Usai Ditangkap, Pelaku Pembunuhan Istri di Mateng Jalani Pemeriksaan Kejiwaan
Abd Rahman June 06, 2026 10:47 AM

 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU TENGAH – Seorang pria yang diduga membunuh istrinya dan melukai anaknya di Desa Tobadak, Kecamatan Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat (Sulbar), akhirnya berhasil ditangkap aparat kepolisian, Sabtu (6/6/2026).

Setelah diamankan, pelaku dijadwalkan menjalani pemeriksaan kejiwaan sebelum proses hukum berlanjut.

Penangkapan dilakukan usai polisi melakukan pencarian intensif selama beberapa hari sejak insiden tragis tersebut terjadi.

Dalam proses pengejaran, aparat menerjunkan sekitar 50 personel gabungan serta dua ekor anjing pelacak untuk menyisir sejumlah lokasi yang diduga menjadi tempat persembunyian pelaku.

Baca juga: Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 8 Kurikulum Merdeka Halaman 159 Bab Mengulas Karya Fiksi

Baca juga: Dikejar 50 Polisi dan Anjing Pelacak, Suami Bunuh Istri dan Lukai Anak di Mateng Akhirnya Ditangkap

Penyisiran dilakukan siang dan malam guna mempersempit ruang gerak pelaku. Polisi juga menyebarkan informasi dan selebaran bergambar pelaku di sejumlah titik serta media sosial untuk membantu proses identifikasi.

Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil setelah petugas memperoleh perkembangan informasi di lapangan hingga pelaku berhasil diamankan.

Kasi Humas Polres Mamuju Tengah, Ipda Edward Hamsah mengatakan, selain mengamankan pelaku, polisi turut menyita senjata tajam yang diduga digunakan dalam kejadian tersebut.

“Pelaku sudah ditangkap beserta dengan benda tajamnya,” kata Edward.

Setelah diamankan, pelaku tidak langsung menjalani pemeriksaan perkara secara penuh. Polisi lebih dahulu akan membawa yang bersangkutan ke Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Bidokkes) Polda Sulbar untuk menjalani pemeriksaan kondisi kejiwaan.

Menurut Edward, langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari prosedur penyidikan untuk mengetahui kondisi psikologis pelaku sebelum proses hukum dilanjutkan.

“Selanjutnya kita akan periksa kejiwaannya dulu,” ujarnya.

Diketahui sebelumnya, peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (3/6/2026) sekitar pukul 04.00 Wita.

Akibat kejadian itu, seorang perempuan yang merupakan istri pelaku meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara anak pasangan tersebut mengalami luka tebas dan hingga kini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Kasus tersebut masih dalam penanganan kepolisian untuk proses penyelidikan dan hukum lebih lanjut.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.