Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Fiona Sihasale
TRIBUN-PAPUA.COM, BIAK NUMFOR – Anggota DPR RI, Yan Permenas Mandenas, menunjukkan kepedulian mendalam terhadap para korban terdampak tragedi ledakan bom yang diduga kuat merupakan sisa peninggalan Perang Dunia II di Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua.
Politisi Senayan tersebut turun langsung menemui para pengungsi dan keluarga korban yang kini ditampung sementara di Hotel Mapia Biak, Jumat (5/6/2026) sore.
Sebagaimana diketahui, ledakan dahsyat yang terjadi di kawasan Kompleks Perikanan, Kelurahan Fandoi, Distrik Biak Kota itu telah memakan korban jiwa.
Selain menyebabkan sejumlah warga meninggal dunia dan kerusakan parah pada rumah-rumah di sekitar lokasi, hingga kini tiga orang warga dilaporkan masih belum ditemukan.
Baca juga: Yan Mandenas Tinjau Lokasi Ledakan Bom di Biak: Ingatkan Warga Papua Tak Sentuh Peninggalan Perang
Aparat gabungan pun masih terus berjibaku melakukan proses pencarian di area ring satu dan dua.
Saat bertatap muka langsung dengan warga di tempat penampungan, Yan Mandenas menegaskan Pemerintah Daerah (Pemda) bersama aparat keamanan saat ini masih berfokus penuh pada penanganan pengungsi.
Langkah sterilisasi dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) juga terus dimaksimalkan sebelum warga diizinkan kembali ke lokasi tempat tinggal mereka.
“Pada kesempatan hari ini saya berkunjung ke Kabupaten Biak Numfor sekaligus mengunjungi korban tragedi ledakan bom dugaan sisa perang dunia di Biak Numfor.
Sesuai dengan arahan dan informasi dari Bupati, penanganan pengungsi akan dilakukan sampai dengan pemulihan lokasi tempat tinggal pasca-sterilisasi dan olah TKP oleh pihak Kepolisian,” ungkap Yan Mandenas di hadapan para pengungsi.
Logistik Beras 16 Ton Disalurkan Secara Bertahap
Guna memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi selama masa tanggap darurat, Yan Mandenas menyebutkan bantuan kemanusiaan dari Pemda terus digelontorkan.
“Untuk sementara bantuan yang dibagikan oleh pemerintah daerah diberikan secara bertahap, ada total 16 ton beras. Diharapkan bantuan ini dapat mencukupi kebutuhan para keluarga korban selama masa olah TKP dan masa pemulihan,” kata Mandenas.
Lebih lanjut, ia berharap adanya uluran tangan dan dukungan tambahan dari berbagai pihak, terutama yang berkaitan dengan pemulihan jangka panjang atau opsi relokasi tempat tinggal warga.
“Untuk korban peristiwa tersebut kita berharap ada dukungan-dukungan lain lagi yang bisa kita dukung sambil menunggu pemulihan lokasi bencana yang mereka tinggali, mungkin bangun baru atau di-relokasi,” ujarnya.
Pria yang akrab disapa YPM ini juga meminta Pemda Biak Numfor bergerak cepat melakukan pendataan kebutuhan riil para pengungsi, khususnya anak-anak, agar bisa segera dikoordinasikan dengan kementerian terkait di Jakarta.
“Saya berharap pemerintah daerah bisa mendata kebutuhan apa yang harus mendapatkan pendukungan dari pemerintah pusat untuk kita koordinasi dengan kementerian terkait, supaya memberikan dukungan kepada mereka yang ada di lokasi pengungsian terutama bagi anak-anak sekolah,” tegasnya.
Di tempat yang sama, Bupati Biak Numfor, Markus Mansnembra, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas perhatian cepat yang diberikan oleh pemerintah pusat maupun lembaga legislatif.
“Atas nama pemerintah daerah dan juga seluruh TNI-Polri serta masyarakat yang terdampak, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden RI, seluruh pimpinan lembaga tinggi di pusat, dan secara khusus kepada anggota DPR RI Yan Mandenas yang hadir langsung melihat keluarga korban,” ucap Markus.
Baca juga: Ibu dan Anak Korban Bom Perang di Biak Terima Bantuan PKK
YPM dan Bupati Biak Bagi-bagi Bola
Suasana haru di Hotel Mapia Biak seketika berubah menjadi ceria saat Yan Mandenas menyempatkan diri untuk menghibur anak-anak di posko pengungsian.
YPM tampak membagikan bantuan berupa mainan dan sejumlah kebutuhan anak-anak lainnya.
Raut bahagia pun terpancar dari wajah anak-anak pengungsi saat menerima bantuan mainan berupa bola yang dibagikan langsung olehnya.
Tak mau kalah, Bupati Markus Mansnembra juga terlihat larut dalam dialog ringan dan bercanda bersama anak-anak.
Kehadiran kedua tokoh ini disambut penuh antusias oleh warga dan dinilai berhasil memberikan suntikan semangat serta hiburan bagi anak-anak yang sempat trauma akibat musibah ledakan tersebut. (*)