Laporan Wartawan TribunBengkulu.com, M Rizki Wahyudi
TRIBUNBENGKULU.COM, LEBONG – Seorang petugas keamanan PT Mega Power Mandiri (MPM) bernama Dopi Febrienzi (33), warga Desa Suka Sari, Kecamatan Lebong Selatan ditemukan meninggal dunia, pada Jumat (5/6/2026) pagi.
Pria ini ditemukan terbujur kaku di aliran sungai dekat area kerja perusahaan di wilayah Turan Lalang, Kecamatan Lebong Selatan.
Korban ditemukan dalam kondisi tersangkut di pintu air yang berfungsi sebagai penyaring sampah pada aliran sungai di sekitar lokasi pembangkit listrik tenaga air milik perusahaan tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, korban diduga terjatuh ke sungai saat menjalankan tugas jaga malam di area perusahaan.
Setelah terjatuh, korban diduga terbawa arus hingga akhirnya ditemukan pada pagi hari oleh warga dan pekerja yang berada di sekitar lokasi.
Penemuan jasad korban langsung dilaporkan kepada pihak berwenang.
Petugas kemudian melakukan evakuasi dan membawa jenazah ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lebong untuk penanganan medis serta pemeriksaan awal.
Baca juga: Heboh Teror Pocong Bersenjata Tajam di Rejang Lebong, Polisi: Waspadai Penyebaran Hoaks
Namun, pihak keluarga menyatakan menolak dilakukan autopsi dan menerima kejadian tersebut sebagai musibah.
Setelah proses administrasi dan pemeriksaan selesai, jenazah korban dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan.
PT Mega Power Mandiri diketahui merupakan perusahaan swasta yang bergerak di bidang pembangkit listrik tenaga air dan beroperasi di wilayah Kecamatan Lebong Selatan.
Kasi Humas Polres Lebong, Iptu Hadi Sutrisno, melalui Kasubsi PIDM Humas Polres Lebong, Aipda Syaiful Anwar, membenarkan adanya peristiwa tersebut.
Menurutnya, berdasarkan informasi awal yang diterima kepolisian, korban diduga terjatuh ke aliran sungai pada malam hari saat bertugas.
"Korban diduga terjatuh ke sungai pada malam hari. Kemudian jasadnya ditemukan pada pagi hari di lokasi pintu air,"jelas Syaiful saat dikonfirmasi wartawan TribunBengkulu.com.
Meski demikian, kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan kronologi kejadian secara lengkap. Termasuk mengetahui penyebab pasti korban terjatuh hingga meninggal dunia.
"Hingga saat ini proses penyelidikan masih dilakukan untuk mengumpulkan keterangan dan memastikan rangkaian peristiwa yang terjadi,"pungkasnya.