Profil Hugo Broos: Arsitek Keberhasilan Timnas Afrika Selatan Menuju Piala Dunia 2026, Peraih Empat Gelar Pelatih Terbaik Belgia
Aurora Nightingale June 05, 2026 05:53 PM

Pelatih asal Belgia, Hugo Broos, menjadi tokoh kunci di balik keberhasilan Tim Nasional Afrika Selatan memastikan tempat di Piala Dunia 2026.

Broos dikenal sebagai salah satu pelatih paling berpengalaman yang tampil di turnamen tersebut.

Pada usia 74 tahun, ia sukses membawa Afrika Selatan kembali tampil di ajang paling bergengsi dunia setelah absen cukup lama.

Sebelum berkarier sebagai pelatih, Broos terlebih dahulu dikenal sebagai pemain yang pernah memperkuat Tim Nasional Belgia.

Karier kepelatihannya dimulai di Belgia, di mana ia menukangi sejumlah klub besar seperti Club Brugge, Anderlecht, dan Genk dengan hasil yang gemilang.

Prestasi di level klub membuat Broos meraih penghargaan Pelatih Terbaik Belgia sebanyak empat kali sepanjang kariernya.

Namanya semakin dikenal di kancah internasional ketika menangani Tim Nasional Kamerun.

Puncak kejayaannya terjadi pada tahun 2017, saat ia memimpin Kamerun menjuarai Piala Afrika meski timnya tidak diunggulkan sejak awal turnamen.

Keberhasilan tersebut semakin memperkuat reputasi Broos sebagai pelatih yang mampu membangun tim tangguh dengan struktur permainan yang solid dan kompetitif.

Pada tahun 2021, Broos resmi ditunjuk untuk menangani Tim Nasional Afrika Selatan.

Meski sempat diragukan karena faktor usia, ia berhasil membawa perubahan besar bagi skuad Bafana Bafana melalui pendekatan disiplin dan keberanian memberi kesempatan kepada para pemain muda.

Kerja kerasnya mulai berbuah hasil ketika Afrika Selatan finis di posisi ketiga Piala Afrika 2023.

Momentum positif tersebut berlanjut ke babak kualifikasi Piala Dunia 2026, di mana mereka tampil konsisten.

Di bawah arahan Broos, Afrika Selatan berhasil menjadi juara Grup C zona Afrika dan mengamankan tiket ke putaran final.

Keberhasilan itu menegaskan posisi Hugo Broos sebagai salah satu pelatih paling berpengalaman yang patut diwaspadai di Piala Dunia 2026.

Jadwal Padat Bisa Menyebabkan Risiko Cedera Pemain

Dalam wawancara yang dikutip dari kanal YouTube Tribunnews pada Minggu (31/5/2026), pengamat sepak bola Adrian menyoroti padatnya jadwal pertandingan yang dijalani para pemain menjelang turnamen besar.

Menurut Adrian, jadwal kompetisi klub yang terlalu berdekatan dengan turnamen internasional berpotensi menimbulkan cedera akibat minimnya waktu pemulihan.

"Menurut saya, ini dapat meningkatkan risiko cedera pada pemain. Kita tentu berharap tidak ada pemain yang cedera selama turnamen, karena hal itu bisa memengaruhi kekuatan tim dan berdampak pada kualitas kompetisi secara keseluruhan," ujarnya.

Profil Hugo Broos

  • Nama: Hugo Broos
  • Tanggal lahir / Usia: 10 April 1952 (74)
  • Tempat lahir: Humbeek, Belgia
  • Kewarganegaraan: Belgia
  • Kontrak hingga: 30 Juni 2026
  • Rata-rata masa melatih: 2,18 tahun
  • Lisensi kepelatihan: Lisensi Pro UEFA
  • Formasi favorit: 4-2-3-1

Catatan Statistik Hugo Broos

  • Al-Wahda FC: 56 pertandingan, 28 menang, 18 seri, 10 kalah, 90 gol dan 58 kebobolan.
  • Club Brugge KV: 269 pertandingan, 167 menang, 57 seri, 45 kalah, 520 gol dan 247 kebobolan.
  • Excelsior Mouscron: 197 pertandingan, 92 menang, 42 seri, 63 kalah, 380 gol dan 278 kebobolan.
  • JS Kabylie: 5 pertandingan, 3 menang, 1 seri, 1 kalah, 7 gol dan 3 kebobolan.
  • Kamerun: 25 pertandingan, 10 menang, 9 seri, 6 kalah, 33 gol dan 34 kebobolan.
  • KRC Genk: 105 pertandingan, 53 menang, 23 seri, 29 kalah, 177 gol dan 134 kebobolan.
  • KV Oostende: 8 pertandingan, 2 menang, 2 seri, 4 kalah, 8 gol dan 11 kebobolan.
  • NA Hussein Dey: 11 pertandingan, 4 menang, 3 seri, 4 kalah, 9 gol dan 6 kebobolan.
  • Panserraikos: 22 pertandingan, 5 menang, 8 seri, 9 kalah, 16 gol dan 31 kebobolan.
  • RSC Anderlecht: 123 pertandingan, 79 menang, 18 seri, 26 kalah, 246 gol dan 126 kebobolan.
  • RWD Molenbeek: 75 pertandingan, 23 menang, 15 seri, 37 kalah, 94 gol dan 117 kebobolan.
  • Trabzonspor: 15 pertandingan, 6 menang, 3 seri, 6 kalah, 26 gol dan 22 kebobolan.
  • Zulte Waregem: 24 pertandingan, 8 menang, 7 seri, 9 kalah, 28 gol dan 32 kebobolan.

Klub dan Tim yang Pernah Dilatih

  • RWD Molenbeek (Pelatih Kepala): 1 Juli 1988 – 30 Juni 1991
  • Club Brugge KV (Pelatih Kepala): 1 Juli 1991 – 30 Juni 1997
  • Excelsior Mouscron (Pelatih Kepala): 1 Juli 1997 – 30 Juni 2002
  • RSC Anderlecht (Pelatih Kepala): 1 Juli 2002 – 8 Februari 2005
  • KRC Genk (Pelatih Kepala): 1 Juli 2005 – 23 Februari 2008
  • Panserraikos (Pelatih Kepala): 15 Desember 2008 – 30 Juni 2009
  • Trabzonspor (Pelatih Kepala): 1 Juli 2009 – 24 November 2009
  • Zulte Waregem (Pelatih Kepala): 27 Oktober 2010 – 23 Mei 2011
  • Al-Jazira Club (Asisten Pelatih): 1 September 2011 – 8 Maret 2012
  • JS Kabylie (Pelatih Kepala): 1 Juli 2014 – 27 September 2014
  • NA Hussein Dey (Pelatih Kepala): 11 November 2014 – 15 Februari 2015
  • Kamerun (Pelatih Kepala): 13 Februari 2016 – 4 Desember 2017
  • KV Oostende (Direktur Olahraga): 1 Maret 2018 – 29 April 2019
  • KV Oostende (Pelatih Interim): 6 Maret 2019 – 29 April 2019
  • Afrika Selatan (Pelatih Kepala): 5 Mei 2021 – sekarang

(Laporan Jurnalis TribunWow.com – Peserta Magang STMIK Amikom Surakarta, Della Eka Prasetya)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.