Bek Persib Bandung Frans Putros Turun Saat Irak Imbangi Spanyol 1-1 dalam Persiapan Menuju Piala Dunia 2026
Aurora Nightingale June 05, 2026 12:36 PM

Bek Persib Bandung, Frans Putros, memperoleh pengalaman berharga jelang Piala Dunia 2026 setelah tampil membela Tim Nasional Irak dalam laga uji coba melawan Spanyol yang berakhir imbang.

Pertandingan tersebut berlangsung di Estadio Abanca-Riazor, La Coruna, Spanyol, pada Jumat (5/6/2026) dini hari waktu Indonesia Barat dan berakhir dengan skor 1-1.

Berhadapan dengan salah satu tim terbaik dunia yang saat ini menempati peringkat kedua FIFA, Irak mampu memperlihatkan permainan kompetitif dan disiplin.

Hasil imbang ini menjadi bekal penting bagi tim berjuluk Singa Mesopotamia menjelang tampil di putaran final Piala Dunia 2026.

Frans Putros Bermain Selama 30 Menit

Dalam laga tersebut, Frans Putros masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-62 menggantikan Hussein Ali.

Pemain berusia 32 tahun itu turut memperkuat lini pertahanan Irak dalam menghadapi serangan bertubi-tubi dari Spanyol di babak kedua.

Meski hanya bermain selama sekitar tiga puluh menit, Putros berperan penting dalam menjaga kedudukan tetap imbang hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.

Berdasarkan catatan FotMob, bek Persib Bandung tersebut memperoleh rating 6,2.

Selama berada di lapangan, ia mencatatkan 23 sentuhan bola dengan akurasi umpan mencapai 85 persen.

Bermain melawan deretan pemain top Eropa menjadi pengalaman berharga bagi Putros, terutama menjelang momen terbesar dalam karier internasionalnya bersama Irak di Piala Dunia 2026.

Irak Bertahan dari Tekanan Spanyol

Spanyol tampil dominan sejak menit awal dan membuka keunggulan pada menit ke-16 melalui gol Ferran Torres yang memanfaatkan umpan Dani Olmo.

Tidak butuh waktu lama bagi Irak untuk merespons. Pada menit ke-27, Merchas Doski mencetak gol penyama kedudukan lewat tendangan keras dari luar kotak penalti yang gagal diantisipasi kiper Joan Garcia.

Memasuki babak kedua, Spanyol terus menekan dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya, bahkan dua kali bola mengenai tiang gawang.

Kendati tertekan, pertahanan Irak tampil solid dan mampu mempertahankan skor 1-1 hingga pertandingan berakhir.

Modal Penting Menuju Piala Dunia 2026

Bagi Irak, hasil imbang ini menjadi tambahan motivasi dan kepercayaan diri menjelang tampil di ajang Piala Dunia 2026.

Skuad asuhan Graham Arnold tergabung di Grup I bersama Prancis, Senegal, dan Norwegia — grup yang dianggap sebagai salah satu grup paling berat di turnamen mendatang.

Keberhasilan menahan imbang Spanyol menjadi sinyal positif bahwa Irak siap bersaing dengan tim-tim papan atas dunia.

Dari peta kekuatan, Prancis masih dianggap unggulan utama berkat deretan pemain bintang seperti Kylian Mbappe dan N'Golo Kante.

Banyak pihak menjagokan Les Bleus untuk melangkah jauh di turnamen tersebut.

Salah satunya diungkapkan oleh bek Madura United, Novan Setya Sasongko, yang menilai kedalaman skuad Prancis membuat mereka pantas difavoritkan menjadi juara Piala Dunia 2026.

"Saya menjagokan Prancis karena materi pemainnya merata," ujar Novan seperti dikutip dari SURYAMALANG.

Bek senior Persib Bandung, Achmad Jufriyanto, juga memiliki pandangan serupa. "Saya dari dulu suka sama Prancis, kang," ujarnya saat dihubungi pada Minggu (31/5/2026).

Pemain yang akrab disapa Jupe itu bahkan sudah membayangkan skenario ideal untuk partai final Piala Dunia 2026. "Semoga ketemu Argentina lagi di final. Biar bisa balas dendam edisi sebelumnya," ujarnya.

Pernyataan tersebut merujuk pada laga final Piala Dunia 2022 yang disebut sebagai salah satu pertandingan terbaik dalam sejarah, ketika Prancis harus mengakui keunggulan Argentina melalui adu penalti setelah bermain imbang 3-3 selama 120 menit.

Menarik untuk ditunggu, apakah Timnas Irak mampu menciptakan kejutan di fase Grup I Piala Dunia 2026 nanti?

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.