TRIBUNJATIM.COM - Legenda Persebaya Surabaya, Muharom Rusdiana, menjagokan Brasil sebagai kandidat terkuat juara Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Menurutnya, skuad Selecao memiliki kualitas pemain yang mumpuni dan berisi banyak bintang yang bermain di kompetisi elite Eropa.
Selain materi pemain yang kuat, Muharom menilai kehadiran Carlo Ancelotti menjadi faktor penting yang membuat Brasil layak difavoritkan.
Pelatih asal Italia itu dianggap memiliki pengalaman dan kemampuan strategi yang dapat membawa Brasil kembali meraih gelar juara dunia.
Sebelumnya, Piala Dunia 2026 akan bergulir 11 Juni hingga 19 Juli mendatang di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Di mana, memang menjadi yang terbesar sepanjang sejarah turnamen.
Pertama kalinya mentas di tiga negara dengan melibatkan 48 peserta tim negara. Bertambah dari edisi sebelumnya yang hanya 32 tim.
Legenda Persebaya Surabaya, Muharom Rusdiana, menilai persaingan pada Piala Dunia 2026 akan berlangsung ketat.
Menurut Muharom, negara-negara dengan tradisi sepak bola kuat seperti Spanyol, Argentina, Prancis, Belanda, dan Brasil diperkirakan tidak akan menemui banyak kendala pada fase awal turnamen.
"Tapi saya jago Brasil," kata Muharom Rusdiana kepada TribunJatim.com, Kamis (4/6/2026).
Namun, dari sejumlah tim unggulan tersebut, Brasil dinilainya memiliki kelebihan tersendiri.
Brasil menjadi timnas tersukses dalam sejarah Piala Dunia dengan koleksi 5 gelar juara (1958, 1962, 1970, 1994, dan 2002).
Melampaui catatan Jerman dan Italia yang sama-sama mengoleksi 4 gelar juara.
Mereka juga memegang rekor sebagai satu-satunya negara yang tidak pernah absen, selalu lolos ke putaran final di setiap edisi turnamen sejak pertama kali digelar pada tahun 1930.
Selain gelar juara, Timnas Brasil juga menempati peringkat kedua atau runner-up sebanyak dua kali (1950 dan 1998).
Kemudian menempati peringkat ketiga sebanyak dua kali di Piala Dunia 1938 dan 1978.
Brasil juga pernah menempati peringkat empat pada edisi 1974 dan 2014.
Selain alasan prestasi mentereng masa lalu Brasil, Muharom Rusdiana memiliki alasan lain menjagokan Brasil sebagai favorit juara di Piala Dunia 2026.
"Brasil banyak materi pemain Serie A di liga Eropa," terang Muharom Rusdiana secara tegas.
Alasan lain karena melihat sosok pelatih Brasil di Piala Dunia 2026, yang dinakhodai Carlo Ancelotti.
"Pelatih Brasil, Coach Ancelotti ahli strategi. Pra-Piala Dunia lolos dengan sempurna," pungkasnya.
Babak kualifikasi fase grup Piala Dunia 2026. Timnas Brasil tergabung di Grup C bersama Maroko, Haiti, dan Skotlandia.
Tim nasional sepak bola Brasil atau yang dikenal dengan julukan Seleção kembali menjadi sorotan menjelang Piala Dunia FIFA 2026.
Status sebagai tim tersukses sepanjang sejarah membuat Brasil selalu datang dengan ekspektasi tinggi di setiap edisi turnamen.
Dalam hal Sepak Bola, Brasil merupakan kiblat sekaligus “pabrik” bakat sepak bola dunia yang melahirkan banyak pemain kelas dunia.
Pada edisi 2026 ini, Brasil kembali membawa ambisi besar untuk mengakhiri penantian panjang gelar juara dunia sejak terakhir kali berjaya pada 2002, sekaligus memutus kekeringan gelar selama lebih dari dua dekade.
Berikut profil lengkap Timnas Brasil, mulai dari sejarah, prestasi, hingga kekuatan terbaru yang akan tampil di panggung dunia.
Raja Piala Dunia dengan Rekor Tak Tertandingi
Timnas Brasil dikenal sebagai negara paling sukses dalam sejarah Piala Dunia FIFA.
Brasil telah mengoleksi lima gelar juara dunia, yakni pada tahun 1958, 1962, 1970, 1994, dan 2002.
Tak hanya itu, Brasil juga menjadi satu-satunya negara yang selalu tampil di setiap edisi Piala Dunia sejak pertama kali digelar pada 1930, tanpa penah absen.
Catatan ini menegaskan konsistensi luar biasa tim berjuluk Tim Samba tersebut sebagai Raja Sepak Bola.
Selain lima gelar juara, Brasil juga menunjukkan performa stabil di level tertinggi dengan catatan dua kali runner-up, dua kali peringkat ketiga, dan dua kali peringkat keempat.
Bahkan, Brasil mencatat lebih dari 70 kemenangan di Piala Dunia dengan selisih gol yang sangat positif, menjadikannya tim dengan performa keseluruhan terbaik dalam sejarah turnamen tersebut.
Selain kejayaan di level dunia, Brasil juga telah memenangkan sembilan gelar Copa America dan empat Piala Konfederasi FIFA.
Hal itu menjadi bukti kuat kejayaan dan pengaruh besar Brasil di kancah internasional.
Baca juga: Profil Timnas Portugal, Piala Dunia 2026 Jadi Kesempatan A Selecao Tutup Karier Indah Ronaldo
Sejarah Panjang dan Rivalitas Klasik
Sejak debut di Piala Dunia 1930, Brasil telah menjadi kekuatan utama sepak bola dunia.
Pada edisi perdana, mereka memang gagal melaju jauh, namun perjalanan panjang kemudian mengantarkan mereka menjadi raksasa global.
Rivalitas klasik pun tak terhindarkan, terutama dengan Timnas Argentina.
Kedua tim kerap bertemu di berbagai ajang besar dan menghadirkan pertandingan penuh gengsi.
Selain Argentina, Brasil juga memiliki sejarah persaingan dengan tim-tim kuat seperti Italia, Prancis, dan Belanda yang beberapa kali menjadi batu sandungan di Piala Dunia.
Baca juga: Profil Timnas Republik Ceko, Piala Dunia 2026 Jadi Awal Perjalanan Baru dan Lepas dari Nostalgia
Dominasi yang Mulai Memudar
Meski berstatus “raja dunia”, performa Brasil dalam dua dekade terakhir dinilai belum konsisten.
Terakhir kali mereka meraih gelar juara adalah pada 2002, saat Ronaldo Nazário membawa Brasil menaklukkan Jerman di final.
Sejak saat itu, prestasi Brasil cenderung menurun.
Dalam lima edisi terakhir, langkah mereka kerap terhenti di fase gugur, termasuk kekalahan di perempat final pada Piala Dunia 2022.
Dilansir dari Tribunnews.com, kondisi tersebut membuat banyak pihak menilai Brasil mulai kehilangan “magis”-nya sebagai tim paling ditakuti di dunia.
Baca juga: Profil Timnas Ghana di Piala Dunia 2026, Berharap Besar ke Mentor Cristiano Ronaldo
Menuju Piala Dunia 2026: Harapan Baru
Timnas Brasil kembali tampil di Piala Dunia 2026, yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Turnamen ini akan menjadi partisipasi ke-23 mereka sepanjang sejarah, sekaligus memperpanjang rekor sebagai satu-satunya tim yang selalu tampil di setiap edisi Piala Dunia.
Namun, perjalanan menuju putaran final tidak sepenuhnya berjalan mulus. Dilansir dari FIFA.com, Brasil harus berjuang keras di babak kualifikasi zona CONMEBOL menghadapi tim-tim kuat seperti Argentina dan Uruguay.
Dalam 18 pertandingan, Brasil mencatat delapan kemenangan, empat hasil imbang, dan enam kekalahan.
Dengan raihan 28 poin, Brasil finis di posisi kelima klasemen akhir.
Meski performanya sempat naik-turun sepanjang kualifikasi, hasil tersebut tetap cukup untuk mengamankan tiket otomatis ke putaran final sebagai salah satu dari enam wakil Amerika Selatan.
Kondisi ini menjadi catatan penting bagi Brasil untuk berbenah, sekaligus menumbuhkan harapan baru agar mampu tampil lebih konsisten saat bersaing di panggung dunia.
Baca juga: Profil Timnas Tunisia di Piala Dunia 2026, Dominan di Kualifikasi Siap Beri Kejutan
Era Baru di Bawah Carlo Ancelotti
Salah satu perubahan besar dalam tubuh Timnas Brasil adalah kehadiran pelatih asal Italia, Carlo Ancelotti.
Dilansir dari FIFA.com, Ancelotti menjadi pelatih asing pertama yang akan memimpin Brasil di Piala Dunia.
Meski ini menjadi pengalaman pertamanya sebagai pelatih kepala tim nasional, ia bukan sosok asing di panggung Piala Dunia.
Ancelotti pernah menjadi asisten Arrigo Sacchi saat Italia menjadi runner-up pada 1994, yang kala itu dikalahkan oleh Brasil.
Pengalamannya di level klub, termasuk di Real Madrid, diharapkan mampu membawa stabilitas dan strategi baru bagi tim.
Carlo Ancelotti dikenal memiliki pendekatan taktik fleksibel dan mampu memaksimalkan potensi pemain.
Hal tersebut merupakan sesuatu yang saat ini sangat dibutuhkan Tim Samba dalam upaya kembali ke jalur juara.
Baca juga: Profil Timnas Swedia, Bangkit dari Keterpurukan Meski Hancur Lebur di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Calon Pemain Bintang: Vinícius Junior
Di lini serang, sorotan utama tertuju pada Vinícius Júnior yang diproyeksikan menjadi motor serangan utama Timnas Brasil.
Vinícius yang juga merupakan Winger Real Madrid tersebut dikenal memiliki kecepatan tinggi, dribel tajam, serta kreativitas dalam membongkar pertahanan lawan.
Dengan absennya sejumlah pemain senior seperti Neymar, beban besar kini berada di pundaknya.
Seperti dilansir dari Tribunnews.com, Vinícius diharapkan mampu menularkan kesuksesannya di level klub ke tim nasional.
Apalagi, ia kembali dilatih oleh Carlo Ancelotti yang sebelumnya pernah menangani dirinya di Madrid.
Meski memiliki kualitas mumpuni, performa Vinícius bersama timnas masih belum sepenuhnya konsisten.
Hingga kini, ia baru mencatatkan delapan gol dari puluhan penampilan, sehingga Piala Dunia FIFA 2026 akan menjadi ajang pembuktian bagi dirinya.
Selain Vinícius, Brasil juga diperkuat deretan pemain berkualitas seperti Raphinha, Casemiro, dan Matheus Cunha yang menambah kedalaman skuad serta memperkuat peluang Tim Samba untuk kembali bersaing di level tertinggi.
Baca juga: Profil Timnas Haiti, Manggung di Piala Dunia 2026 usai Absen Selama 52 Tahun
Rekor Individu dan Fakta Menarik
Timnas Brasil tidak hanya dikenal lewat prestasi tim, tetapi juga melalui deretan rekor individu dan pemain legendaris yang menghiasi sejarah Piala Dunia FIFA.
Sejumlah rekor individu mengesankan yang dimiliki Brasil di antaranya:
Selain itu, Brasil juga menjadi salah satu negara yang mampu menjuarai Piala Dunia di luar konfederasinya dan menjadi sebuah pencapaian langka yang menegaskan kekuatan global mereka.
Sejalan dengan hal tersebut, Brasil dikenal sebagai “pabrik” pemain bintang yang menghiasi sepak bola dunia.
Nama Pelé menjadi ikon utama setelah membawa Brasil meraih tiga gelar Piala Dunia (1958, 1962, 1970) dan dianggap sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang masa.
Jejak legenda kemudian dilanjutkan oleh Ronaldo Nazário dan Cafu, hingga generasi modern seperti Neymar yang sukses mempersembahkan medali emas Olimpiade 2016 dan gelar Piala Konfederasi.
Baca juga: Profil Timnas Panama, Tangan Dingin Eks Barcelona Bawa Los Canaleros ke Panggung Piala Dunia 2026
Jadwal Timnas Brasil di Piala Dunia FIFA 2026
14 Juni 2026: Brasil vs. Moroko – Stadion New York/New Jersey
20 Juni 2026: Brasil vs. Haiti – Stadion Phialadelphia
25 Juni 2026: Skotlandia vs. Brasil – Stadion Miami
Baca juga: Profil Timnas Uzbekistan, Debutan Berbahaya di Piala Dunia 2026 yang Siap Beri Kejutan
Target Mengakhiri Penantian Gelar
Dengan kombinasi pemain muda dan pengalaman, Brasil tetap menjadi kandidat kuat juara di Piala Dunia FIFA 2026.
Namun, mereka harus memperbaiki konsistensi jika ingin kembali ke puncak kejayaan.
Piala Dunia 2026 menjadi momentum penting bagi Tim Samba untuk mengakhiri puasa gelar selama lebih dari dua dekade, sekaligus membuktikan bahwa mereka masih layak menyandang status raja sepak bola dunia.
Dari hasil undian, peluang Brasil untuk melaju ke fase gugur juga terbilang cukup terbuka.
Berada di Grup C, mereka akan menghadapi Maroko, Skotlandia, dan Haiti.
Maroko diprediksi menjadi lawan terberat, sementara dua tim lainnya berpotensi bisa dilewati dengan mulus.
Jika mampu tampil konsisten sejak fase grup, Brasil memiliki peluang besar untuk melangkah jauh sekaligus mewujudkan ambisi meraih gelar keenam di panggung dunia.