Misteri Kematian Bocah 11 Tahun di Sragen, Bilqis Ditemukan Tewas Masih Berseragam Pramuka
muh radlis June 06, 2026 02:14 PM

 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN - Keluarga Bilqis, bocah perempuan berusia 11 tahun yang ditemukan meninggal dunia di Desa Dawung, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, berharap aparat kepolisian segera mengungkap pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.

Hingga kini, kasus yang menyita perhatian masyarakat itu masih dalam proses penyelidikan.

Keluarga korban mengaku masih merasakan duka mendalam dan berharap proses hukum dapat berjalan hingga kasus terungkap secara terang.

Perwakilan keluarga korban, Moewardi, mengatakan seluruh keluarga masih terpukul atas kejadian yang menimpa Bilqis.

Menurutnya, pihak keluarga berharap aparat penegak hukum dapat bekerja maksimal untuk mengungkap fakta di balik peristiwa tersebut dan menindak pelaku sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

"Kami berharap kasus ini bisa segera terungkap karena ini pembunuhan yang sangat sadis.

Kalau pelakunya sudah ditemukan, kami meminta dihukum seberat-beratnya sesuai ketentuan hukum yang berlaku," kata Moewardi, Sabtu (6/6/2026).

Baca juga: Kecelakaan Maut Wanita Tewas Terlindas Truk Kontainer Saat Dibonceng Ayahnya

 

Korban Ditemukan oleh Ibunya Sepulang Bekerja

Berdasarkan keterangan keluarga, Bilqis pertama kali ditemukan oleh ibunya sendiri ketika pulang bekerja dari sebuah pabrik pada Jumat sore.

Penemuan tersebut langsung membuat keluarga dan warga sekitar terkejut.

Kabar duka itu pun dengan cepat menyebar dan menjadi perhatian masyarakat setempat.

Moewardi menjelaskan, sebelum peristiwa terjadi, tidak ada hal mencurigakan yang dirasakan oleh keluarga. Aktivitas korban sehari-hari berlangsung normal seperti biasanya.

Menurutnya, keluarga tidak pernah menyangka kejadian tragis tersebut akan menimpa Bilqis.

 

Lokasi Rumah Relatif Sepi

Keluarga juga mengungkapkan bahwa rumah korban berada di lingkungan yang tidak terlalu ramai aktivitas warga.

Kondisi tersebut diduga membuat peristiwa yang terjadi tidak segera diketahui oleh masyarakat sekitar.

Meski demikian, keluarga menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan kepada pihak kepolisian dan berharap seluruh fakta dapat segera terungkap.

 

Polisi Masih Lakukan Penyelidikan Intensif

Sementara itu, hingga Sabtu (6/6/2026), aparat kepolisian masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap rangkaian peristiwa yang menyebabkan meninggalnya korban.

Petugas juga terus mengumpulkan berbagai informasi, keterangan saksi, serta bukti yang diperlukan guna memperjelas kasus tersebut.

Keluarga berharap proses penyelidikan dapat berjalan lancar sehingga kasus ini segera menemukan titik terang dan memberikan keadilan bagi korban.

Kasatreskrim Polres Sragen AKP Catur Agus Yudo Praseno menjelaskan, korban yang diketahui bernama Bilqis, pertama kali ditemukan oleh ibunya, Dewi, sepulang bekerja.

"Yang mengetahui pertama kali, ibu kandung korban dan dalam kondisi mengenakan baju Pramuka," kata Catur, Jumat (5/6/2026).

Polisi segera melakukan olah TKP dan membawa jasad korban ke RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen untuk pemeriksaan medis.

Dari hasil pemeriksaan luar, ditemukan luka yang diduga bekas kekerasan.

Ia menambahkan, kondisi tubuh korban yang diduga mengalami kekerasan sudah mengering.

Perkiraan sementara, peristiwa terjadi sekitar pukul 10.00–10.30 WIB.

"Yang jelas kita temukan adanya dugaan kekerasan yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Namun demikian, motif daripada kejadian ini akan menjadi pendalaman kami," ujar Catur.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.