TRIBUNNEWS.COM - Timnas Indonesia meraup tambahan poin FIFA yang signifikan setelah mengalahkan Oman dengan skor 3-0 dalam laga FIFA Matchday, Jumat (5/6/2026) malam WIB.
Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, skuad Garuda tampil dominan dan mengamankan kemenangan berkat gol Justin Hubner (13'), Ole Romeny (27'), dan Ragnar Oratmangoen (56').
Selain membawa Indonesia meraih kemenangan meyakinkan, hasil tersebut juga berdampak positif terhadap posisi skuad Garuda di ranking FIFA.
Sebelum pertandingan, Indonesia berada di peringkat ke-122 dunia dengan koleksi 1.144,88 poin.
Sementara itu, Oman merupakan tim yang memiliki ranking lebih tinggi, sehingga kemenangan atas mereka memberikan tambahan poin yang cukup besar.
Berdasarkan perhitungan Football Ranking, Indonesia mendapatkan tambahan 6,56 poin FIFA. Raihan tersebut membuat total poin Indonesia meningkat menjadi 1.151,44.
Dengan koleksi poin tersebut, Timnas Indonesia diproyeksikan naik empat peringkat ke posisi 118 dunia, menggeser Togo, Namibia, Sierra Leone, dan Korea Utara.
Menariknya, capaian itu membuat John Herdman mengulangi catatan yang pernah diraih Patrick Kluivert setahun lalu.
Pada Juni 2025, Timnas Indonesia juga sempat menempati peringkat ke-118 dunia setelah meraih kemenangan 1-0 atas China dan kalah 0-6 dari Jepang pada putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Saat itu, Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyebut posisi tersebut sebagai ranking terbaik Timnas Indonesia dalam hampir dua dekade terakhir.
"Alhamdulillah Timnas Indonesia berhasil naik lima posisi ke peringkat 118 di ranking FIFA terbaru. Ranking 118 ini merupakan posisi terbaik untuk Indonesia dalam 19 tahun terakhir," tulis Erick Thohir melalui akun Instagram pribadinya kala itu.
Baca juga: 125 Kali Penyelamatan di Serie A Bukan Bualan, Emil Audero Buktikan saat Tepis Penalti Oman
Jika menilik sejarah, 19 tahun sebelum pencapaian tersebut atau tepatnya pada 2006, Indonesia masih berada di peringkat 153 dunia.
Posisi itu merosot cukup jauh dibandingkan tahun sebelumnya ketika Indonesia sempat menempati peringkat 109 dunia.
Bahkan pada periode 1997 hingga 2004, Timnas Indonesia pernah beberapa kali menghuni jajaran 100 besar ranking FIFA.
Namun setelah itu, berbagai persoalan yang melanda sepak bola nasional, mulai dari dualisme kepengurusan PSSI hingga sanksi pembekuan dari FIFA, membuat peringkat Indonesia terus merosot.
Puncaknya terjadi pada 2015 ketika Timnas Indonesia terpuruk hingga menempati peringkat ke-179 dunia.
Karena itu, kembalinya Indonesia ke posisi 118 dunia menjadi bukti nyata perkembangan skuad Garuda dalam beberapa tahun terakhir sekaligus menyamai pencapaian terbaik era modern yang sebelumnya tercipta pada masa Patrick Kluivert.
Per Jumat, 5 Juni 2026 malam WIB
94. Thailand: 1.250,77 poin (turun 1)
99. Vietnam: 1.225,68 poin
118. Timnas Indonesia: 1.151,44 poin (naik 4)
138. Malaysia: 1.086,22 poin
135. Filipina: 1.096,73 poin
148. Singapura: 1.057,95 poin (turun 1)
158. Myanmar: 1.011,88 poin
176. Kamboja: 916,24 poin (naik 1)
185. Laos: 885,03 poin
193. Brunei Darussalam: 863,09 poin
201. Timor Leste: 825,64 poin
(Tribunnews.com/Ali)