Bukan Hanya Cristiano Ronaldo, Ini Alasan Eks Barito Putera Yakin Portugal Bisa Juara Piala Dunia 2026
Aurora Nightingale June 05, 2026 05:06 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID - Cristiano Ronaldo bersama tim nasional Portugal diyakini mampu membawa pulang trofi Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Meksiko, Kanada, dan Amerika Serikat.

Turnamen ini juga disebut akan menjadi penutup manis bagi sang kapten sekaligus legenda sepak bola Portugal, Cristiano Ronaldo, karena kemungkinan besar menjadi penampilan terakhirnya di ajang Piala Dunia.

Keyakinan tersebut disampaikan oleh penggemar berat Portugal dan mantan pemain Barito Putera, Indra Kurniawan.

Mantan penyerang Laskar Antasari di era Galatama itu menjelaskan bahwa skuad Selecao saat ini bukan hanya tim yang kuat, tetapi juga memiliki keseimbangan yang nyaris sempurna di setiap lini.

"Kalau kita bicara komposisi, Portugal 2026 ini hampir tanpa celah,” ujar Indra, penggemar sejati Selecao, pada Jumat (5 Juni 2026).

Ia menekankan bahwa di lini belakang, Portugal memiliki bek modern yang tidak hanya tangguh dalam duel, tetapi juga tenang dan nyaman dalam menguasai bola.

"Transisi dari bertahan ke menyerang mereka rapi dan tidak panik. Ini penting, karena di Piala Dunia, satu kesalahan kecil bisa langsung berakibat fatal," lanjutnya.

Pada sektor tengah, menurut Indra, Portugal memiliki jantung permainan yang solid. Kombinasi antara gelandang pekerja keras dan kreator membuat tim ini fleksibel. Ada nama-nama seperti Bruno Fernandes, Bernardo Silva, dan Joao Neves yang menjadi motor permainan.

"Mereka bisa menyerang dan bertahan dengan baik, bisa bermain sabar, tapi juga bisa cepat dan langsung. Itulah yang membuat Portugal berbahaya, mereka tidak kaku secara taktik," ujar pengusaha muda asal Banua itu.

Di lini depan, Portugal juga sangat mematikan. Ada banyak pilihan penyerang murni seperti Cristiano Ronaldo dan Goncalo Ramos, pemain sayap cepat seperti Rafael Leao, hingga pemain serba bisa yang dapat mengisi berbagai posisi.

"Ronaldo mungkin sudah tidak mengandalkan fisik seperti dulu, tapi dia masih memiliki pengalaman, mental juara, dan insting mencetak gol yang luar biasa," tambah Indra.

Ronaldo sendiri, idola Indra, kini berusia 41 tahun dengan 226 caps internasional dan 143 gol—dua rekor luar biasa bagi pemain pria. Kapten Portugal itu telah menulis ulang banyak catatan sejarah sepak bola dunia.

Apapun hasilnya nanti, apakah trofi akan pulang ke Lisbon atau tidak, Ronaldo tetap akan meninggalkan jejak yang sulit ditandingi setiap kali melangkah ke lapangan di Amerika Utara nanti.

Menurut laporan Sports Mole, ada sejumlah rekor yang berpotensi dipecahkan oleh Cristiano Ronaldo di Piala Dunia 2026.

Saat Ronaldo tampil dalam laga pembuka fase grup Portugal melawan Republik Demokratik Kongo, ia akan mencatat sejarah bersama rival abadinya, Lionel Messi, sebagai dua pemain pertama dalam sejarah sepak bola pria yang tampil di enam edisi Piala Dunia.

Saat ini, Ronaldo menyamai rekor lima kali tampil yang juga dipegang oleh Lothar Matthaus, Rafael Marquez, Antonio Carbajal, Lionel Messi, dan Andres Guardado.

Messi, yang juga akan berpartisipasi dalam Piala Dunia keenam bersama Argentina, menjadi satu-satunya pemain lain yang mampu menandingi capaian tersebut.

Namun, perjalanan keduanya tetap berbeda. Ronaldo pertama kali tampil di Piala Dunia 2006 di Jerman saat berusia 21 tahun, penuh semangat dan tekad untuk membuktikan dirinya di panggung dunia.

Dua dekade kemudian, di usia 41 tahun, ia kembali ke ajang yang sama untuk keenam kalinya—lebih berpengalaman, mungkin lebih lambat, tetapi semangatnya tak berkurang sedikit pun.

Bagi pemain yang sepanjang kariernya selalu memburu rekor, tampil di enam Piala Dunia bukan sekadar catatan tambahan, tetapi sebuah pernyataan sejarah yang hanya bisa dibuat oleh Ronaldo dan Messi.

Salah satu rekor paling istimewa yang bisa diperpanjang Ronaldo adalah menjadi satu-satunya pemain yang berhasil mencetak gol di lima Piala Dunia berturut-turut—di Jerman 2006, Afrika Selatan 2010, Brasil 2014, Rusia 2018, dan Qatar 2022.

Messi, meski sejajar dalam jumlah penampilan, gagal mencetak gol di edisi 2010, sehingga tidak bisa menyamai rekor spesifik tersebut.

Satu gol saja di Amerika Utara—baik melawan Republik Demokratik Kongo, Uzbekistan, atau Kolombia di fase grup, atau bahkan di babak gugur—akan memperpanjang rekor menakjubkan Ronaldo menjadi enam turnamen beruntun.

Dengan catatan 143 gol internasional dan 25 gol dari 30 laga di bawah asuhan Roberto Martinez, Ronaldo hanya perlu menjaga performanya agar tidak menurun drastis untuk memperpanjang catatan tersebut.

Rekor Penampilan Terbanyak di Piala Dunia

Lionel Messi saat ini memegang rekor penampilan terbanyak di Piala Dunia dengan 26 kali bermain dalam lima turnamen. Ronaldo memiliki 22 penampilan dari lima edisi. Jika Portugal melangkah jauh hingga final, Ronaldo bisa melampaui Messi dan mencatat hingga 30 penampilan—terbanyak dalam sejarah turnamen.

Hal itu memang tidak mudah, tetapi dengan kualitas skuad Portugal dan semangat juang Ronaldo yang masih membara di usia 41 tahun, peluang itu tetap terbuka.

Pemain Tertua di Final Piala Dunia

Dino Zoff dari Italia masih memegang rekor sebagai pemain tertua yang tampil di final Piala Dunia, yakni saat berusia 40 tahun dan 133 hari pada edisi 1982 di Spanyol. Namun, jika Portugal mencapai final di Stadion MetLife pada 19 Juli 2026, Ronaldo akan berusia 41 tahun dan 164 hari—memecahkan rekor tersebut dengan selisih lebih dari satu tahun.

Untuk mencapai hal itu, Portugal harus melangkah tanpa kekalahan hingga delapan pertandingan, termasuk fase gugur. Namun dengan kedalaman skuad mereka, hal itu bukan sesuatu yang mustahil.

Pencetak Gol Tertua di Final Piala Dunia

Rekor pencetak gol tertua di final Piala Dunia saat ini dipegang oleh Nils Liedholm dari Swedia, yang mencetak gol ke gawang Brasil di final 1958 pada usia 35 tahun dan 264 hari. Jika Portugal mencapai final dan Ronaldo mencetak gol, ia akan memecahkan rekor tersebut di usia 41 tahun dan 164 hari—hampir enam tahun lebih tua dari Liedholm.

Pemain Tertua yang Menang Piala Dunia

Rekor pemain tertua yang memenangkan Piala Dunia dipegang oleh Dino Zoff, yang mengangkat trofi pada usia 40 tahun dan 133 hari pada tahun 1982. Jika Portugal berhasil menjuarai Piala Dunia 2026 di New Jersey, Ronaldo akan melampaui Zoff dengan usia lebih dari setahun lebih tua.

Portugal sejauh ini belum pernah menjuarai Piala Dunia. Pencapaian terbaik mereka adalah posisi ketiga pada 1966 bersama Eusebio dan semifinal pada 2006 saat Ronaldo muda mulai bersinar. Namun, dengan skuad bertalenta dan format baru Piala Dunia yang diperluas menjadi 48 tim, peluang Portugal untuk melangkah lebih jauh tetap terbuka lebar.

“Jelas ya,” kata Ronaldo saat ditanya apakah 2026 akan menjadi Piala Dunia terakhirnya. “Saya akan berusia 41 tahun, dan saya pikir itu saat yang tepat.” Jika benar demikian, Ronaldo bertekad menutup kariernya di Piala Dunia dengan catatan yang akan selalu diingat dalam sejarah sepak bola dunia.

(Banjarmasinpost.co.id)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.