Mantan Bintang Timnas Inggris Terancam Penjara Setelah Ditangkap di Bandara
Rina Kusumawati June 06, 2026 12:15 AM

Mantan pemain tim nasional Inggris dan Liverpool, Andy Carroll, menghadapi kemungkinan hukuman penjara setelah ditangkap di sebuah bandara. Dalam salah satu kisah transfer paling mengejutkan musim panas ini, Carroll kembali ke Inggris dan bergabung dengan klub kasta keenam, Dagenham & Redbridge. Ia menandatangani kontrak sebagai pemain sekaligus pemegang saham setelah klub tersebut diambil alih oleh konsorsium investasi asal Qatar.

Carroll menghadapi ancaman hukuman penjara

Karena alasan hukum, rincian insiden tersebut belum dapat diungkapkan secara publik. Namun menurut laporan The Sun, Carroll menghadapi kemungkinan hukuman penjara setelah ditangkap pada bulan April di bandara karena melanggar perintah non-molestasi. Mantan penyerang timnas Inggris itu dijadwalkan hadir di pengadilan pada Selasa, 30 Desember, untuk mendengar perkembangan lebih lanjut mengenai masa depannya.

Pernyataan dari kepolisian Essex

Seorang perwakilan dari kepolisian Essex berbicara kepada The Sun dan menyatakan: "Seorang pria telah didakwa atas pelanggaran terhadap perintah non-molestasi. Andrew Carroll, 36 tahun, dari Epping, ditangkap pada 27 April dan dugaan pelanggaran tersebut berkaitan dengan insiden yang terjadi pada bulan Maret. Ia dijadwalkan hadir di pengadilan magistrat Chelmsford pada 30 Desember."

Seorang sumber menambahkan: "Tampaknya ada masalah yang terdeteksi oleh petugas Imigrasi di bagian pemeriksaan paspor di Bandara Stansted, yang membuat polisi dipanggil. Ia kemudian diinterogasi dan dibawa pergi. Kejadian itu menimbulkan keributan karena ada banyak penumpang lain di sekitar tempat penangkapannya."

Mengapa Carroll kembali ke Inggris?

Carroll, yang sebelumnya membela Newcastle United, Liverpool, dan West Ham United, kembali ke Inggris setelah sempat bermain sebentar untuk klub divisi keempat Prancis, Bordeaux. Meskipun mendapat minat dari sejumlah klub di Eropa, Carroll memilih jalur yang tidak terduga dengan bergabung ke klub asal Essex, Dagenham & Redbridge, untuk memberikan kontribusi baik di dalam maupun di luar lapangan.

Setelah resmi bergabung dengan klub kasta keenam tersebut pada musim panas, Carroll pernah berkata: "Anak-anak saya mengira saya akan bergabung dengan Chelsea — mereka akan terkejut. Tempat ini luar biasa dan dekat dengan anak-anak saya, mereka bisa datang dan menonton saya bermain."

Setelah merasakan pengalaman bermain di luar negeri bersama Bordeaux, Carroll mengaku sudah waktunya untuk menetap di lingkungan yang lebih stabil. "Saya sangat menikmati waktu saya di Bordeaux, tapi sekarang waktunya untuk menetap bersama keluarga. Saya berharap anak-anak saya akan membawa teman-teman mereka untuk menonton saya bermain," ujarnya. "Saya tidak ingin berhenti bermain sepak bola, dan saya sangat antusias untuk terlibat dalam sisi kepemimpinan klub sekaligus tetap bermain. Saya punya pengalaman dalam melihat bagaimana klub dijalankan di berbagai level. Saya pikir saya bisa memberikan nilai tambah."

Apa yang akan terjadi selanjutnya?

Semuanya bergantung pada keputusan pengadilan hari Selasa, yang akan menentukan masa depan Carroll dan apakah pemain berusia 36 tahun itu akan dijatuhi hukuman penjara. Sementara itu, di atas lapangan, Dagenham & Redbridge akan melakoni laga terakhir mereka tahun ini pada hari Senin, menghadapi Chelmsford City di laga tandang liga.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.