Siap-siap Harga MinyaKita Segera Naik, Ini Alasan Pemerintah
Gryfid Talumedun June 05, 2026 02:22 PM

 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pemerintah resmi menyepakati kenaikan Harga Eceran Tertinggi (HET) MinyaKita setelah harga minyak sawit mentah (CPO) terus mengalami kenaikan. 

Meski besaran harga baru belum ditetapkan, masyarakat diminta bersiap karena penyesuaian harga minyak goreng rakyat tersebut diperkirakan akan diumumkan dalam satu hingga dua pekan ke depan setelah harga CPO dinilai stabil.

Melansir Kompas.com, Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso alias Busan menyebut, pemerintah telah memutuskan menaikkan Harga Eceran Tertinggi (HET) MinyaKita.

Baca juga: Peringatan Dini BMKG, Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang Landa Sulut hingga Pukul 16.00 WITA

Informasi itu Busan sampaikan setelah menggelar rapat koordinasi dengan Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Badan Pangan Nasional (Bapanas), dan Kementerian Pertanian.

“Jadi hari ini kita menyepakati akan menaikkan Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk MinyaKita,” kata Busan di Kantor Kementerian Perdagangan (Kemendag), Jakarta, Kamis (4/6/2026).

Meski demikian, pemerintah belum menetapkan HET baru MinyaKita.

Oleh karena itu, sampai saat ini HET MinyaKita yang masih berlaku Rp 15.700 per liter.

Busan mengatakan, keputusan menaikkan HET MinyaKita diambil setelah pemerintah mempertimbangkan kenaikan harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO).

Berdasarkan pantauan pemerintah, rata-rata harga CPO sudah tembus Rp 15/445 per kilogram.

“Memang harga CPO naik ya, harga CPO naik kemarin rata-rata Rp15.445 per kilogram ya,” ujar Busan.

Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu menyebut, pemerintah belum menetapkan HET MinyaKita karena sampai saat ini harga CPO dan Tandan Buah Segar (TBS) sawit masih fluktuatif.

Rata-rata harga CPO sempat turun ke Rp 14.000 per kilogram namun saat ini sudah kembali naik.

Harga Tandan Buah Segar (TBS) juga sempat anjlok dalam beberapa hari terakhir namun saat ini kembali merangkak naik.

“Jadi kita akan melihat harganya stabil ya, setelah itu baru ditetapkan berapa angka untuk kenaikan harga eceran tertinggi untuk MinyaKita,” tutur Busan.

Menurutnya, kemungkinan HET akan ditetapkan sekitar satu hingga dua minggu ke depan setelah harga CPO mulai stabil.

“Segera kita lakukan penyesuaian apabila harga relatif normal ya, harga CPO,” ucap Busan.

Adapun MinyaKita merupakan merek dagang pemerintah untuk menghadirkan harga minyak goreng yang terjangkau.

MinyaKita berasal dari kewajiban eksportir minyak sawit memenuhi domestic market obligation (DMO).

-

WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.