352 Jemaah Haji Kloter 4 Kabupaten Tegal Tiba dengan Selamat, Wabup Ahmad Kholid Sambut Langsung
TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Wakil Bupati Tegal Ahmad Kholid menyambut langsung kepulangan 352 jemaah haji Kloter 4 Kabupaten Tegal Embarkasi Solo di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Kamis (4/6/2026).
Seluruh jemaah tiba dalam kondisi sehat dan selamat setelah menunaikan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Tegal, saya mengucapkan selamat datang kepada jemaah haji Kloter 4 yang jumlahnya sebanyak 352 orang. Alhamdulillah seluruhnya tiba dengan selamat," ujar Ahmad Kholid, dalam rilis yang diterima Tribunjateng.com.
Ia mendoakan agar seluruh jemaah memperoleh predikat haji mabrur dan perjalanan pulang menuju Kabupaten Tegal berjalan lancar.
"Mudah-mudahan perjalanan dari Solo menuju Kabupaten Tegal berjalan lancar, tidak ada kendala apa pun, dan seluruh jemaah menjadi haji yang mabrur, sehat, serta membawa keberkahan bagi keluarga maupun lingkungan sekitarnya," ungkap Ahmad Kholid.
Kloter 4 sendiri terdiri dari 357 orang termasuk petugas pendamping.
Dari jumlah tersebut, dua jemaah masih berada di Arab Saudi karena kondisi kesehatan yang belum memungkinkan untuk dipulangkan bersama rombongan dan akan menyusul setelah mendapatkan penanganan medis.
"Memang ada dua jemaah yang masih tertinggal di Arab Saudi karena kondisi kesehatan, dan mudah-mudahan segera pulih serta dapat kembali ke tanah air dengan selamat," jelas Ahmad Kholid.
Ahmad Kholid juga mengapresiasi perbaikan penyelenggaraan ibadah haji dari tahun ke tahun dan berharap peningkatan terus dilakukan ke depan.
"Proses penyelenggaraan haji saat ini semakin baik. Setiap tahun selalu dilakukan evaluasi terhadap berbagai kekurangan yang ada. Mudah-mudahan meskipun sudah baik, ke depan tetap bisa ditingkatkan agar pelayanan kepada jemaah semakin optimal," harapnya.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Tegal Endro Nor Susilo menerangkan, kondisi kesehatan sebagian besar jemaah dipengaruhi cuaca ekstrem di Arab Saudi yang mencapai suhu hingga 45 derajat Celsius, menyebabkan banyak jemaah mengalami batuk dan flu ringan.
"Cuaca di Mekkah sangat panas sehingga banyak jemaah mengalami batuk dan flu ringan. Perubahan suhu antara Madinah yang relatif lebih sejuk dengan Mekkah yang sangat panas menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kondisi kesehatan jemaah," terangnya.
Ia menambahkan, Kloter 4 merupakan salah satu kloter terakhir jemaah Kabupaten Tegal yang kembali ke tanah air musim haji tahun ini.
Satu kloter terakhir dijadwalkan tiba pada malam hari dan Pemerintah Kabupaten Tegal akan terus melakukan pengawalan hingga seluruh jemaah kembali ke daerah masing-masing.
Endro juga menyoroti pentingnya penguatan koordinasi antar instansi sebagai salah satu evaluasi penyelenggaraan haji ke depan.
"Secara umum pelayanan sudah semakin baik. Namun evaluasi yang perlu diperhatikan adalah peningkatan koordinasi dan komunikasi antar pihak terkait, khususnya mengenai narahubung dan alur informasi di lapangan. Ini penting agar pelayanan kepada jamaah dapat berjalan lebih efektif dan terkoordinasi," tandas Endro. (dta)