Diduga Pelajari Ilmu Hitam, Suami Tegas Bunuh Istri, Anak Terluka Parah
Agus Tri Harsanto June 05, 2026 03:07 PM

Seorang suami tega menebas istri hingga meninggal dunia. Anak korban juga mengalami luka serius.

Usai melakukan aksinya, sang suami kabur. 

Tragedi ini terjadi di Dusun Manurung, Desa Tobadak, Kecamatan Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat.

Tim Polres Mamuju Tengah gencar melakukan pencarian terhadap pelaku. 

"Motifnya belum bisa kami sampaikan karena pelaku masih dalam pengejaran, jangan ada asumsi," tegas Kapolres Mamuju Tengah, AKBP Hengky Kristanto Abadi melalui Kasi Humas Polres Mamuju Tengah, Ipda Edward Hamsah, saat ditemui di Mapolres, Jalan Tammauni Pue Ballung, Desa Tobadak, Kecamatan Tobadak, Kamis (4/6/2026).

Muncul spekulasi pelaku tega melakukan itu karena mengalami gangguan jiwa akibat mempelajari ilmu hitam.

Namun spekulasi ini belum bisa dipastikan kebenarannya.

"Motifnya belum bisa kami simpulkan dan sampaikan karena pelaku belum tertangkap," ungkap Edward.

Menurut Edward, hingga saat ini pelaku masih dalam proses pengejaran. 

Terjunkan Anjing Pelacak

Polres Mamuju Tengah mendapat bantuan anjing pelacak dari Polda Sulawesi barat, untuk memburu terhadap suami yang membunuh istrinya di Dusun Manurung, Desa Tobadak, Kecamatan Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah.

Kejadian ini terjadi pada Rabu (3/6/2026).

Selain anjing pelacak, personel khusus dari Polda Sulbar juga dikerahkan membantu pencarian.

"Hari ini, kami mendapat back up dari Polda," ungkap Kasi Humas Polres Mamuju Tengah, Ipda Edward Hamsah, Kamis (4/6/2026).

Penggunaan anjing pelacak dinilai penting mengingat medan pencarian yang cukup luas dan pelaku diduga melarikan diri ke kawasan sekitar.

"Untuk jumlahnya nanti kami informasikan selanjutnya," singkat Edward.

Dengan tambahan personel dan anjing pelacak tersebut, tim gabungan diharapkan mampu memperluas jangkauan pencarian dan menyisir lokasi-lokasi yang sulit dijangkau.

Seorang istri ditemukan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP) dengan luka tebasan, sementara anak pasangan tersebut mengalami luka tebasan serius dan kini tengah menjalani perawatan intensif di rumah sakit Kabupaten Polewali Mandar.

Dibawa ke Majene

Jenazah korban telah dibawa ke Kabupaten Majene untuk dikebumikan.

Hingga saat ini, rumah pelaku dan korban masih terus dilakukan pemantauan ketat oleh kepolisian. 

Beberapa personel ditugaskan melakukan penjagaan di Tempat Kejadian Perkara (TKP), sementara lainnya fokus melakukan pencarian.

Polisi juga membantah beredarnya asumsi di masyarakat yang menyebutkan motif pelaku karena gangguan jiwa akibat mempelajari ilmu hitam. 

"Motifnya belum bisa kami sampaikan karena pelaku masih dalam pengejaran, jangan ada asumsi," tegas Kasi Humas Polres Mamuju Tengah, Ipda Edward Hamsah.

Dengan dikerahkannya bantuan personel dan anjing pelacak dari Polda Sulbar, polisi optimistis pelaku segera ditangkap. 

Masyarakat diminta untuk segera melapor apabila melihat atau mengetahui keberadaan pelaku, mengingat saat ini pelaku masih dalam proses pengejaran.

Polisi berkomitmen untuk mengungkap kasus ini secara tuntas dan membawa pelaku ke jalur hukum.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.