TRIBUN-MEDAN.com - Seorang ibu rumah tangga (IRT) menjadi korban penipuan dari pria yang mengaku sebagai pilot.
IRT inisial ST asal Jambi ini terus menangis ketika membuat laporan di Polsek Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, Sumsel.
Tak tanggung-tanggung, ia mengalami kerugian berupa satu unit sepeda motor, dua unit handphone, dan uang tunai sebesar Rp40 juta oleh pria yang mengaku sebagai pilot.
Dengan turut membawa bocah laki-laki yang diduga anaknya, ST melaporkan peristiwa pahit tersebut ke polisi.
Kejadian memilukan ini diposting di akun instagram @polsek_talang_kelapa.
"Seorang ibu datang ke polsek dalam kondisi sedih setelah menjadi korban penipuan. Berdasarkan keterangannya, pelaku merupakan pria yang baru dikenalnya dan mengaku sebagai seorang pilot. Karena terlanjur percaya, korban mengalami kerugian berupa satu unit sepeda motor, dua unit handphone, dan uang tunai sebesar Rp40 juta," bunyi narasi dalam video yang diunggah, Jumat (5/6/2026).
Dengan wajah lesu dan menangis, ST menceritakan kronologi saat dirinya diperdaya untuk turun dari motor dan ditinggalkan begitu saja di pinggir jalan oleh pelaku.
"Tinggalkan tuh motornya, taruh di BRILink sama dia, enggak usah naik ini katanya.. ada anak kecil banyak debu," ungkap Ibu Siti menirukan ucapan pelaku yang melarangnya membawa motor sendiri dengan alasan kenyamanan.
Baca juga: CURI Ponsel Petugas Umrah di Bandara Soekarno-Hatta, Ibu dan Anak Direkrut Jadi Petugas SPPG
Baca juga: Diduga Terkait Kasus Proyek, Kejaksaan Agung Amankan Kajari Sergai Amriyata dan Kasi Pidsus A Marbun
Pelaku kemudian mengarahkan korban untuk menaiki kendaraan lain.
Namun, itu hanyalah taktik agar pelaku bisa membawa kabur barang-barang berharga milik korban.
"Mobil travel tuh, udah sampai travel sana aku enggak tahu, katanya suruh tunggu di sini. Aku diturunin di depan Alfamart," tambahnya dengan suara bergetar.
Setelah diturunkan di depan minimarket, korban sempat telantar selama berjam-jam menanti kepulangan pelaku yang tak kunjung kembali.
"Aku tunggu sampai dua jam setengah enggak muncul-muncul. Akhirnya aku nangis, aku minta antar dengan bapak tukang parkir di sini," pungkasnya.
Merespons kejadian kelam tersebut, anggota Polsek Talang Kelapa, Ahyadin, membenarkan adanya laporan dari korban.
Pihak kepolisian langsung bergerak memberikan pendampingan sekaligus menjadikan kasus ini sebagai alarm peringatan bagi warga lainnya.
"Assalamualaikum wr. wb. Hari ini kami menginformasikan bahwa telah hadir bersama kami, ST, tujuan dari Jambi ke Palembang. Beliau berjumpa dengan seseorang yang meminta bantuan ibu ini, namun karena terlalu percayanya Ibu ini kepada seseorang itu, menyebabkan ibu menderita kerugian satu unit sepeda motor (dan barang berharga lainnya)," ungkap Aipda Ahyadin yang bertugas di Polsek Talang Kelapa.
Aipda Ahyadin meminta masyarakat luas agar tidak mudah membuka hati dan memberikan kepercayaan penuh kepada orang asing, baik yang ditemui langsung maupun melalui jagat maya.
"Kami juga mengimbau masyarakat untuk tidak percaya dengan siapapun, bila berjumpa dengan seseorang melalui pesan ataupun lain sebagainya yang bisa menyebabkan kerugian buat masyarakat," tegasnya.
Pihak kepolisian berharap modus penipuan berkedok profesi mentereng seperti pilot gadungan ini tidak memakan korban baru di wilayah Palembang dan sekitarnya.
"Dan peristiwa ini sebagai contoh buat kita bersama untuk ke depannya lebih berhati-hati. Kembali kita waspada sebelum kita mendapatkan yang menjadikan musibah buat kita bersama. Demikian, wassalamualaikum wr. wb," tutup Ahyadin.
Baca juga: FAKTA Video Viral Pria Nikahi Dua Wanita Sekaligus, Pihak Desa Kuak Soal Usia Pengantin
Baca juga: SETELAH 4 Terdakwa Korupsi Penjualan Lahan PTPN ke Citraland Bebas, Kejagung Dikabarkan Tangkap. . .
(*/tribun-medan.com)