MALAYSIA – Zaheeri, seorang remaja keturunan Aceh yang tengah menempuh pendidikan di Sekolah Tinggi Islam As Sofa Rembau, Negeri Sembilan, Malaysia, menjagokan Tim Nasional Brasil sebagai calon juara Piala Dunia FIFA 2026.
Zaheeri menilai bahwa Brasil memiliki seluruh elemen penting untuk kembali meraih gelar juara dunia.
Ia menyebut mulai dari tradisi sepak bola yang kuat, kualitas individu para pemain, kedalaman skuad, hingga keberadaan pelatih berpengalaman menjadi faktor utama yang membuat Brasil unggul dibandingkan tim lain.
“Saya sangat yakin Brasil akan menjadi juara Piala Dunia 2026. Mereka punya pemain hebat, filosofi permainan yang menarik, dan pelatih yang sudah berpengalaman di level tertinggi sepak bola dunia,” ujarnya.
Bagi Zaheeri, salah satu hal yang paling memikat dari permainan Timnas Brasil adalah identitasnya yang dikenal dengan istilah Jogo Bonito atau “permainan yang indah”.
Filosofi ini telah menjadi ciri khas Brasil selama puluhan tahun, menonjolkan kreativitas, kebebasan berekspresi, serta kemampuan teknik individu yang tinggi dari para pemainnya.
Jogo Bonito dipopulerkan oleh legenda sepak bola Brasil, Pelé, dan hingga kini masih menjadi simbol dari sepak bola Negeri Samba.
Filosofi tersebut menempatkan sepak bola bukan hanya sebagai ajang kompetisi untuk menang, tetapi juga sebagai bentuk seni yang memberikan hiburan kepada para penonton.
Zaheeri menjelaskan ada beberapa aspek utama yang membuat Jogo Bonito begitu istimewa.
Pertama, keterampilan individu pemain yang mengandalkan kelincahan, kemampuan menggiring bola, serta berbagai teknik untuk melewati lawan.
Kedua, kreativitas dan insting dalam membangun serangan melalui pola permainan yang cair dan dinamis.
Ketiga, semangat kegembiraan yang membuat sepak bola dimainkan dengan penuh ekspresi dan keindahan.
“Brasil selalu menghadirkan pemain dengan kemampuan teknik luar biasa. Mereka bermain dengan kreativitas tinggi dan selalu menghibur penonton. Itu alasan saya sangat menyukai sepak bola Brasil,” ucapnya.
Selain dikenal dengan gaya menyerang yang atraktif, Zaheeri juga menilai bahwa Brasil kini memiliki lini pertahanan yang sangat tangguh.
Menurutnya, kehadiran pemain berpengalaman seperti Marquinhos dan Gabriel Magalhães mampu memberikan keseimbangan yang kuat bagi tim.
Ia menambahkan, kombinasi antara pertahanan yang solid dan lini depan yang kreatif menjadikan Brasil sebagai salah satu tim paling komplet di dunia saat ini.
Salah satu faktor lain yang menambah keyakinan Zaheeri adalah kehadiran Carlo Ancelotti sebagai pelatih kepala Timnas Brasil.
Pelatih asal Italia itu dikenal sebagai salah satu pelatih tersukses dalam sejarah sepak bola modern.
Sepanjang kariernya, Ancelotti telah mencatatkan berbagai prestasi bergengsi, termasuk menjadi satu-satunya pelatih yang mampu menjuarai Liga Champions UEFA sebanyak lima kali.
Ia juga berhasil memenangkan gelar liga di lima kompetisi elite Eropa: Italia, Inggris, Prancis, Jerman, dan Spanyol.
“Ancelotti punya pengalaman luar biasa. Ia tahu bagaimana membangun tim juara dan mengelola pemain bintang. Kehadirannya membuat Brasil semakin kuat dan pantas difavoritkan untuk menjadi juara dunia,” jelas Zaheeri.
Bagi Zaheeri, kecintaannya terhadap Timnas Brasil tidak sebatas sebagai penggemar. Permainan indah yang diperagakan para pemain Brasil menjadi sumber inspirasi bagi dirinya dalam menekuni dunia sepak bola.
Remaja yang kini belajar di Malaysia itu mengaku termotivasi untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuannya di lapangan hijau.
Ia berharap suatu hari nanti bisa mengembangkan bakatnya lebih jauh sambil tetap menjaga nilai sportivitas dan kerja keras seperti yang diperlihatkan para pemain Brasil.
“Permainan Brasil selalu memotivasi saya untuk terus berlatih. Saya belajar bahwa sepak bola bukan hanya soal menang, tapi juga tentang kreativitas, kerja sama, disiplin, dan memberikan performa terbaik di lapangan,” katanya.
Menjelang berlangsungnya Piala Dunia 2026, Zaheeri berharap Timnas Brasil mampu tampil konsisten dan kembali mengangkat trofi yang terakhir kali mereka raih pada tahun 2002.
“Saya berharap Brasil bisa tampil stabil dan mempersembahkan gelar juara dunia. Dengan kualitas pemain dan pelatih berpengalaman seperti sekarang, saya yakin peluang mereka sangat besar,” pungkasnya.
Pelatih Carlo Ancelotti telah mengumumkan 26 pemain yang akan memperkuat Brasil di Piala Dunia 2026 sebagai berikut:
Kiper
Alisson Becker
Ederson
Weverton
Bek
Alex Sandro
Bremer
Danilo
Douglas Santos
Gabriel Magalhães
Ibañez
Léo Pereira
Marquinhos
Wesley
Gelandang
Bruno Guimarães
Casemiro
Danilo Santos
Fabinho
Lucas Paquetá
Penyerang
Endrick
Gabriel Martinelli
Igor Thiago
Luiz Henrique
Matheus Cunha
Neymar
Raphinha
Rayan
Vinícius Júnior
Alisson; Wesley, Marquinhos, Gabriel Magalhães, Alex Sandro; Bruno Guimarães, Casemiro, Lucas Paquetá; Raphinha, Vinícius Júnior, Neymar.
Brasil datang ke Piala Dunia 2026 sebagai salah satu kandidat kuat juara dengan kombinasi pemain senior seperti Neymar, Casemiro, dan Marquinhos, serta generasi muda berbakat seperti Vinícius Júnior, Endrick, dan Rayan.
Berikut jadwal pertandingan Brasil di fase grup Piala Dunia 2026 (Waktu Indonesia Barat/WIB):
Minggu, 14 Juni 2026: Brasil vs Maroko (pukul 05.00 WIB)
Sabtu, 20 Juni 2026: Brasil vs Haiti (pukul 07.30 WIB)
Kamis, 25 Juni 2026: Skotlandia vs Brasil (pukul 05.00 WIB)
Brasil tergabung di Grup C bersama Maroko, Haiti, dan Skotlandia. Jika berhasil lolos sebagai juara atau runner-up grup, tim asuhan Carlo Ancelotti akan melanjutkan perjuangan ke babak 32 besar.
Babak 32 Besar: 28 Juni–3 Juli 2026
Babak 16 Besar: 4–7 Juli 2026
Perempat Final: 9–11 Juli 2026
Semifinal: 14–15 Juli 2026
Final: 19 Juli 2026
Jadwal lengkap babak gugur Brasil baru akan ditentukan setelah posisi akhir mereka di Grup C diketahui.