Sarwendah Terancam Diboikot Usai Sindir Sosok 'Cong' Saat Live, Pengacara Bantah Kliennya Nyindir Ruben Onsu
Widy Hastuti Chasanah June 05, 2026 12:34 PM

Grid.ID - Nama Sarwendah kini tengah ramai diperbincangkan publik. Hal itu karena ucapan mantan Ruben Onsu tersebut saat siaran langsung (Live) yang memicu pro kontra netizen.

Di mana dalam live streaming di akun media sosial miliknya, Sarwendah diketahui membahas soal uang Rp200 juta. Ia juga menyentil sosok 'Cong' dalam live tersebut. Di mana kata itu dikaitkan netizen dengan istilah 'Bencong'.

"Rp 200 juta itu berapa kali live sih, oh my god. Rp 200 juta apa sih, berapa sih Rp 200 juta," ujarnya dengan nada menyindir.

"Enggak lah mengharapkan laki-laki apalagi cong. Dahulu gue juga enggak bisa bedain antara laki-laki sama cong. Sekarang gue udah bisa bedain laki-laki sama cong," ucapnya dilansir dari akun Instagram @lambegosiip.

Tak disangka, ucapan Sarwendah itu langsung memicu tanggapan negatif dari netizen. Mereka menilai, ucapan Sarwendah kurang etis dan tidak mencerminkan figur publik yang bijak.

Selain itu, banyak netizen yang menduga bahwa ucapan pedas Sarwendah itu ditujukan untuk Ruben Onsu. Hal itu karena Sarwendah menyinggung soal nominal uang Rp200 juta yang kemudian dikaitkan dengan uang nafkah dari Ruben.

"Boikot yuk boikot semua produk yang dijual Sarwendah. Kok kurang etis sih ucapannya. Gak nyangka," tulis netizen.

Sarwendah terancam diboikot usai sindir sosok 'Cong' saat live, pengacara sang artis langsung buka suara. Melansir dari akun Instagram @lambegosiip, pengacara Sarwendah, Chris Sam Siwu menyebut bahwa kliennya tidak menyindir sosok Ruben Onsu.

Hal itu karena dalam video live itu, Sarwendah sama sekali tidak menyebut nama Ruben. Ia menilai Sarwendah tengah membahas soal pertemanan ataupun manajemen.

"Saya klarifikasi bahwa tidak pernah ada kata Ruben ya, jadi jangan sampai itu dipelintir lagi, karena saya pelajari juga dalam video itu tidak mengucapkan kata Ruben sama sekali. Mereka mungkin hanya pertemanan atau manajemen, mereka bercerita soal itu, menurut saya apa yang salah, tidak menerima uang dari laki-laki yang cong, emang apa yang salah," ucapnya.

Chris juga meminta agar netizen bisa melihat konteks video itu secara utuh, alih-alih hanya menyimpulkan dari potongan video.

"Kalau nggak salah klien saya itu menyampaikan bahwa 'tidak perlu uang laki-laki atau cong', itu kan artinya semua subjek ya artinya bisa laki-laki bisa cong, tidak ditujukan kepada mungkin netizen berpikir kepada RO (Ruben Onsu)," ungkap Chris, dikutip dari YouTube Intens Investigasi, Kamis (4/6/2026).

Chris mengaku tak tahu secara detail soal kondisi emosional kliennya. Hal itu karena Sarwendah selama ini tidak pernah buka suara soal permasalahan rumah tangganya.

"Saya enggak tahu bagaimana situasi emosional klien saya saat ini. Karena memang klien saya selama ini kan diam ya, tidak pernah bicara. Bahkan satu kata pun tidak pernah berbicara ya. Bahkan video yang sekarang lagi viral lagi pun itu sebenarnya juga baru satu kali ini dan tidak ditujukan kepada siapapun ya. Dia hanya bercerita di situ ya dan objeknya kalau enggak salah laki-laki atau cong ya. Artinya ya semua subjek ya," kata Chris.

Kendati begitu, ia yakin kliennya tidak menyindir Ruben Onsu. Hal itu karena dalam video itu, Sarwendah disebut tidak menyebut nama Ruben secara langsung meski menyinggung soal nominal uang Rp200 juta.

"Tapi kalaupun ada pihak-pihak yang merasa mungkin itu suatu tidak kesengajaan ya. Tetapi ya menurut saya video itu sama sekali tidak menyebutkan nama ya masih clear lah ya," ujarnya.

Sarwendah terancam diboikot hingga pengacara buka suara, netizen ramai berkomentar. Banyak netizen yang meminta Sarwendah untuk memberi klarifikasi.

"Bukan soal sebut nama, tapi dia menunjukkan kesombongannya dengan nilai angka 200jt itu," tulis akun @han**.

"Sarwenda klarifikasi lngsung donk kan dia yg ngomong," tambah akun @sel***.

"Dia sendiri ajah nyebut"duit 200jt,siapa lagi yg dia sindir," tambah akun @alh***.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.