Anggota DPR RI Fraksi PDIP Asal Gresik Nila Yani Ingatkan Wisata Domestik Saat Banjir Wisman
Dyan Rekohadi June 05, 2026 01:04 AM

 

SURYA.CO.ID, JAKARTA - Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Nila Yani Hardiyanti mengingatkan pemerintah agar memperkuat pasar domestik di tengah lonjakan kunjungan wisatawan mancanegara pada kuartal pertama 2026.

Langkah taktis itu dinilai krusial agar sektor pariwisata nasional memiliki fondasi ekonomi yang lebih kokoh dari hantaman ketidakpastian global.

Di tengah meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) pada kuartal pertama 2026, Anggota DPR RI asal Gresik, Nila Yani Hardiyanti, mengingatkan pentingnya penguatan pasar wisata domestik.

Ia menilai pertumbuhan sektor pariwisata akan lebih kokoh jika peningkatan wisman dibarengi pergerakan aktif wisatawan nusantara.

Baca juga: Anggota DPR RI Nila Yani Dorong Transformasi Ekonomi Kreatif dari Ekspor Produk ke Ekspor IP

Di tengah penguatan dolar Amerika Serikat, pelemahan nilai tukar berbagai mata uang dunia, serta meningkatnya ketidakpastian global, sektor pariwisata Indonesia justru menunjukkan daya tahan yang kuat.

Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara pada kuartal pertama 2026 tercatat meningkat, menandakan Indonesia masih menjadi salah satu destinasi yang diminati wisatawan dunia.

"Pada saat kondisi ekonomi global sedang tidak mudah dan nilai tukar rupiah menghadapi tekanan, pertumbuhan kunjungan wisatawan mancanegara menjadi sinyal positif bahwa daya tarik pariwisata Indonesia tetap kuat di mata dunia," ujar Nila, Kamis (4/6/2026).

Menurutnya, capaian itu menunjukkan bahwa berbagai upaya promosi dan pengembangan destinasi yang dilakukan pemerintah mulai memberikan hasil positif.

Kepercayaan wisatawan asing untuk berkunjung ke Indonesia tetap terjaga meskipun situasi global belum sepenuhnya stabil.

Baca juga: PDIP Surabaya Gelar Upacara Lahir Pancasila, Ini Makna Pentingnya

Strategi Efek Pengganda dan Keseimbangan Pasar Domestik

Nila menilai sektor pariwisata memiliki peran strategis karena mampu menghasilkan devisa, menciptakan lapangan kerja, serta menggerakkan berbagai sektor ekonomi lainnya.

Oleh karena itu, tren pertumbuhan wisman perlu terus dijaga melalui peningkatan kualitas destinasi, kemudahan aksesibilitas, serta penguatan daya saing pariwisata nasional.

"Pariwisata merupakan salah satu sektor yang terbukti memiliki efek pengganda yang besar bagi perekonomian. Karena itu, momentum pertumbuhan wisman ini harus terus dijaga dan diperkuat," katanya.

Meski demikian, Nila mengingatkan bahwa keberhasilan menarik wisatawan asing perlu dibarengi dengan penguatan pasar wisatawan nusantara.

Menurutnya, keseimbangan antara pasar internasional dan domestik akan menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan sektor pariwisata nasional.

"Ke depan, kita ingin melihat pariwisata Indonesia semakin kuat, baik di pasar global maupun domestik. Jika kunjungan wisatawan asing terus tumbuh dan wisatawan nusantara juga bergerak aktif, maka sektor ini akan menjadi salah satu mesin pertumbuhan ekonomi nasional yang semakin kokoh," imbuhnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.