TRIBUNMANADO.CO.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali mengeluarkan pembaruan peringatan dini cuaca untuk wilayah Sulawesi Utara pada Kamis (4/6/2026) pukul 19.11 WITA.
BMKG memperingatkan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang mulai pukul 19.23 WITA.
Wilayah yang berpotensi terdampak pada awal kejadian yakni Kecamatan Pinolosian Tengah di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan.
Baca juga: Info KUR BRI Juni 2026, Pinjaman Rp10 Juta Hanya dengan Cicilan Rp198 Ribu per Bulan
Cuaca ekstrem tersebut selanjutnya diperkirakan meluas ke sejumlah wilayah di Kabupaten Minahasa, Bolaang Mongondow, Minahasa Selatan, Minahasa Tenggara, Bolaang Mongondow Utara, Bolaang Mongondow Timur, Bolaang Mongondow Selatan, serta Kota Kotamobagu.
Di Kabupaten Minahasa, potensi hujan lebat diperkirakan terjadi di antaranya wilayah Danau Tondano, Eris, Lembean Timur, Kakas, Tompaso, Remboken, Langowan, Sonder, hingga Kawangkoan dan sekitarnya.
Sementara di wilayah Bolaang Mongondow Raya, cuaca serupa berpotensi melanda sejumlah kecamatan seperti Lolak, Dumoga, Poigar, Passi, Bolaang, Tutuyan, Kotabunan, Modayag, Bolaang Uki, Posigadan, Pinolosian, Tomini, hingga seluruh wilayah Kota Kotamobagu.
BMKG mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti genangan air, banjir, pohon tumbang, maupun gangguan aktivitas akibat angin kencang dan sambaran petir.
Kondisi cuaca tersebut diperkirakan masih dapat berlangsung hingga pukul 21.30 WITA.
Berikut info selengkapnya:
Peringatan Dini Cuaca Wilayah Sulawesi Utara tgl 04 Juni 2026 pkl. 19:11 WITA berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada pkl 19:23 WITA di
Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan: Pinolosian Tengah
Dan dapat meluas ke wilayah:
Kabupaten Minahasa: Danau Tondano, Eris, Lembean Timur, Kakas, Tompaso, Remboken, Langowan Timur, Langowan Barat, Sonder, Kawangkoan, Langowan Selatan, Langowan Utara, Kakas Barat, Kawangkoan Utara, Kawangkoan Barat, Tompaso Barat,
Kabupaten Bolaang Mongondow: Sang Tombolang, Dumoga Barat, Dumoga Timur, Dumoga Utara, Lolak, Bolaang, Lolayan, Passi Barat, Poigar, Passi Timur, Bolaang Timur, Bilalang, Dumoga, Dumoga Tenggara, Dumoga Tengah,
Kabupaten Minahasa Selatan: Modoinding, Tompaso Baru, Ranoyapo, Motoling, Sinonsayang, Amurang, Tareran, Kumelembuai, Maesaan, Amurang Timur, Motoling Barat, Motoling Timur,
Kabupaten Minahasa Tenggara: Ratahan, Pusomaen, Belang, Ratatotok, Tombatu, Touluaan, Touluaan Selatan, Silian Raya, Tombatu Timur, Tombatu Utara, Pasan, Ratahan Timur,
Kabupaten Bolaang Mongondow Utara: Bintauna, Bolangitang Timur, Bolangitang Barat,
Kabupaten Bolaang Mongondow Timur: Tutuyan, Kotabunan, Nuangan, Modayag, Modayag Barat, Motongkad, Mooat,
Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan: Bolaang Uki, Posigadan, Pinolosian, Pinolosian Timur, Helumo, Tomini,
Kota Kotamobagu: Kotamobagu Utara, Kotamobagu Timur, Kotamobagu Selatan, Kotamobagu Barat
Kondisi ini diperkirakan masih dapat berlangsung hingga pkl 21:30 WITA
Prakiraan cuaca adalah penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk memperkirakan keadaan atmosfer di waktu yang akan datang dan di wilayah tertentu.
Saat ini, prakiraan cuaca dilakukan dengan mengumpulkan data mengenai keadaan atmosfer dengan menggunakan ilmu pengetahuan tentang proses-proses yang terjadi di atmosfer.
Sulawesi Utara adalah provinsi di ujung utara Pulau Sulawesi yang kaya akan kekayaan alam, budaya, dan tradisi. Ibu kotanya, Manado, menjadi pusat pemerintahan sekaligus gerbang utama pariwisata provinsi ini.
Sulawesi Utara terkenal dengan keindahan alam bawah lautnya, terutama Taman Nasional Bunaken yang mendunia, serta pegunungan dan danau yang memesona seperti Danau Tondano dan Gunung Lokon.
Selain alamnya yang menawan, provinsi ini juga memiliki kekayaan budaya dan toleransi antarumat beragama.
Masyarakatnya hidup rukun dengan semboyan lokal “Torang Samua Basudara”, menegaskan nilai persaudaraan yang kuat di tengah keberagaman.
Kuliner khasnya, seperti tinutuan (bubur Manado) dan cakalang fufu, menambah daya tarik bagi wisatawan yang datang.
-
WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini