Nenek di Kampar Jadi Korban Jambret Gelang Dirampas, Pelaku Tendang Motornya Sampai Jatuh
Sesri June 05, 2026 12:20 PM

 

TRIBUNPEKANBARU.COM, KAMPAR - Aksi kejahatan menimpa seorang perempuan lanjut usia di Kelurahan Air Tiris Kecamatan Kampar. 

Informasi penjambretan itu beredar di media sosial sejak Kamis (4/6/2026). Nenek itu disebutkan mengalami luka-luka setelah gelang yang dipakainya dirampas oleh pelaku.

Kepala Kepolisian Sektor Kampar, AKP. Asdisyah Mursyid mengatakan pihaknya sedang mendalami pelaku jambret tersebut.

Korban berinisial NB yang telah berusia 62 tahun tercatat sebagai warga Dusun III Kampung Tengah Desa Rumbio Kecamatan Kampar.

"Berdasarkan keterangan korban, kejadiannya pada Rabu tanggal 3 Juni 2026 sekitar pukul 11.51 WIB," katanya Kamis malam.

Menurut dia, korban mengendarai sepeda motor menuju Pasar Air Tiris. Saat melintas di depan warung Bakso Keraton, sebuah sepeda motor memepet nenek itu.

Keterangan saksi menyebutkan, pelaku dua orang pria yang menggunakan sepeda motor Yamaha NMax warna hitam.

Baca juga: Pulang dari Toko Emas, Ibu dan Anak di Pelalawan Jadi Sasaran Jambret, Pelaku Ditangkap Warga

Baca juga: Ini Rincian Daya Tampung SD dan SMP Negeri di Kampar, Tak Ada yang Lebih dari 36 Siswa

 

Pria tak dikenal itu memakai helem dengan mengenakan sweter hitam. 

"Pelaku yang dibonceng mendekati korban dan langsung menarik secara paksa gelang emas yang sedang dipakai di tangan kiri korban," ujarnya. 

Nenek itu sempat melawan dengan menahan tarikan pelaku pada gelangnya.

Pelaku kemudian menendang sepeda motor korban sampai terjatuh di badan jalan.

"Korban terjatuh dan terseret kurang lebih enam meter," katanya.

Saat bersamaan, pelaku berhasil merampas gelang korban dan langsung melarikan diri. 

Akibat tindak kejahatan itu, kepala korban mengalami luka. Korban kehilangan gelang emasnya.

"Gelang emas kurang lebih enam emas dengan nilai sekitar 30 juta," ungkapnya.

Pihak Polsek Kampar sudah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengumpulkan rekaman Closed Circuit Television (CCTV) dari sekitar lokasi.

Ia mengatakan, Unit Reserse Kriminal (Reskrim) sedang mendalami indentitas pelaku. Ia meminta doa agar pelaku.

"Mudah-mudahan terungkap," katanya.

(Tribunpekanbaru.com/Fernando Sihombing)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.