Wagub Soroti Rendahnya Temuan Kasus TBC di Lampung, Minta RAD TBC Segera Dituntaskan
Reny Fitriani June 05, 2026 02:19 PM

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung – Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, menegaskan bahwa percepatan penanggulangan Tuberkulosis (TBC) harus menjadi prioritas pemerintah daerah.

Baca Juga: Kasus TBC di Lampung 10 Besar Nasional, DPRD Minta Diskes Tingkatkan Sosialisasi

Salah satu langkah yang didorong adalah penyelesaian Rencana Aksi Daerah (RAD) TBC serta peningkatan upaya penemuan kasus secara aktif.

Hal itu disampaikan Jihan saat memimpin Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penanggulangan Tuberkulosis (TP2TB) bersama Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah secara daring dari Ruang Kerja Wakil Gubernur, Jumat (5/6/2026).

Dalam rapat tersebut, Jihan menyoroti masih rendahnya angka penemuan kasus TBC di Provinsi Lampung.

Sampai saat ini, jumlah kasus yang berhasil ditemukan baru sekitar 20 persen dari target estimasi tahun 2026 yang mencapai 30.345 kasus.

Menurutnya, masih ada persepsi yang keliru di sejumlah daerah yang menganggap minimnya laporan kasus sebagai indikator keberhasilan penanganan TBC.

"Jadi kita mengejar temuan. Jadi lebih banyak temuan maka akan lebih baik. Ini artinya kasus yang ada bisa segera ditangani," kata Jihan.

Ia menjelaskan, tingginya angka keberhasilan pengobatan atau success rate TBC saat ini tidak bisa langsung dijadikan ukuran keberhasilan jika jumlah kasus yang ditemukan masih rendah.

Karena itu, Pemerintah Provinsi Lampung tengah menyiapkan inovasi screening TBC mandiri berbasis digital yang terintegrasi dengan aplikasi WhatsApp. 

Program tersebut dirancang untuk menjangkau masyarakat di berbagai fasilitas pelayanan publik seperti bandara dan pelabuhan melalui mekanisme skrining massal.

Selain fokus pada deteksi kasus, Pemprov Lampung juga mengintegrasikan program penanganan TBC dengan bantuan perbaikan rumah bagi pasien melalui Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Dari total 367 usulan penerima bantuan di Lampung, Kabupaten Lampung Tengah tercatat memiliki 28 calon penerima yang memenuhi kriteria awal. 

Namun, baru lima pasien yang telah lolos verifikasi faktual.

Jihan meminta pemerintah daerah memaksimalkan kuota yang tersedia agar lebih banyak pasien TBC mendapatkan bantuan perbaikan rumah yang layak.

Pada kesempatan itu, ia juga mendorong Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah segera menyelesaikan penyusunan RAD TBC serta memperkuat peran kader kesehatan dan Desa Siaga TBC dalam upaya penemuan kasus.

Selain itu, Jihan meminta adanya dukungan anggaran yang memadai untuk tim penemuan kasus TBC agar kegiatan skrining aktif dapat berjalan optimal.

Tak hanya itu, ia juga meminta Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Tengah mengoordinasikan fasilitas kesehatan swasta dan praktik mandiri agar terintegrasi dalam pelaporan melalui Sistem Informasi Tuberkulosis (SITB).

Rapat koordinasi kemudian dilanjutkan dengan pemaparan perkembangan penanggulangan TBC oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Tengah serta diskusi lintas sektor guna mempercepat pencapaian target eliminasi TBC di Lampung. 

(Tribunlampung.co.id/Riyo Pratama) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.