Ketua Man City Janjikan Akan Ungkap 'Segalanya' Terkait 115 Tuduhan Saat Penantian Tiga Tahun untuk Pertarungan Hukum dengan Premier League Berlanjut
Budi Santoso June 06, 2026 01:15 AM

Ketua Manchester City, Khaldoon Al-Mubarak, berjanji akan berbicara secara terbuka mengenai pertarungan hukum panjang klubnya dengan Premier League setelah keputusan akhir diumumkan. Lebih dari 18 bulan setelah sidang independen selesai, City masih menunggu keputusan atas 115 dugaan pelanggaran terhadap peraturan keuangan, sambil tetap bersikeras bahwa mereka tidak bersalah selama proses berlangsung.

Ketua klub menunggu hasil proses hukum

Manchester City masih menantikan hasil dari pertarungan hukum mereka dengan Premier League setelah didakwa melakukan 115 dugaan pelanggaran aturan keuangan pada Februari 2023. Sidang independen atas kasus tersebut selesai pada Desember 2024, namun belum ada putusan yang diumumkan hingga kini.

Ketidakpastian yang terus berlanjut ini membuat salah satu kisah terbesar dalam sepak bola Inggris belum menemukan akhir. Tuduhan tersebut tetap menjadi topik pembicaraan besar meski City terus meraih kesuksesan di lapangan. Jika klub akhirnya dinyatakan bersalah, mereka bisa menghadapi sanksi berat. Namun, City secara konsisten membantah telah melakukan kesalahan dan terus mempertahankan posisi mereka.

Al-Mubarak berjanji akan membahas kasus setelah keputusan diumumkan

Dalam wawancara akhir musimnya, Al-Mubarak menjelaskan alasan mengapa ia tetap berhati-hati untuk berbicara mengenai kasus ini selama proses hukum masih berjalan.

"Izinkan saya tetap konsisten seperti biasanya — sampai ada keputusan, saya tidak bisa banyak bicara," ujar Al-Mubarak kepada wartawan. "Begitu keputusan itu keluar, percayalah, saya akan mengatakan semua hal yang ingin saya katakan selama tiga tahun terakhir ini."

City tetap teguh di tengah ketidakpastian

Kasus ini terus membayangi salah satu periode paling sukses dalam sejarah Manchester City. Meski potensi konsekuensinya bisa serius, para pemimpin klub tetap yakin dengan posisi mereka dan berulang kali menegaskan bahwa mereka tidak bersalah. Al-Mubarak menegaskan bahwa para pemilik klub tetap berkomitmen penuh terhadap proyek jangka panjang tersebut.

"Tidak ada niat untuk menjual," tegasnya. "Niatnya hanya untuk terus mengembangkan ini karena pandangan kami adalah proyek ini akan terus tumbuh dan ini adalah bisnis yang indah untuk dimiliki."

"Ini adalah sepak bola dan hiburan. Dalam dunia saat ini, ketika segalanya berubah dan perhatian orang beralih ke hal-hal lain, olahraga tetap ada. Dan dalam dunia olahraga, sepak bola adalah puncaknya. Manchester City dan Grup ini berada di puncak dunia sepak bola. Permata seperti ini, tidak untuk dijual."

Menunggu keputusan akhir

Fokus kini sepenuhnya tertuju pada hasil dari kasus ini. Hingga keputusan diumumkan, City kemungkinan tidak akan memberikan komentar publik yang panjang mengenai proses tersebut. Setelah keputusan disampaikan, Al-Mubarak telah menegaskan niatnya untuk membahas masalah ini secara mendetail. Keputusan tersebut akan menjadi momen penting, tidak hanya bagi The Cityzens tetapi juga bagi seluruh Premier League, mengingat skala dan profil dari tuduhan yang diajukan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.