Empat Ruangan Ponpes Nurul Iman Banjarbaru Hangus Terbakar, Para Santri Diungsikan ke Musala
Budi Arif Rahman Hakim June 04, 2026 11:52 PM

 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Kebakaran bangunan asrama santri Pondok Pesantren Nurul Iman Ma’had Ba’abud Banjarbaru Kalimantan Selatan membuat santri terpaksa diungsikan sementara karena kamar tempat tidur mereka hangus.

Ponpes yang terletak di Jalan RO Ulin, RT 04 RW 02 Kelurahan Loktabat Selatan, Kecamatan Banjarbaru Selatan ini sebelumnya terbakar pada Rabu (3/6/2026) sekitar pukul 20.04 Wita.

Pantauan BPost pada Kamis (4/6/2026) siang, para santri terlihat masih berada di musala yang menjadi tempat istirahat mereka sementara. Kegiatan belajar-mengajar di kelas juga ditiadakan sementara.

Sejumlah orangtua santri juga terlihat masih ada yang datang ke ponpes untuk memastikan kondisi anaknya di ponpes pascakebakaran.

Jajaran pejabat dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag) hingga BPBD Kota Banjarbaru juga melakukan peninjauan langsung ke bangunan asrama yang terbakar.

Sedikitnya ada empat ruangan asrama santri yang hangus terbakar beserta isinya. Termasuk kitab-kitab dan barang pribadi milik para santri ikut hangus. Meski demikian, sebagian besar kamar santri masih aman alias tidak terbakar.

Baca juga: Skor 3-0, Hasil Akhir Pertandingan Timnas U19 Indonesia vs Timor Leste dan Klasemen Terbaru Grup 

Baca juga: Update Sidang Pembunuhan dan Mutilasi di Loksado HSS, Majelis Hakim Tolak Nota Keberatan Terdakwa 

Salah seorang santri, Kholilurrahman, mengatakan, kamarnya yang berada di lantai dua turut terkena dampak kebakaran.

Akibatnya, barang-barang pribadi seperti pakaian hingga kitab atau buku pelajaran miliknya juga ikut hangus terbakar. “Kamar ulun kena, di lantai dua di ujung. Barang-barang ada baju dan kitab-kitab,” ujarnya.

Santri lain, Soleh, mengatakan, saat kejadian mereka sedang ada kegiatan di musala yang berjarak tidak jauh dari asrama.

Mereka juga tidak sempat naik ke lantai dua karena api dengan cepat membesar. “Besar banget apinya, tidak sempat naik, kami di musala,” sebutnya.

Salah seorang pengajar di Ponpes Nurul Iman, Ustadz Zidan, memastikan seluruh santri mereka yang berjumlah sekitar 78 orang selamat.

Saat kebakaran terjadi, seluruh santri disebut tidak berada di dalam kamar atau asrama, karena sedang ada kegiatan di musala ponpes.

Sementara, ungkap Ustadz Zidan, karena sebagian bangunan asrama mereka terbakar, para santri diungsikan ke musala ponpes untuk tidur atau beristirahat, termasui kegiatan belajar mengajar sementara di musala. (Banjarmasinpost.co.id/rizki fadillah)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.