Laporan Wartawan TribunJatim.com, Madchan Jazuli
TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK - Seluruh rangkaian ibadah Haji 2026 telah selesai dilaksanakan.
Jemaah haji asal Kabupaten Trenggalek dijadwalkan kembali ke daerah asal pada Minggu, 28 Juni 2026.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Trenggalek, Subkan Hamzah, mengatakan jemaah yang tergabung dalam Kloter 105 dan 106 diperkirakan tiba di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, pada Minggu sore sebelum melanjutkan perjalanan menuju Trenggalek.
Menurutnya prakiraan seluruh jemaah haji tiba di Trenggalek antara 22.00 - 23:00 WIB.
"Karena jemaah kloter 106 itu akan masuk ke asrama jam 18.05. Sedangkan 105 itu masih jam 17.25 WIB. Nanti insyaallah sampai ke sampai di Trenggalek itu kira-kira tengah malam," ujar Subkan Hamzah, Sabtu (6/6/2026).
Beliau berharap seluruh rangkaian tidak ada kendala. Sehingga bisa sampai Bumi Trenggalek tidak mundur dari jadwal yang sudah ditentukan.
Baca juga: Aturan Baru Tanazul, Jemaah Haji Baru Sembuh Bisa Pulang Lebih Cepat ke Indonesia Lewat Kloter Lain
"Sehingga kalau nanti semuanya akan berjalan lancar, insyaallah di asrama tidak terlalu lama. Maka kemudian semoga saja nanti jam-jam 10 atau jam 11 malam sudah sampai di Trenggalek," bebernya.
Subkan menerangkan mekanisme penjemputan dikatakannya tidak jauh sama seperti pemberangkatan jemaah haji waktu lalu.
Yaitu dipusatkan di Halaman Pendopo Manggala Praja Nugraha. Dengan penjemputan menggunakan armada bus dan patwal kepolisian dari Polres Trenggalek.
Baca juga: Jemaah Haji Trenggalek Meninggal di Hotel Usai Beribadah, Padahal Tak Punya Keluhan Serius
"Iya, seperti semula. Jadi kami juga belum perhitungkan karena masih waktu masih agak lama mungkin menunggu perkembangan lebih lanjut," imbuhnya.
Subkan menambahkan tidak lama lagi juga akan berkoordinasi dengan Pemkab Trenggalek. Pun juga Intansi terkait, terkait dengan pemulangan jemaah tersebut.
Kemenhaj Trenggalek memberikan pesan kepada seluruh jemaah haji walaupun sekarang sudah selesai dalam melaksanakan prosesi haji.
Yaitu masih menunggu untuk kepulangan, tetap menjaga kesehatan dan menjaga kekompakan.
"Selalu apa ya, menjaga untuk misalnya keluar masih memakai pakaian-pakaian yang mungkin untuk menahan panas pakai payung dan sebagainya," imbuhnya.
Beliau mengakui hal itu dilakukan agar bisa mengurangi panas. Pasalnya, untuk suhu musim kemarau ini cukup panas di siang hari dan dingin saat malam hari.
"Sekali lagi menjaga kesehatan dan menjaga kekompakan dalam rombongan dan kelompok," pesannya kembali.
Sebagai informasi, hingga per hari ini, Sabtu 6 Juni 2026. Ada satu jemaah haji asal Trenggalek yang meninggal dunia.
Beliau adalah Hj Sulastri (73). Ia merupakan jemaah haji Kloter 105 Regu 15 Rombongan 4. Almarhumah meninggal saat berada di Kamar 405 Hotel 909, pada Selasa (2/6/2026) pukul 18.50 WIB