Pendaki Asal Aceh Utara Hilang Misterius Selama 5 Hari, Ditemukan Pekebun di Kaki Gunung Seulawah
Saifullah June 06, 2026 12:03 AM

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Indra Wijaya | Aceh Besar

SERAMBINEWS.COM, JANTHO – Upaya pencarian intensif yang dilakukan tim SAR gabungan terhadap seorang pendaki yang hilang di kawasan Gunung Seulawah akhirnya membuahkan hasil.

Setelah lima hari dinyatakan hilang, Faiz Hidayat (23), warga Gampong Paloh Gadeng, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, ditemukan dalam keadaan selamat oleh warga yang sedang berkebun di kawasan kaki gunung.

Penemuan tersebut membawa kelegaan bagi keluarga korban, tim pencari, serta masyarakat yang selama beberapa hari terakhir mengikuti perkembangan operasi pencarian di kawasan pegunungan tersebut.

Faiz ditemukan pada Jumat (5/6/2026) sore, di wilayah Lam Teuba Dro, Kecamatan Seulimum, Kabupaten Aceh Besar.

Keberadaan korban pertama kali diketahui oleh warga setempat yang sedang beraktivitas di kebun.

Saat ditemukan, kondisi korban tampak lemas akibat kelelahan setelah beberapa hari berada di kawasan hutan dan pegunungan tanpa bantuan.

Baca juga: Hari Keempat Pencarian Pendaki Hilang di Gunung Seulawah, Tim SAR Sisir Puncak dan Jalur Lampanah

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalaksa BPBD) Aceh Besar, Ridwan Jamil mengatakan, tim SAR gabungan menerima laporan penemuan korban sekitar pukul 17.00 WIB.

Menurutnya, warga yang menemukan korban segera melaporkan informasi tersebut kepada petugas sehingga proses evakuasi dapat segera dilakukan.

“Korban ditemukan oleh masyarakat yang sedang berkebun di kawasan Lam Teuba Dro dalam kondisi selamat,” ujarnya.

“Saat ditemukan, korban terlihat lemas dan mengalami kelelahan setelah beberapa hari berada di kawasan pegunungan,” kata Ridwan Jamil.

Setelah ditemukan, korban langsung dibawa ke rumah warga terdekat untuk mendapatkan pertolongan awal sebelum menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kondisi korban secara umum dilaporkan stabil meskipun mengalami kelelahan fisik akibat bertahan hidup selama beberapa hari di alam terbuka.

Sebelumnya, Faiz diketahui mendaki Gunung Seulawah bersama sejumlah rekannya pada Minggu (31/5/2026) pagi.

Rombongan memulai perjalanan sekitar pukul 09.00 WIB, dan berhasil mencapai puncak gunung sekitar pukul 12.30 WIB.

Namun situasi berubah saat rombongan bersiap turun dari puncak.

Baca juga: Satgas SAR Pidie Kirim 8 Personel , Cari Pendaki yang Hilang di Gunung Seulawah

Rekan-rekan korban menyadari Faiz tidak lagi berada bersama mereka.

Korban terakhir kali terlihat di kawasan puncak Gunung Seulawah sebelum akhirnya kehilangan jejak.

Menyadari salah satu anggota rombongan hilang, para pendaki sempat melakukan pencarian secara mandiri di sekitar lokasi terakhir korban terlihat.

Akan tetapi, upaya tersebut tidak membuahkan hasil sehingga kejadian itu kemudian dilaporkan kepada pihak berwenang.

Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti dengan operasi pencarian yang melibatkan berbagai unsur.

Selama lima hari, tim SAR gabungan melakukan penyisiran di sejumlah jalur pendakian, kawasan hutan, serta titik-titik yang diperkirakan menjadi lokasi keberadaan korban.

Operasi pencarian melibatkan personel Basarnas Banda Aceh, BPBD Aceh Besar, petugas pemadam kebakaran Pos Saree, Polsek setempat, Koramil, Brimob Saree, Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI), relawan, rekan-rekan korban, serta masyarakat sekitar.

Kerja sama lintas instansi dan dukungan masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam keberhasilan operasi tersebut.

Selain melakukan penyisiran darat, tim juga terus mengumpulkan informasi dari warga yang beraktivitas di sekitar kawasan Gunung Seulawah.

Dengan ditemukannya Faiz dalam kondisi selamat, operasi pencarian yang berlangsung sejak awal pekan resmi dihentikan.

Keberhasilan ini sekaligus menjadi kabar menggembirakan setelah lima hari penuh ketidakpastian yang dirasakan keluarga korban dan seluruh tim pencari.

Peristiwa tersebut juga menjadi pengingat penting bagi para pendaki untuk selalu memperhatikan prosedur keselamatan, menjaga komunikasi dengan anggota rombongan, serta mempersiapkan perlengkapan yang memadai sebelum melakukan aktivitas pendakian di kawasan pegunungan.(*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.