Jakarta (ANTARA) - Personel Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Metro Jaya bergerak cepat mengevakuasi seorang warga lanjut usia (lansia) berinisial S (68) yang mengalami sesak napas di Pulau Payung, Kepulauan Seribu, ke fasilitas kesehatan terdekat.
Direktur Polairud Polda Metro Jaya Kombes Pol Mustofa saat dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu, mengatakan tindakan cepat personelnya tersebut merupakan wujud nyata pelayanan Polri kepada masyarakat pesisir dan wilayah kepulauan.
"Setiap laporan masyarakat harus segera direspons, apalagi menyangkut kondisi darurat dan keselamatan warga. Polairud hadir untuk memberikan bantuan cepat kepada masyarakat," kata Mustofa.
Proses evakuasi itu terjadi pada Jumat (5/6) sekitar pukul 11.10 WIB, yang bermula saat Tim Sambang Nusa Ditpolairud Polda Metro Jaya baru saja menyelesaikan kegiatan sambang warga di Pulau Payung.
Saat hendak kembali, personel didatangi oleh seorang warga berinisial D (36) yang meminta bantuan pihak kepolisian untuk membawa S ke Puskesmas Pulau Tidung agar segera mendapatkan penanganan medis.
Mendapat laporan tersebut, Kasubdit Patroli AKBP Helmi Bowo bersama Tim Sambang Nusa dan Komandan Kapal Patroli VII-3004 Aiptu Tasim, beserta anak buah kapal (ABK) langsung membantu proses evakuasi.
"Lansia tersebut kemudian dibawa menggunakan Kapal Patroli VII-3004 menuju Puskesmas Pulau Tidung," ujar Mustofa.
Dia pun mengakui akses masyarakat kepulauan menuju fasilitas kesehatan tidak selalu mudah akibat keterbatasan transportasi.
Oleh karena itu, dia menegaskan armada kapal patroli Polairud tidak hanya berfungsi sebagai penjaga keamanan, tetapi juga siap digunakan untuk misi kemanusiaan.
"Kapal patroli bukan hanya untuk pengawasan dan menjaga keamanan perairan. Dalam kondisi darurat, kapal patroli juga harus siap digunakan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan," ucap Mustofa.
Lebih lanjut, dia juga mengapresiasi kesigapan personel di lapangan yang bergerak cepat membantu warga.
Mustofa berharap kehadiran Polairud dapat terus dirasakan secara langsung dan humanis oleh masyarakat pesisir.
Sementara itu, berdasarkan hasil koordinasi dengan pihak medis di lokasi, pasien S diketahui merupakan pasien pascaoperasi batu ginjal yang kemudian mengalami gejala sesak napas. Saat ini, S dilaporkan sudah berada dalam penanganan intensif tim medis di Puskesmas Pulau Tidung.
Mustofa mengimbau kepada seluruh masyarakat di wilayah pesisir dan Kepulauan Seribu untuk tidak ragu menghubungi petugas terdekat apabila menghadapi kondisi darurat. Masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan Call Center Polri 110 secara gratis.
"Jika ada keadaan darurat atau membutuhkan bantuan kepolisian, segera hubungi petugas terdekat atau Call Center 110. Polri akan hadir untuk membantu masyarakat," tegas Mustofa.





