Samuel Yansen Pongi Tutup Paskah Nasional V dengan Salurkan Bantuan untuk 13 Gereja
Lisna Ali June 05, 2026 03:09 PM

TRIBUNPALU.COM - Rangkaian kegiatan Paskah Nasional V resmi berakhir, Jumat (5/6/2026).

Sebagai penutup, Panitia Paskah Nasional V resmi dibubarkan dan menyepakati penyaluran saldo kepanitiaan kepada 13 gereja melalui delapan aras gereja nasional.

Ketua Koordinator Paskah Nasional V, Samuel Yansen Pongi, mengatakan keputusan tersebut merupakan bentuk transparansi dan pertanggungjawaban panitia setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai dilaksanakan.

Dalam rapat pembubaran panitia, disepakati bahwa saldo kepanitiaan akan disalurkan kepada 13 gereja penerima manfaat dengan nominal masing-masing sebesar Rp15.500.000. 

Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung pelayanan gereja dan berbagai kegiatan kerohanian di tengah masyarakat.

Baca juga: Pekerja di Banggai Terdampak Pemangkasan Kuota Produksi Bijih Nikel

Baca juga: Gol Tunggal Uci M Rifky ke Gawang Perslotim, Bawa Celebest FC Kokoh di Puncak Klasemen Grup K Liga 4

Samuel menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya Paskah Nasional V yang berjalan dengan aman, lancar, dan mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Menurutnya, keberhasilan kegiatan tersebut merupakan hasil kerja sama dan kolaborasi seluruh pihak yang terlibat.

“Kami menyampaikan terima kasih yang mendalam kepada seluruh panitia yang telah bekerja dengan penuh dedikasi. Terima kasih juga kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, Pemerintah Kabupaten Sigi, TNI-Polri, para donatur, serta seluruh masyarakat yang telah mendukung dan menyukseskan momen bersejarah ini,” ujarnya.

Ia menambahkan, semangat kebersamaan yang terbangun selama pelaksanaan Paskah Nasional V menjadi modal penting dalam memperkuat persaudaraan dan pelayanan umat di Sulawesi Tengah.

Menurut Samuel, bantuan yang disalurkan bukan sekadar bentuk pertanggungjawaban keuangan panitia, tetapi juga wujud komitmen untuk memastikan manfaat kegiatan dapat dirasakan lebih luas oleh gereja dan jemaat.

“Kiranya bantuan yang disalurkan menjadi berkat bagi pelayanan pekerjaan Tuhan di setiap gereja penerima. Sampai jumpa dalam pelayanan berikutnya, Tuhan Yesus memberkati kita semua,” katanya.

Pembubaran panitia menandai berakhirnya seluruh rangkaian Paskah Nasional V yang telah menjadi salah satu kegiatan keagamaan terbesar di Sulawesi Tengah. Meski kepanitiaan telah berakhir.

Semangat pelayanan, persaudaraan, dan kebersamaan yang terbangun selama kegiatan diharapkan terus hidup dan memberi dampak positif bagi masyarakat serta kehidupan bergereja di masa mendatang. (*)

Update informasi TribunPalu lainnya di Instagram

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.