Putuskan Kabur dari Rumah Erin, Hasil Diagnosis Mantan ART Diungkap Kuasa Hukum: Tekanan Kejiwaan
Achmad Maudhody June 06, 2026 11:52 AM

BANJARMASINPOST.CO.ID - Mengalami tekanan kejiwaan, kondisi mantan asisten rumah tangga (ART)   di rumah Erin diungkap kuasa hukum.

Persoalan yang dihadapi Rien Wartia Trigina alias Erin menyangkut konflik dengan ART semakin pelik.

Setelah terlibat saling lapor dengan Herawati sang mantan ART, Erin kembali disorot usai ART-nya yang lain yakni Nur Rohmah kabur dari rumah.

Sempat mengaku dipersulit untuk berhenti bekerja sebagai ART di rumah Erin, Nur Rohmah kini menjalani pemeriksaan kesehatan oleh Psikiater.

Nur Rohmah disebut mengalami gejalan tekanan kejiwaan.

Kondisi itu diungkap oleh kuasa hukum Nur, Basuki.

“Tadi kami sudah cek ke psikiater di salah satu rumah sakit, dan sementara hasilnya adalah eh positif akibat dari peristiwa ini beliau mengalami tekanan kejiwaan,” ujar Basuki di Polres Jakarta Selatan, dikutip dari Grid.id, Jumat (5/6/2026).

Indikasi yang terlihat dari diri Nur antara lain perempuan itu mengalami mual dan pusing. Gejala itu dialami Nur saat pergi diam-diam dari kediaman Erin.

“Jadi gini, psikologinya terganggu karena adanya satu peristiwa di tempat di mana beliau bekerja kemarin dan sudah masuk ke (gejala) fisik. Ada mual-mual, ada rasa pusing, nah itu pengaruh dari tekanan psikologi yang dialami oleh klien kami,” terang Basuki.

“Semenjak keluar aja, pas ada insiden itu. Pas kabur dari rumah Mbak Erin. (Saat masih bekerja), pusing, dada sakit, sesak, panik karena panik, cemas,” ujat Nur.

Nur disebut tak melaporkan kondisinya itu pada Erin selaku majikan. Dia khawatir hal itu justru membuat Erin marah.

“Iya ada tekanan, ada marah juga, terus ada disuruh ngomong baik-baik juga kan pas kemarin ke sini. Jadi saya panik, saya takut, saya nggak bisa,” tutupnya.

Erin Sentil Etika ART

Rien Wartia Trigina alias Erin kini masih menghadapi kasus dugaan penganiayaan ARTnya, Herawati. Selain mengaku mengalami tindakan kekerasan, Herawati juga mengklaim bahwa Erin menyita barang-barang pribadinya.

Sementara itu, ART Erin lainnya, Nur Rohmah juga diketahui kabur dan meninggalkan sejumlah barangnya yang masih berada di rumah mantan istri Andre Taulany itu. Nur mengaku, terpaksa kabur karena proses izin pulangnya dipersulit.

Di sisi lain, Erin membantah tudingan menahan barang-barang milik ART-nya. Janda Andre Taulany itu justru menyinggung tentang etika sang ART.

Melansir Tribunnews.com, Erin menanggapi tiga asisten rumah tangganya (ART) yang hengkang dan kabur di tengah kasus dugaan penganiayaan. Tiga ART Erin, yakni Herawati, Siti, dan Nur Rohmah memilih angkat kaki dari kediaman mantan istri Andre Taulany itu.

Herawati memilih hengkang setelah mengklaim menerima sederet penganiayaan dari ibu tiga anak itu. Hera lantas melaporkan Erin kepada Polres Metro Jakarta Selatan atas tuduhan penganiayaan.

Baca juga: Sikap Boy William Usai Lihat Ayu Ting Ting Punya Gebetan Baru, Nampak di Postingan Umi Kalsum

Setelah Hera, Siti turut memilih pergi dari rumah Erin. Pun dengan Nur Rohmah yang kabur dengan memanjat pagar rumah Erin setinggi lebih dari dua meter.

Mereka mengaku, masih meninggalkan barang-barang mereka di rumah Erin, termasuk juga KTP dan HP. 

Di sisi lain, atas tudingan menahan barang-barang ART-nya, Erin membantah. Ia tak tahu ada barang siapa saja yang tertinggal di rumahnya.

"Saya enggak tahu itu tiga orang atau enggak. Enggak. Bukan tiga orang," jawabnya, dikutip dari YouTube Rasis Infotainment, Kamis (4/6/2026).

"Karena kan si Hera, terus Mbak Siti. Terus kan mereka yang kabur ya. Enggak ngerti kenapa kabur nggak sekalian bawa baju gitu kan. Silakan aja, saya nggak nahan-nahan kok," ujarnya.

Dia kemudian menyinggung etika ketiga ART-nya, termasuk Nur yang melompat pagar.

"Ini kan berarti sudah perbuatan tidak menyenangkan ya. Enggak ada etikanya dong. Masuk baik-baik kan harusnya keluar juga baik-baik. Padahal saya udah bilang sama dia, sabar ya ini penyalur kamu lagi nyariin pengganti kamu," jelas Erin.

"Tapi begini (kabur). Saya juga enggak paham bagaimana," cetusnya.

"Iya enggak apa-apa barang enggak dibawa, yang penting saya bisa pulang. Pas awal-awal kayak enggak nyangka aja bisa kabur, bisa keluar dari sana," jelas Nur, dikutip dari YouTube Reyben Entertainment, Minggu (31/5/2026).

Perempuan asal Cianjur, Jawa Barat, itu menyebut sudah berusaha meminta izin kepada Erin secara baik-baik, tapi upayanya itu belum membuahkan hasil. Bahkan, HP Nur pun disita Erin sehingga membuatnya tak bisa berkomunikasi dengan keluarga termasuk putranya yang masih kecil.

"Saya sudah berusaha buat baik-baik. Ibu juga kan. Sudah bilang izin baik-baik. Kata ibu, kalau mau keluar baik-baik. Tapi ternyata susah juga. Malah orangtua makin parah sakitnya, jadi saya terpaksa kabur," beber Nur mengurai alasannya melarikan diri dari rumah Erin.

Dikatakan Nur, Erin berjanji mengizinkannya pulang ke Cianjur jika sudah menemukan ART pengganti.

"Sebelumnya udah bilang mau baik-baik, mau keluar dari sana. Tapi ibu enggak izinin kayak gitu. Jadi harus nunggu dulu ada ganti, ada ganti, kayak gitu. Makanya saya kabur," tukasnya.

Erin mengonfirmasi bahwa ART barunya, Nur Rohmah, memang kabur dengan cara lompat pagar rumahnya. Di sisi lain, Erin membantah tudingan menyita sejumlah barang milik ART yang bekerja padanya.

(Banjarmasinpost.co.id/Grid.id)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.