Kota Magelang Terbaik se-Jawa Bali dalam Penurunan Pengangguran, Dapat Insentif Rp3 Miliar
Yoseph Hary W June 06, 2026 12:14 AM

 

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Kota Magelang kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Pemerintah Kota Magelang berhasil meraih penghargaan Terbaik I Kategori Penurunan Tingkat Pengangguran Tingkat Kota dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Regional Jawa-Bali.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia, Djamari Chaniago, pada malam penganugerahan di Hotel Marriott Yogyakarta, Kamis (4/6/2026) malam.

Acara yang digagas Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) itu turut dihadiri Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian serta para kepala daerah penerima penghargaan dari berbagai provinsi dan kabupaten/kota di wilayah Jawa-Bali.

Dapat insentif fiskal Rp3 miliar 

Atas capaian tersebut, Kota Magelang juga memperoleh dana insentif fiskal sebesar Rp3 miliar dari pemerintah pusat.

Wali Kota Magelang, Damar Prasetyono, mengatakan penghargaan tersebut menjadi bukti keberhasilan kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat dalam menciptakan peluang kerja serta meningkatkan kesejahteraan warga.

“Penghargaan ini adalah hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat Kota Magelang. Kami akan terus memperkuat program ketenagakerjaan dan pemberdayaan ekonomi agar semakin banyak masyarakat memperoleh kesempatan kerja dan berusaha,” ujar Damar.

Keberhasilan menekan angka pengangguran di Kota Magelang tidak lepas dari berbagai program strategis yang dijalankan pemerintah daerah melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker).

Kepala Disnaker Kota Magelang, Susilowati, menjelaskan program tersebut meliputi pelatihan peningkatan kompetensi tenaga kerja berbasis kebutuhan industri, layanan antar kerja, job fair, hingga pengembangan UMKM dan wirausaha baru.

“Penurunan tingkat pengangguran terbuka ini membuktikan bahwa program pengendalian pengangguran lokal yang dilakukan Pemkot Magelang berhasil mempertemukan pencari kerja dengan dunia industri,” jelasnya.

Data pengangguran

Sementara itu, Kepala Bapperida Kota Magelang, Handini Rahayu, mengungkapkan berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat pengangguran terbuka (TPT) Kota Magelang terus menunjukkan tren penurunan dalam tiga tahun terakhir.

Pada 2023, angka TPT tercatat sebesar 5,25 persen, kemudian turun menjadi 4,40 persen pada 2024, dan kembali menurun menjadi 4,31 persen pada 2025.

“Capaian ini menunjukkan semakin banyak penduduk usia kerja yang berhasil terserap dalam lapangan pekerjaan,” kata Handini.

Pemerintah Kota Magelang berharap tren positif tersebut dapat terus dipertahankan melalui penciptaan lapangan kerja berkualitas, peningkatan kompetensi tenaga kerja sesuai kebutuhan industri, serta penguatan ekonomi lokal yang inklusif.

Selain itu, pemerintah juga terus mendorong generasi muda untuk memiliki keterampilan, semangat berwirausaha, dan daya saing tinggi agar mampu bersaing di dunia kerja.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.