Jakarta (ANTARA) - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya menyiapkan rekayasa lalu lintas di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat, menyusul adanya delapan agenda besar yang akan berlangsung secara bersamaan pada Sabtu (6/6) hingga Minggu (7/6) di kawasan itu.
Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi potensi kepadatan arus lalu lintas di kawasan tersebut.
Kasubagmin Opsnal Ditlantas Polda Metro Jaya, AKP Didit Sugama, di Jakarta, Jumat, menjelaskan bahwa pihak kepolisian telah memetakan dan memonitor seluruh kegiatan yang berpotensi memicu keramaian massa tersebut.
Kebijakan rekayasa lalu lintas di sekitar kawasan GBK, kata dia, sepenuhnya akan diterapkan secara situasional, tergantung pada kondisi riil di lapangan.
Menurut dia, jika volume kendaraan masih dalam kategori normal, mengalir, dan terkendali, petugas hanya akan melakukan pengaturan lalu lintas dan patroli rutin. Namun, jika terjadi penumpukan kendaraan yang signifikan, skema rekayasa arus akan langsung diberlakukan.
"Apabila terjadi kepadatan di ruas-ruas jalan sekitaran GBK, tentunya dari Ditlantas PMJ akan melakukan rekayasa arus lalin dan mengoptimalkan tim urai agar membuat arus lalu lintas kembali mengalir dan lancar," ucapnya.
Berdasarkan data Ditlantas Polda Metro Jaya delapan rangkaian acara yang akan memadati kawasan GBK akhir pekan ini, yakni Yellow Run, Konser Exo, Konser Raisa, Konser JKT 48, Turnamen Bulu Tangkis Indonesia Open, PUBG Mobile Global Grand Final, Indofest (Indonesia Outdoor Festival), dan Perayaan 10th Anniversary Reality Club.
Ia juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya para pengunjung yang akan menghadiri delapan acara tersebut, untuk beralih menggunakan moda transportasi umum demi mengurangi volume kendaraan pribadi di sekitar Senayan.
"Sebaliknya, bagi masyarakat yang tidak memiliki kepentingan di area tersebut, disarankan untuk menghindari ruas jalan di sekitar kawasan GBK sepanjang akhir pekan ini," katanya.
Didit menambahkan untuk menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas), Ditlantas Polda Metro Jaya akan memaksimalkan pergelaran personel di lapangan. Selain itu, Tim Mandala Jaya selaku tim urai kemacetan juga dikerahkan penuh untuk melakukan patroli berkala.
"Tim Mandala Jaya akan selalu berpatroli untuk menemukan titik-titik kepadatan dan sumbatan yang dapat menyebabkan terjadinya kemacetan lalu lintas," ucap Didit.





