ujar Yos.

Baca juga: Sosok Silmy Karim Dari Pejabat Berharta Rp234 Miliar hingga Terseret Kasus KPK

Mobil Ikut Hangus, Rumah Tinggal Puing

Selain rumah, satu unit mobil Honda CRV yang terparkir di depan rumah juga ikut terbakar.

Kondisinya kini hanya menyisakan rangka hitam yang hangus dilalap api.

Puing-puing bangunan tampak berserakan, menggambarkan hebatnya kobaran api yang melahap rumah warga tersebut dalam waktu singkat.

Akibat kejadian tersebut, rumah beserta seluruh isinya dan satu unit mobil Honda CRV milik warga lain yang terparkir di depan rumah ikut hangus terbakar.

"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Saat ini anggota masih melakukan pendataan dan meminta keterangan sejumlah saksi untuk memastikan penyebab pasti kebakaran," ujar Yos.

Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 11.50 WIB setelah personel Polsek Tempilang, warga, dan pihak terkait bahu-membahu melakukan pemadaman.

Kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp300 juta. Dugaan sementara, kebakaran berasal dari sisa racun nyamuk bakar yang berada di dalam kamar depan rumah.

“Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat menggunakan sumber api di dalam rumah dan memastikan api benar-benar padam sebelum ditinggalkan guna mencegah terjadinya kebakaran,” imbuhnya.

Baca juga: Diduga Diintimidasi Oknum Polwan, Korban KDRT di Takalar Cabut Laporan, Kasus Mandek

Tips Agar Rumah Terhindar dari Kebakaran

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bahwa kebakaran rumah bisa terjadi kapan saja, bahkan dari sumber api kecil seperti obat nyamuk bakar.

Berikut beberapa langkah pencegahan yang bisa dilakukan:

1. Pastikan api benar-benar padam

Selalu pastikan lilin, obat nyamuk bakar, kompor, atau rokok sudah benar-benar mati sebelum ditinggalkan.

2. Periksa instalasi listrik secara rutin

Hindari penggunaan kabel bertumpuk atau colokan berlebihan yang bisa memicu korsleting listrik.

3. Gunakan peralatan listrik standar

Pastikan semua perangkat elektronik memiliki standar SNI dan tidak rusak.

4. Jauhkan bahan mudah terbakar

Simpan bensin, tiner, atau bahan kimia jauh dari sumber api dan panas.

5. Sediakan alat pemadam ringan

Memiliki APAR (Alat Pemadam Api Ringan) di rumah dapat membantu mengendalikan api sebelum membesar.

6. Ajarkan anggota keluarga langkah darurat

Pastikan seluruh penghuni rumah mengetahui jalur evakuasi dan cara memadamkan api awal.

7. Matikan listrik saat tidak digunakan lama

Jika rumah kosong dalam waktu lama, sebaiknya aliran listrik diputus untuk mencegah risiko korsleting.

Kebakaran di Tempilang ini menjadi peringatan bahwa kelalaian kecil dapat berujung pada kerugian besar. Kewaspadaan dan pencegahan sejak dini menjadi kunci utama untuk melindungi rumah dan keluarga dari bahaya api.(*)

(Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.