TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Dunia pendidikan Kota Magelang kembali menorehkan prestasi membanggakan.
Berdasarkan pengumuman resmi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Jumat (5/6/2026), Kota Magelang berhasil meraih peringkat pertama Tes Kemampuan Akademik (TKA) tingkat Jawa Tengah untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) maupun Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Pada jenjang SD, sebanyak 2.095 siswa mengikuti TKA dengan capaian rata-rata nilai Bahasa Indonesia 76,23 dan Matematika 61,34, sehingga total rata-rata mencapai 137,57.
Sementara itu, pada jenjang SMP, dari 3.733 peserta tercatat rata-rata nilai Bahasa Indonesia sebesar 76,22 dan Matematika 56,68 dengan total rata-rata 126,90.
Capaian tersebut menempatkan Kota Magelang sebagai daerah dengan kemampuan literasi dan numerasi tertinggi di Jawa Tengah pada kedua jenjang pendidikan tersebut.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Magelang, Nurwiyono Slamet Nugroho, mengatakan keberhasilan ini merupakan hasil kerja berkelanjutan antara Disdikbud bersama seluruh satuan pendidikan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran.
“Persiapan TKA dilakukan secara sistematis mulai dari pelatihan guru, penyusunan dan telaah soal sesuai kompetensi, pelaksanaan try out, hingga analisis hasil belajar siswa secara berkala,” ujarnya.
Selain itu, pihaknya juga memberikan pendampingan dan penguatan materi bagi siswa yang masih membutuhkan peningkatan kompetensi, sehingga proses pembelajaran dapat berjalan lebih efektif dan terarah.
Wali Kota Magelang, Damar Prasetyono, menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan pendidikan atas capaian tersebut. Menurutnya, prestasi ini menjadi bukti bahwa kualitas pendidikan di Kota Magelang terus berkembang dan mampu bersaing di tingkat regional.
“Prestasi ini merupakan hasil kerja bersama guru, kepala sekolah, tenaga kependidikan, peserta didik, orang tua, dan seluruh pihak yang mendukung dunia pendidikan di Kota Magelang,” kata Damar.
Ia berharap keberhasilan tersebut tidak hanya tercermin pada nilai akademik, tetapi juga mampu membentuk generasi muda yang memiliki kemampuan berpikir kritis, memecahkan masalah, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Ke depan, Pemerintah Kota Magelang melalui Disdikbud akan terus memperkuat pembelajaran berbasis penalaran tingkat tinggi sejak kelas awal serta meningkatkan kompetensi guru agar prestasi pendidikan Kota Magelang dapat terus dipertahankan bahkan ditingkatkan.