Euforia Piala Dunia Kian Terasa, Jersey Spanyol Jadi Primadona di Jayapura
Astini Mega Sari June 06, 2026 02:29 PM


Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Taniya Sembiring

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Euforia Piala Dunia 2026 terasa hingga ke ujung timur Indonesia. 

Di Kota Jayapura, penjualan jersey tim-tim peserta Piala Dunia melonjak tajam, dengan Spanyol menjadi primadona. 

Dalam empat hari terakhir, pedagang mencatat penjualan yang cukup tinggi, terutama untuk anak-anak yang tampak paling antusias mengenakan seragam tim favorit mereka.

Baca juga: Birukan Dok II, Fans Argentina di Jayapura Siap Gelar Jalan Santai Sambut Piala Dunia 2026

Harga jersey yang ditawarkan berkisar antara Rp50.000 hingga Rp100.000, membuatnya terjangkau bagi banyak kalangan.

Selain Spanyol, jersey Brazil, Argentina, Belanda, dan Jerman juga laris manis.

Pedagang Jersey di Paldam, Kota Jayapura, Rofik mengaku mendatangkan stok dari Bandung untuk memenuhi permintaan yang melonjak. 

Pedagang asal Madura itu juga menjual pernak-pernik Piala Dunia seperti topi, bendera berbagai negara, hingga kebaya, demi memanfaatkan momentum besar ini.

“Kalau ada momen seperti Piala Dunia, dagangan pasti cepat habis, anak-anak paling banyak beli, mereka suka ikut-ikutan dukung tim,” ujar Rofik sambil merapikan deretan jersey berwarna-warni di lapaknya, saat ditemui Tribun-Papua.com, Sabtu (6/6/2026).

Fenomena ini menunjukkan bagaimana identitas sepak bola bukan sekadar hiburan, melainkan bagian dari gaya hidup masyarakat.

Dukungan terhadap tim tertentu sering kali diwariskan atau dipengaruhi oleh tren global.

Andi, seorang penggemar setia Spanyol, mengaku sudah lama menjatuhkan hati pada tim berjuluk La Roja.

“Saya berharap Spanyol bisa juara kali ini. Dari dulu saya suka cara mereka main,” katanya.

Baca juga: Demam Piala Dunia di Nabire: Pedagang Jersey dan Bendera Menjamur, Ini 5 Negara Paling Laris

Antusiasme warga Jayapura juga terlihat dari banyaknya atribut pendukung yang dikenakan di jalanan. 

Bendera negara peserta Piala Dunia berkibar di berbagai sudut kota, sementara anak-anak berlarian dengan jersey kebanggaan mereka.

Suasana ini menambah semarak menjelang pesta sepak bola terbesar dunia.

Bagi pedagang lokal, momentum Piala Dunia bisa menjadi berkah ekonomi berkat penjualan yang terus meningkat.

Sementara bagi para penggemar, mengenakan jersey tim favorit bukan hanya soal gaya, melainkan simbol dukungan dan kebanggaan.

Kota Jayapura pun kembali membuktikan bahwa semangat sepak bola mampu menyatukan masyarakat dalam kegembiraan bersama. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.