TRIBUNSUMSEL.COM - Ahmad Nasuhi, seorang pengemudi Toyota Fortuner BG-1857-UP, jadi pemicu kecelakaan beruntun fatal di Jalan Jenderal Sudirman di bawah Stasiun LRT Cinde, Palembang, Sumatra Selatan.
Diketahui, Ahmad Nasuhi merupakan warga Bila Kencana, Alang-Alang Lebar, Palembang.
Satu unit mobil Toyota Fortuner yang dikendarai Ahmad Nasuhi itu melibatkan dua sepeda motor dan satu angkutan kota (angkot) hingga mengakibatkan satu orang meninggal dunia serta beberapa korban lainnya mengalami luka-luka.
Sementara Ahmad Nasuhi dilaporkan selamat tanpa luka fisik sedikit pun. Namun, kini ia harus menghadapi konsekuensi hukum yang berat.
Kecelakaan itu terjadi pada Jumat (5/6/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.
Baca juga: Kronologi Fortuner Tabrak 2 Motor dan Angkot di Cinde Palembang hingga Satu Orang Tewas
Sore itu, Ahmad Nasuhi dengan mobil SUV besar tersebut sedang melaju dari arah Simpang Famous (IP Mall) menuju ke arah Simpang Charitas.
Berdasarkan keterangan dari Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Palembang, Iptu Hermanto, rangkaian tabrakan beruntun itu terjadi dalam hitungan detik:
Benturan Pertama: Mobil Fortuner yang dikemudikan Nasuhi diduga kuat hilang kendali dan menabrak sepeda motor Honda Beat BG-4423-ABN yang dikendarai oleh M. Abi (22) yang berjalan searah di depannya.
"Sesampainya di lokasi kejadian, mobil Toyota Fortuner diduga menabrak sepeda motor Honda Beat BG-4423-ABN yang berada di depannya dan berjalan searah," kata Hermanto, Jumat malam.
Benturan Kedua: Alih-alih berhenti setelah tabrakan pertama, gerak liar Fortuner Nasuhi justru terus melaju ke depan. Mobil tersebut menghantam motor Honda Beat kedua (BG-4241-ADC) yang dikendarai oleh Devi Yanto (39).
Hantaman Terakhir: Laju mobil Nasuhi baru benar-benar terhenti setelah bergerak maju lagi dan menabrak satu unit angkutan kota (angkot) BG-1031-IM yang disopiri oleh Ahmad Ridwan (53).
"Setelah menabrak sepeda motor pertama, kendaraan tersebut (Fortuner) kembali bergerak ke depan dan menabrak sepeda motor kedua yang ditumpangi tiga orang. Kendaraan kemudian masih melaju dan menabrak satu unit angkutan kota," jelas Iptu Hermanto, Jumat malam.
Dalam kecelakaan itu, sopir angkot Ahmad Ridwan (53) mengalami nyeri pada bagian dada, namun tetap dalam kondisi sadar. Sementara pengemudi Toyota Fortuner dilaporkan tidak mengalami luka.
"Akibat kejadian ini satu orang meninggal dunia, beberapa korban mengalami luka-luka, dan seluruh kendaraan yang terlibat mengalami kerusakan. Saat ini perkara masih dalam penanganan Unit Gakkum Satlantas Polrestabes Palembang untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut," tegas Hermanto.
Nasuhi Selamat, Satu Pengendara Motor Tewas
Kontras dengan kondisi Ahmad Nasuhi yang sehat walafiat, dampak yang ditimbulkan oleh mobilnya terhadap para korban sangatlah fatal.
Pengendara motor kedua yang ditabrak Nasuhi, Devi Yanto, warga Kemas Rindo, Kertapati, mengalami luka berat di sekujur tubuhnya.
Meski sempat dilarikan ke RS Charitas, nyawanya tidak tertolong.
Dua penumpang yang dibonceng Devi, yakni Nariratih (33) dan balita Abilyansyah Wijaya (3), kini harus berjuang pulih dari luka-luka di rumah sakit.
Korban lain dari kelalaian ini adalah M. Abi yang mengalami cedera pinggang, serta sopir angkot, Ahmad Ridwan, yang mengalami nyeri dada hebat akibat benturan.
Pihak kepolisian langsung bergerak cepat mengamankan situasi.
Petugas yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengevakuasi korban ke rumah sakit, serta mengamankan kendaraan yang terlibat sebagai barang bukti.
Mobil Toyota Fortuner milik Nasuhi telah disita oleh Unit Gakkum Satlantas Polrestabes Palembang sebagai barang bukti, berdampingan dengan dua motor Honda Beat yang hancur.
Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengetahui secara pasti apa penyebab utama Ahmad Nasuhi kehilangan kendali atas mobilnya—apakah karena faktor kelalaian, mengantuk, atau adanya gangguan teknis pada kendaraan.
"Saat ini perkara masih dalam penanganan Unit Gakkum Satlantas Polrestabes Palembang untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut," tegas Hermanto.
Polisi mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu menjaga konsentrasi dan jarak aman saat berkendara guna menghindari kecelakaan lalu lintas, terutama di ruas Jalan Jenderal Sudirman yang merupakan salah satu jalur padat kendaraan di Kota Palembang. (Aggi Suzatri/Andyka wijaya/Tribunsumsel).
Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com