TribunGayo.com, SPORT - Persaingan di Liga Voli Korea musim 2026/2027 dipastikan semakin panas.
Menjelang dimulainya kompetisi, salah satu rival Megawati Hangestri mulai menunjukkan sinyal ancaman serius.
Rival tersebut tampil impresif di ajang Volleyball Nations League (VNL) 2026.
Performa yang semakin tajam, khususnya dalam serangan, menjadi alarm bagi Megawati dan tim barunya di Liga Voli Korea.
Lantas, seberapa besar ancaman yang dibawa Victoria Danchak musim ini?
Victoria Danchak langsung menunjukkan kualitasnya pada laga debut di VNL 2026.
Meski gagal membawa Ukraina mengalahkan Amerika Serikat, opposite hitter yang musim lalu membela IBK Altos itu tetap tampil impresif dengan torehan 11 poin.
Ajang VNL 2026 memang menjadi panggung bagi sejumlah pemain yang sebelumnya berkarier di Liga Voli Korea.
Salah satunya adalah Danchak, yang kini memperkuat tim nasional Ukraina.
Nama Danchak sendiri cukup familiar bagi penggemar voli Indonesia karena pernah menjadi rival Megawati di V-League.
Kini, keduanya akan kembali bersaing pada musim 2026/2027 yang dijadwalkan mulai Oktober mendatang.
Danchak memperkuat IBK Altos sejak musim 2024/2025 dan menjadi salah satu andalan tim.
Pada musim 2025/2026, IBK Altos finis di posisi kelima klasemen dengan catatan 18 kemenangan dan 18 kekalahan dari 36 pertandingan, serta mengoleksi 57 poin.
Capaian tersebut bahkan lebih baik dibandingkan Red Sparks, yang mengalami penurunan performa setelah ditinggal Megawati.
Red Sparks harus puas berada di dasar klasemen dengan delapan kemenangan dan 28 kekalahan, serta hanya mengumpulkan 26 poin.
Sementara itu, Megawati Hangestri dipastikan kembali ke V-League dan bergabung dengan Hyundai Hillstate.
Pemain berjuluk Megatron itu akan menjadi tumpuan di lini serang bersama opposite asal Amerika Serikat, Jordan Wilson, serta didukung setter timnas Korea Selatan, Kim Da-in.
Bergabungnya Megawati ke Hyundai Hillstate menandai berakhirnya perjalanan suksesnya bersama Red Sparks.
Dalam dua musim terakhir, ia menjelma menjadi salah satu pemain asing Asia paling berpengaruh di kompetisi.
Di sisi lain, VNL 2026 menjadi momen bersejarah bagi Ukraina yang untuk pertama kalinya tampil di ajang bergengsi yang diselenggarakan FIVB.
Pada laga perdana pekan pertama di Quebec, Kanada, Ukraina harus mengakui keunggulan Amerika Serikat dengan skor 0-3 (16-25, 17-25, 23-25).
Meski kalah, Danchak tetap tampil menonjol dengan 11 poin, sejajar dengan outside hitter Oleksandria Milenko.
Performa tersebut menjadi sinyal kuat bahwa Victoria Danchak siap kembali bersaing di Liga Voli Korea.
Ia berpotensi menjadi ancaman serius sekaligus motivasi bagi Megawati Hangestri untuk tampil lebih tajam di musim 2026/2027. (*)
Baca juga: ‘Megawati Hangestri adalah Pemain Hebat’ Desus Kagum Atlet Korea Selatan, Begini Ceritanya
Baca juga: Tanpa Megawati Hangestri Timnas Voli Putri Optimis Lolos Semifinal AVC Nations Cup 2026
Baca juga: Tandem Megawati di Timnas, Shella Bernadeta Dipersunting Libero Andalan Indonesia