Dalam Pemantauan, Kondisi Bayi Gajah yang Lahir di Taman Satwa Lembah Hijau Bandar Lampung
Robertus Didik Budiawan Cahyono June 06, 2026 10:19 AM

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Manager Taman Satwa Lembah Hijau Bandar Lampung, Rasyid Ibransyah mengungkap kondisi bayi gajah yang lahir dengan berat 123 kilogram pada Jumat (5/6/2026) pukul 02.51 WIB.

Baca juga: 43 Tahun Konflik Gajah, Prabowo Putuskan Bangun Pembatas 138 Km di TNWK

Kelahiran gajah di Taman Satwa Lembah Hijau ini diharapkan menjadi kabar baik bagi upaya konservasi dan pelestarian gajah Sumatera.

Dikatakan Rasyid, bayi gajah Sumatera betina ini lahir secara normal dari betina berusia 27 tahun bernama Mega. Saat ini kondisinya dalam pemantauan tim. Termasuk induk dari bayi gajah itu.

"Saat ini kondisi induk dan bayi gajah dalam keadaan sehat serta masih berada dalam pemantauan tim mahout dan tim medis Lembah Hijau Lampung," kata Rasyid, Jumat (5/6/2026).

Kelahiran bayi gajah bukan yang pertama kalinya di Taman Satwa Lembah Hijau Bandar Lampung. Melainkan sudah yang kedua kalinya.

Sebelumnya, induk yang sama juga melahirkan seekor anak gajah jantan pada 7 Agustus 2022 yang kemudian diberi nama Rawana. Pejantan gajah yang menjadi pasangan indukan tersebut bernama Aris berusia 29 tahun.

Menurut Rasyid, kelahiran bayi gajah tersebut menjadi kabar menggembirakan bagi Lembah Hijau.

Lembaga konservasi ini juga berhasil mencatat kelahiran dua anak harimau Sumatera betina bernama Puspa dan Mulai Sikop pada 14 Februari 2026.

"Kelahiran bayi gajah ini menjadi kabar gembira bagi kami, setelah sebelumnya lahir dua ekor harimau Sumatera betina, yakni Puspa dan Mulai Sikop," ujarnya.

Rasyid mengungkapkan, kelahiran gajah Sumatera secara ex-situ atau di luar habitat alaminya di Lembaga Konservasi Taman Satwa Lembah Hijau Lampung merupakan yang pertama terjadi di kebun binatang se-Sumatera.

"Kelahiran bayi gajah Sumatera secara ex-situ di Lembah Hijau ini merupakan yang pertama di kebun binatang se-Sumatera," katanya.

Ia berharap kelahiran satwa endemik tersebut menjadi kabar baik bagi upaya konservasi dan pelestarian gajah Sumatera yang populasinya terus menghadapi berbagai ancaman.

"Semoga kelahiran ini dapat memberikan optimisme bagi keberlanjutan populasi gajah Sumatera di masa mendatang," pungkasnya. (Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.