TRIBUN-MEDAN.com, BINJAI - Dalam upaya meningkatkan keamanan dan ketertiban, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Binjai menggelar razia mendadak.
Razia kali ini menyasar langsung kamar hunian para warga binaan pemasyarakatan.
Kegiatan penertiban tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas Binjai, Rudi Sembiring.
Rudi menegaskan, razia ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan Lapas Binjai yang benar-benar terbebas dari gawai (handphone), pungutan liar, hingga peredaran narkoba.
Selain itu, operasi senyap ini juga dilakukan sebagai langkah deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban pada Rabu (3/6/2026) malam.
"Razia dimulai pukul 21.30 WIB sampai dengan selesai," ujar Rudi memberikan keterangan pada Kamis (4/6/2026).
Rudi menambahkan, pelaksanaan razia ini sangat penting sebagai salah satu langkah preventif yang nyata di lapangan.
Hal tersebut dilakukan demi menciptakan lingkungan rutan yang jauh lebih aman, tertib, serta kondusif.
"Razia ini dilakukan untuk menekan angka pelanggaran dan memastikan bahwa, setiap wargabinaan mematuhi aturan yang telah ditetapkan," ucap Rudi.
Pihak manajemen Lapas berkomitmen penuh untuk memastikan bahwa seluruh warga binaan tanpa terkecuali menaati regulasi yang ada.
"Selain itu, razia ini juga bertujuan untuk menjaga kondusifitas Lapas Binjai," sambungnya menjelaskan urgensi kegiatan malam tersebut.
Selama proses razia berlangsung, petugas menyisir dan memeriksa setiap sudut kamar hunian para warga binaan secara teliti.
Petugas fokus mencari keberadaan benda-benda terlarang yang tidak diperbolehkan masuk ke dalam lingkungan blok hunian.
Beberapa barang yang menjadi target utama pemeriksaan antara lain senjata tajam, alat komunikasi ilegal, hingga bahan berbahaya lainnya.
Sementara itu, seluruh warga binaan yang berada di lokasi diminta untuk tetap tenang selama proses penggeledahan berjalan.
Mereka juga diinstruksikan untuk selalu mematuhi setiap arahan yang diberikan oleh para petugas pengamanan.
Razia berskala berkala ini diharapkan dapat terus menjadi instrumen efektif dalam menjaga stabilitas keamanan di dalam Lapas Binjai.
"Lapas Binjai mengajak semua pihak untuk berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman dan produktif bagi wargabinaan," tutup Rudi mengakhiri penjelasannya.
(cr23/tribun-medan.com)