Masyarakat Bisa Gelar Nobar Piala Dunia 2026 Secara Gratis, Simak Syaratnya
Reny Fitriani June 05, 2026 06:19 PM

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung – Jelang gelaran Piala Dunia 2026, masyarakat dan pelaku usaha kecil berkesempatan menggelar nonton bareng (nobar) tanpa dipungut biaya atau gratis. 

Baca Juga: Tantangan Berat Pelatih Brasil di Piala Dunia, Kolonel Roni: Peluang Juara 80 Persen

Namun, TVRI selaku pemilik hak siar resmi gelaran kompetisi sepak bola terakbar di dunia ini, menerapkan beberapa persyaratan bagi masyarakat yang ingin menggelar secara gratis.

PIC Piala Dunia 2026 TVRI Lampung, Willi Yandro Evmanda, membeberkan, untuk bisa menngelar Nobar Piala Dunia 2026, terdapat dua kategori, yakni nobar non komersial atau gratis, dan nobar komersial atau berbayar.

Willi memaparkan, level UMK dan komunitas yang masuk dalam kategori gratis ini adalah mereka yang sama sekali tidak menarik keuntungan komersial dari penonton.

Persyaratan yang harus dipenuhi antara lain tidak boleh menjual tiket masuk, dilarang keras menggunakan atribut produk sebagai sponsor, serta tidak diizinkan melibatkan brand komersial mana pun di lokasi acara. 

"Contohnya adalah nobar privat di rumah bersama keluarga, kegiatan Karang Taruna, RT/RW, komunitas hobi, atau pelaku usaha mikro-kecil yang lapaknya di bawah 12 meter persegi dan harga menunya di bawah Rp75.000, serta hanya ingin menyemarakkan suasana tanpa sponsor," kata Willi, Jumat (5/6/2026)

Mengenai tata cara pengajuan izin, Willi menjelaskan bahwa penyelenggara wajib mendaftarkan lokasinya secara mandiri melalui tautan resmi di laman https://bolagembira.tvrinews.com. 

Alurnya dimulai dengan membuat akun baru atau masuk via Gmail, melakukan verifikasi kode OTP yang dikirim ke WhatsApp, mengisi data korespondensi, lalu memilih opsi "Registrasi Tempat Nobar Baru" dengan melengkapi seluruh data yang diminta. 

Setelah lolos proses kurasi oleh tim pusat, sertifikat digital berupa QR Code Lisensi akan terbit dan wajib dicetak untuk ditempel di lokasi nobar.

Willi juga memastikan bahwa waktu pendaftaran nobar "Bola Gembira TVRI" ini sangat fleksibel. 

Sistem pendaftaran dipastikan akan tetap dibuka secara berkala dan terus melayani pengajuan izin dari masyarakat sepanjang turnamen Piala Dunia 2026 sedang berlangsung. 

Willi mengingatkan, jika dalam proses pengawasan ditemukan adanya UMK yang memungut biaya atau memasang sponsor, maka izin gratisnya otomatis dibatalkan dan wajib dialihkan ke pendaftaran berbayar.

"Waktu Pendaftarannya masih bisa sampai gelaran dimulai," ujar Willi.

Lebih lanjut, Willi mengatakan sejauh ini baru ada empat pihak di Lampung yang melakukan registrasi secara resmi untuk menggelar Nobar Piala Dunia 2026.

'Sebenarnya yang menanyakan kepada kami (menggelar Nobar) itu sudah cukup banyak, ada dari cafe instansi maupun perorangan, Tapi yang telah melakukan pengisian registrasi baru ada 4 lokasi, itu kategori komersial semua," pungkas Willi.

(Tribunlampung.co.id/Hurri Agusto)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.