Tim nasional Jerman dipastikan melakukan perubahan dalam daftar skuad berisi 26 pemain yang akan berlaga di Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Sosok yang dijuluki ‘Messi dari Jerman’ terpaksa dicoret dari skuad.
Der Panzer, julukan timnas Jerman, mendapat kabar buruk jelang dimulainya turnamen akbar tersebut.
Penyerang muda Bayern Munchen, Lennart Karl, dipastikan tidak bisa tampil setelah mengalami cedera saat menjalani latihan bersama tim nasional.
Pemain berusia 18 tahun itu mengalami cedera pada sesi latihan Jumat lalu dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Sejak awal, pelatih timnas Jerman, Julian Nagelsmann, mengakui bahwa kondisi Karl tidak terlihat menjanjikan.
“Saya sangat kasihan pada Lenny,” ujar Nagelsmann, dikutip dari laman BBC.
“Ini merupakan pukulan besar baginya dan bagi kami semua karena dia harus absen di Piala Dunia. Satu-satunya hal yang bisa menghibur adalah usianya yang masih muda dan masih memiliki banyak kesempatan untuk tampil di turnamen besar lainnya. Kami akan sangat senang jika dia bisa bergabung dengan tim,” lanjut pelatih berusia 38 tahun itu.
Hasil pemeriksaan medis kemudian memastikan bahwa Karl tidak dalam kondisi yang memungkinkan untuk tampil di Piala Dunia 2026.
Dengan demikian, namanya harus dicoret dari daftar pemain yang akan memperkuat Jerman di ajang tersebut.
Absennya Karl menjadi pukulan berat bagi sang pemain muda. Dalam beberapa pekan terakhir, ia tampil impresif selama masa persiapan dan berhasil menarik perhatian tim pelatih.
Penampilannya di sesi latihan maupun dalam laga uji coba membuatnya disebut-sebut sebagai salah satu pemain kejutan dalam skuad Jerman.
Bahkan dalam pertandingan persahabatan melawan Finlandia yang berakhir dengan kemenangan 4-0 untuk Jerman, Karl dipercaya tampil sebagai starter.
Performa apik itu sempat membuka peluang baginya untuk mendapat menit bermain di ajang Piala Dunia.
Untuk menggantikan posisi Karl, Nagelsmann memanggil Assan Ouedraogo ke dalam skuad. Gelandang muda milik RB Leipzig itu sebelumnya hampir masuk daftar akhir pemain yang dibawa ke turnamen.
“Dengan Assan Ouedraogo, kami mendapatkan pemain yang, seperti Lenny, tampil luar biasa sejak awal bersama kami. Dia sangat berbakat dan kami berharap dia bisa bermain dengan berani dan bebas,” ujar Nagelsmann menambahkan.
Saat ini Ouedraogo tengah menikmati liburan di Spanyol, namun pemain berusia 20 tahun itu dijadwalkan segera bergabung dengan skuad Jerman yang sedang mempersiapkan diri di Chicago.
Bagi Ouedraogo, kesempatan ini menjadi momen spesial dalam perjalanan kariernya. Pemain yang baru sekali membela tim senior Jerman pada November lalu itu kini berpeluang untuk merasakan atmosfer Piala Dunia untuk pertama kalinya.
Berposisi sebagai gelandang serang dan juga bisa dimainkan di sisi sayap, Lennart Karl kerap dibandingkan dengan Lionel Messi karena gaya permainannya yang mirip.
Pemain bertinggi 168 sentimeter itu dikenal memiliki kaki kiri yang kuat, sama seperti La Pulga, julukan Messi.
“Dia bermain seperti Messi karena pusat gravitasinya sangat rendah, membuatnya mampu berputar dengan sangat cepat,” ujar Khalil, dikutip dari media Jerman, Bild.
“Dia menggunakan pusat gravitasinya untuk melakukan gerakan cepat dan perubahan arah, mirip pemain lari di NFL. Kadang ia melakukannya secara berlebihan, tapi dia masih sangat muda.”
Musim ini, performa Karl bersama Bayern Munchen memang mengesankan. Di usia 18 tahun, ia mencatatkan 9 gol dan 8 assist dari 40 pertandingan di semua kompetisi.
Euforia Piala Dunia 2026 tidak hanya dirasakan oleh para penggemar sepak bola, tetapi juga oleh insan olahraga dari cabang lain, termasuk bola voli Indonesia.
Beberapa legenda bola voli nasional serta jajaran pelatih timnas voli Indonesia turut berbagi pandangan mereka tentang tim jagoan dan pemain favorit di Piala Dunia 2026.
Dalam wawancara dengan Tribunnews, berikut pilihan mereka:
Erwin Rusni (Pelatih LavAni dan Eks Pemain Timnas Voli Indonesia)
Jagoan juara: Jerman
Pemain favorit: Cristiano Ronaldo
Agung Seganti (Pelatih Sukun Badak dan Eks Pemain Timnas Voli Indonesia)
Jagoan juara: Brasil
Pemain favorit: Neymar
Loudry Maspaitella (PBVSI dan Eks Pemain Timnas Voli Indonesia)
Jagoan juara: Argentina, Prancis, Spanyol, Brasil, Jerman, Inggris
Pemain favorit: Lionel Messi
Bobby Ade Setiawan (Asisten Pelatih Timnas Voli Indonesia)
Jagoan juara: Brasil
Pemain favorit: Leo Pereira
Indra Wahyudi Harahap (Asisten Pelatih Timnas Voli Indonesia)
Jagoan juara: Prancis
Pemain favorit: Kylian Mbappe