Tim nasional Turki secara resmi mengumumkan 26 pemain yang akan berlaga di Piala Dunia 2026.
Kehadiran sejumlah bintang muda yang tengah bersinar di liga-liga top Eropa membuat publik semakin optimistis terhadap skuad berjuluk Ay-Yildizlilar tersebut, Jumat (5/6/2026).
Menurut laporan BolaSport.com, daftar resmi pemain diumumkan melalui akun resmi federasi pada Selasa (2/6/2026).
Pelatih Vincenzo Montella menggabungkan pemain senior berpengalaman dengan deretan talenta muda yang disebut-sebut sebagai generasi emas sepak bola Turki.
Kembalinya Turki ke ajang Piala Dunia menjadi momen bersejarah, karena mereka akhirnya mengakhiri penantian selama 24 tahun setelah terakhir kali tampil di edisi 2002.
Kekuatan utama Turki di Piala Dunia 2026 diperkirakan berada pada sektor tengah dan lini serang.
Tiga nama yang menjadi sorotan utama adalah Arda Guler, Kenan Yildiz, dan Hakan Calhanoglu.
Arda Guler, yang kini memperkuat Real Madrid, dinilai sebagai salah satu aset paling berharga yang dimiliki sepak bola Turki saat ini.
Kenan Yildiz juga menunjukkan perkembangan signifikan bersama Juventus, menjadikannya salah satu pemain muda paling potensial di benua Eropa.
Sementara itu, Hakan Calhanoglu akan menjadi sosok pemimpin dan tumpuan pengalaman bagi rekan-rekannya di tim nasional.
Gelandang Inter Milan itu diharapkan mampu mengatur tempo permainan sekaligus menjadi mentor bagi generasi penerus.
Selain ketiga nama tersebut, Turki juga diperkuat oleh pemain yang telah terbiasa berlaga di level tertinggi Eropa seperti Ferdi Kadioglu, Orkun Kokcu, Merih Demiral, dan Kerem Akturkoglu.
Perjalanan Turki menuju Piala Dunia 2026 tidaklah mudah.
Mereka tergabung di Grup E Kualifikasi Zona Eropa bersama Spanyol, Bulgaria, dan Georgia.
Turki hanya mampu finis di posisi kedua klasemen dan harus berjuang melalui babak play-off.
Pada semifinal play-off, Turki menyingkirkan Rumania dengan skor 1-0.
Di laga final play-off menghadapi Kosovo, mereka kembali menang tipis 1-0 dan memastikan tiket menuju putaran final Piala Dunia 2026.
Kemenangan tersebut disambut dengan euforia besar oleh masyarakat Turki yang telah menunggu lebih dari dua dekade untuk menyaksikan tim nasional mereka kembali berlaga di ajang sepak bola terbesar dunia.
Kebangkitan Turki tidak lepas dari tangan dingin pelatih Vincenzo Montella.
Pelatih asal Italia itu resmi menukangi tim nasional Turki sejak September 2023.
Pengalamannya melatih klub-klub besar seperti AC Milan, Fiorentina, dan Sevilla diyakini menjadi faktor penting dalam membentuk karakter tim.
Di bawah arahannya, Turki berhasil membangun gaya bermain yang lebih agresif dan ofensif.
Meskipun sempat menelan kekalahan telak dari Spanyol di babak kualifikasi, Turki mampu memperbaiki sektor pertahanan menjelang babak play-off.
Perubahan tersebut terlihat jelas dari dua kemenangan beruntun tanpa kebobolan atas Rumania dan Kosovo.
Pada putaran final Piala Dunia 2026, Turki akan bersaing di Grup D bersama Amerika Serikat, Paraguay, dan Australia.
Grup ini dianggap cukup seimbang karena seluruh peserta memiliki peluang yang relatif sama untuk melaju ke babak gugur.
Turki akan memulai perjalanan mereka dengan menghadapi Australia pada 13 Juni 2026 di Vancouver.
Setelah itu, mereka akan melawan Paraguay pada 19 Juni, dan menutup fase grup dengan laga melawan tuan rumah Amerika Serikat pada 25 Juni 2026.
Dengan kombinasi pemain muda penuh bakat dan pemain berpengalaman di setiap lini, Turki berharap mampu mengulangi pencapaian gemilang di Piala Dunia 2002 ketika finis di posisi ketiga.
Setelah menunggu selama 24 tahun, publik Turki kini kembali menaruh harapan besar kepada generasi emas yang dipimpin Arda Guler dan rekan-rekan untuk menulis sejarah baru di Piala Dunia 2026.
Kiper
Bek
Gelandang
Penyerang